Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
  • visibility 25.621
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

RUMOR akan dibukanya jalur pendakian Gunung Semeru pada Agustus nanti tentu menjadi angin segar bagi para pendaki. Walaupun info yang beredar nantinya pendaki hanya diizinkan sampai Ranu Kumbolo, setidaknya ini sudah bisa mengobati kerinduan. Seperti yang tertuang dalam lirik lagu Mahameru, Dewa 19.

 

…Mendaki melintas bukit

Berjalan letih menahan berat beban

Bertahan di dalam dingin

Berselimut kabut Ranu Kumbolo…

 

Bicara tentang Semeru, saya jadi teringat saat pertama kali mengunjunginya 11 tahun silam, tepatnya Juni 2013.

Baca juga: Pendakian Gunung Sindoro via Jalur Tambi/Sigedang

Di puncak Gunung Semeru dengan latar belakang kepulan asap dari kawah Jonggring Saloko. (Foto: Hari)

Keinginan untuk mendaki Gunung Semeru sudah diidam-idamkan sejak 2011. Ya, waktu itu beberapa anak Gaspala (alumni) naik ke Semeru. Saya yang masih bekerja di Kalimantan saat itu belum bisa bergabung karena memang belum waktunya cuti. Maka dari itu setelah cuti didapatkan, saya balas dendam dengan mengunjunginya.

Berawal dari searching di Facebook tentang ajakan naik bareng ke Semeru, lalu muncul unggahan dari salah satu pendaki perempuan asal Bogor, Rey panggilannya.

Kemudian beberapa orang mulai mendaftar lalu dibuatlah grup pendakian untuk menyiapkan segala sesuatunya sebelum hari H. Jumlah pastinya saya lupa, tapi sepertinya lebih dari 10 orang.

Termasuk menyiapkan persyaratan surat sehat. Waktu itu untuk naik ke Semeru harus menyertakan surat sehat meskipun saat itu belum ada Covid-19.

Saya yang masih menghabiskan masa kerja sebelum cuti terpaksa membuat surat sehat di Kalimantan. SOHC, Sangatta Occupational Health Center, saat ini menjadi Rumah Sakit Medika Sangatta.

Lalu mengirimkan surat sehat tersebut melalui kasa ekspedisi sekaligus sedikit cenderamata dan oleh-oleh khas Kalimantan untuk Rey (bohong).

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacok Istri Hingga Meninggal

    Bacok Istri Hingga Meninggal, Warga Sruweng Coba Bunuh Diri

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.952
    • 0Komentar

    SRUWENG  (KebumenUpdate.com) – Seorang suami tega menganiaya istrinya hingga meninggal dunia. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di Desa Karangsari RT 01 RW 01 Kecamatan Sruweng, Kebumen. Korban berinisial MH (33) meninggal dunia yang diduga dianiaya oleh suaminya sendiri AG (38) dengan menggunakan senjata tajam. Korban meninggal di lokasi kejadian sedangkan sang suami usai […]

  • Nyatanya Sempor dan Gombong Tersentuh Pembangunan

    Nyatanya Sempor dan Gombong Tersentuh Pembangunan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.827
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menegaskan bahwa pembangunan oleh pemerintah daerah dilaksanakan secara merata dan bertahap, tidak hanya terpusat di kota. Hal itu disampaikan Bupati usai shalat tarawih keliling di Masjid At Taqwa Desa Jatinegara Kecamatan Sempor, Minggu 24 Maret 2024. Ia mengatakan bahwa di Kecamatan Sempor, pihaknya membangun dua jembatan yakni di […]

  • Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

    Jalur Pansela Kebumen Rawan Kecelakaan, Ketahui Faktor Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.799
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejak beroperasi, tidak sedikit kecelakaan terjadi di sepanjang Jalur Pantai Selatan (Pansela) Kebumen yang dulu populer disebut Jalur Lintas Selatan-selatan (JLSS). Bagaimana bisa, jalur seperti jalan tol itu justru menyimpan bahaya tersembunyi bagi pengguna jalan yang  melintas. Tabrakan maut terjadi akhir 2019, adu banteng antara Minibus Elf dengan mobil pickup dari arah […]

  • Meriahkan Milad Sewindu Forum EKA, Ribuan Pecinta Ebeg Padati Alun-Alun Pancasila Kebumen

    Meriahkan Milad Sewindu Forum EKA, Ribuan Pecinta Ebeg Padati Alun-Alun Pancasila Kebumen

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 342
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan masyarakat memadati sudut timur laut Alun-Alun Pancasila Kebumen pada Sabtu malam, 25 April 2026. Massa yang terdiri dari para pecinta seni Ebeg dan anggota Forum Ebeg Kebumen Aji (Forum EKA) ini berkumpul tepat di sisi utara Kapal Mendoan untuk merayakan puncak peringatan Milad Sewindu (8 tahun). Acara yang berlangsung meriah ini […]

  • Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Lukulo Setelah Perahu Terbalik, Begini Kronologinya

    Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Lukulo Setelah Perahu Terbalik, Begini Kronologinya

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.585
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Seorang penambang pasir tenggelam di Sungai Lukulo setelah perahu yang dinaiki terbalik. Peristiwa itu terjadi muara Sungai Lukulo masuk wilayah Dukuh Sidomulyo, Desa Tanggulangin, Klirong, Kebumen Senin, 13 Januari pukul 14.30 wib. Penambang pasir yang tenggelam diketahui bernama Rudi Hartono (48) warga Dukuh Beji RT 04 RW 10 Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, […]

  • Masa Kontrak Hampir Habis, Revitalisasi Pasar Gombong Tinggal Menunggu Waktu

    Masa Kontrak Hampir Habis, Revitalisasi Pasar Gombong Tinggal Menunggu Waktu

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.177
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah pedagang pasar tradisional yang hadir di acara Sosialisasi Program dan Kegiatan Perdagangan Dalam Negeri di Hotel Mexolie, Selasa 30 April 2024 mengeluhkan sepinya penjualan. Permasalahan ditambah dengan adanya jam operasional pasar modern yang buka lebih pagi. Mendengar hal tersebut, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan bahwa salah satu solusi permasalahan yang dialami […]

expand_less