Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Hitung-hitungan Biaya Cas Motor Listrik Kebumen-Jogja PP, Lebih Murah dari Harga Pertalite?

Hitung-hitungan Biaya Cas Motor Listrik Kebumen-Jogja PP, Lebih Murah dari Harga Pertalite?

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • visibility 823
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

JALANAN menuju Yogyakarta selalu punya magnet tersendiri bagi saya. Ada fragmen memori yang tertinggal di sana sejak 2017 hingga medio 2022. Namun, perjalanan kali ini terasa berbeda.

Tak ada raungan mesin pembakaran internal atau getaran piston. Hanya ada desing halus dari Indomobil Emotor Adora, motor listrik “second” yang baru dua bulan menemani keseharian saya di Kebumen.

Suasana di SPKLU/R2 di PLN Gedongkuning Jogja. (Foto: Hari)

Senin pagi, 11 Mei 2026, jarum jam menunjukkan pukul 06.45 WIB. Di atas kertas, perjalanan sejauh kurang lebih 103 kilometer ini adalah sebuah simulasi matematika.

Adora punya klaim pabrikan mampu menempuh 110 km, tapi realitanya, dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, napasnya hanya sanggup bertahan di angka 80-an kilometer. Strategi “pit stop” pun disusun.

Persinggahan di SPKLU

Satu jam perjalanan, saya merapat di PLN Purworejo. Suasana masih lengang. Seorang petugas keamanan menyapa ramah, mempersilakan saya beristirahat di ruang tunggu yang sejuk sementara si kuda besi mendapatkan asupannya.

Berbekal fast charger non-dealer, saya mengisi 1,5 kWh melalui aplikasi PLN Mobile. Cukup membayar Rp4.400, baterai kembali segar di angka 93% setelah satu jam pengisian.

Perjalanan berlanjut. Ada hasrat untuk segera sampai ke sebuah warung makan mahasiswa di Jalan Ambar Asri, Ambarukmo.

Warung legendaris yang dulu diperkenalkan oleh kawan lama saya, Ahmad dan Imam Kuncoro—rekan mendaki yang kini sudah jarang bersua.

Akibat tangan yang terlalu “gebu-gebu” menikmati tarikan motor listrik di tengah cuaca yang mulai terik, daya baterai merosot tajam. Dari 93% di Purworejo, tersisa 40% saat memasuki Wates.

Tak mau ambil risiko seperti perjalanan ke Wonosobo tempo hari yang sempat menyentuh angka 0%, saya memutuskan mampir kembali ke PLN Wates.

Sayangnya, SPKLU roda dua di sini belum memiliki kanopi. Panas matahari terasa menyengat saat saya menunggu baterai mendingin sebelum dicolok kembali.

Tiba di Jogja pukul 11.30 WIB dengan sisa baterai 14%, ritual pertama tentu saja sarapan yang tertunda.

Nasi, dua sayur, dua bakwan jagung, dan es teh seharga Rp13.000 menjadi bukti bahwa meski waktu berlalu, keramahan kantong mahasiswa di Jogja belum banyak berubah.

Sembari menunggu pengisian penuh di PLN Gedongkuning, saya sempat berbincang dengan para pengemudi ojek online (ojol).

Ada kontras menarik di sini. Mereka rata-rata menggunakan sistem sewa. Bagi mereka, waktu adalah uang; tak ada istilah menunggu baterai dingin.

“Kalau soak, tinggal tukar di dealer,” ujar salah satu dari mereka.

Bagi saya yang menggunakan unit hak milik, memperlakukan baterai adalah seni. Ada jeda pendinginan sebelum charging demi menjaga umur sel lithium yang harganya bisa menguras kantong hingga Rp7 jutaan itu.

Tujuan utama perjalanan ini sebenarnya adalah “medical check-up” bagi si Adora di Dealer Indomobil, Jalan Magelang.

Saya ingin memastikan kondisi BMS (Battery Management System) dalam keadaan sehat. Hasilnya melegakan: baterai dinyatakan prima.

Menariknya, di hampir semua dealer Indomobil tersedia fast charger asli yang bisa dimanfaatkan gratis oleh konsumen. Saya pun memanfaatkannya untuk mengisi penuh hingga 100%.

Tak puas hanya di dealer resmi, saya menyempatkan diri ke bengkel rumahan spesialis motor listrik di Sidoarum, Godean.

Sebagai pengguna molis di Kebumen, saya sadar betul bahwa urusan kaki-kaki seperti bearing, komstir, dan kampas rem butuh mata ahli yang terbiasa memegang unit listrik. Beruntung, semua komponen dinyatakan masih layak pakai.

Pukul 16.15 WIB, saya memutar arah kembali ke Kebumen. Persinggahan terakhir di PLN Wates dilakukan saat senja untuk memastikan daya penuh 100% demi sisa perjalanan pulang.

Tepat pukul 20.00 WIB, saya tiba di rumah dengan sisa baterai 20%. Perjalanan jarak jauh ketiga ini memberikan pelajaran berharga: berkendara listrik bukan sekadar soal efisiensi biaya, tapi tentang manajemen waktu, kesabaran, dan pemahaman teknis terhadap kendaraan.

Dari Solo hingga Wonosobo, dan kini Yogyakarta, tiap kilometer yang dilalui tanpa emisi ini semakin mempertebal keyakinan saya—bahwa masa depan transportasi memang senyap, namun sangat pasti.

Secara keseluruhan, manajemen pengisian daya selama perjalanan ini terbagi dalam beberapa titik.

  • PLN Purworejo (Berangkat): Mengisi 1,5 kWh dengan biaya Rp4.400 selama 70 menit.
  • PLN Wates (Berangkat): Mengisi 0,76 kWh seharga Rp2.200 selama 40 menit.
  • PLN Gedongkuning (Jogja): Mengisi 1,85 kWh seharga Rp6.800 selama 75 menit.
  • Di dealer Indomobil Emotor Jalan Magelang charging menggunakan fast charger dealer (gratis) sampai 100%.
  • PLN Wates (Pulang): Mengisi 1,2 kWh dengan biaya Rp3.400 selama kurang lebih 45 menit.
  • Total Keseluruhan: 5,31 kWh dengan total biaya hanya Rp16.800 untuk perjalanan pulang-pergi. Makin Tahu Indonesia 
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 735
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati Alun-alun Pancasila Kebumen untuk menyaksikan Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen pada malam pergantian tahun. Acara berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni, paparan capaian pembangunan, hingga aksi kemanusiaan. Kemeriahan diawali dengan penampilan apik dari Kebumen Violin Orchestra (KVO) yang membawakan empat lagu […]

  • Grand Final Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS 2025: Komitmen Kebumen Perangi Stigma dan Edukasi Sejak Dini

    Grand Final Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS 2025: Komitmen Kebumen Perangi Stigma dan Edukasi Sejak Dini

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 862
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana Pendopo Kabumian pada Minggu malam, 22 Juni 2025, begitu meriah dan mendebarkan dengan gelaran Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Peduli HIV-AIDS Kabupaten Kebumen Tahun 2025. Acara bergengsi ini menjadi puncak dari serangkaian tahapan seleksi ketat yang bertujuan melahirkan generasi muda pelopor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS di Kebumen. Dari total […]

  • Peta Kerawanan Pilkada Kebumen Versi Bawaslu: Netralitas Aparatur Pemerintah, Penyalahgunaan Kekuasaan, Hingga Money Politic

    Peta Kerawanan Pilkada Kebumen Versi Bawaslu: Netralitas Aparatur Pemerintah, Penyalahgunaan Kekuasaan, Hingga Money Politic

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.375
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Mantan Tenaga Ahli Bawaslu RI, Masykuruddin Hafidz berpendapat bahwa semakin miskin sebuah daerah, akan semakin rawan dengan politik uang (money politic). Hal ini ia sampaikan saat Sosialisasi Pengawasan Pemilihan Partisipatif dengan agenda Peluncuran Peta Kerawanan Pemilihan di Kabupaten Kebumen, Jumat 23 Agustus 2024 di Hotel Candisari Karanganyar. Dalam paparannya, Masykuruddin Hafidz yang […]

  • Satlantas Polres Kebumen

    Satlantas Polres Kebumen Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas Melalui Art Policing

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.019
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Satlantas Polres Kebumen menggelar kegiatan pendidikan masyarakat lalu lintas atau Dikmas Lantas yang dikemas melalui pemolisian dengan pendekatan seni budaya dan pariwisata (Art Policing) di Pasar Tumenggungan Kebumen, Rabu 12 Juli 2023. Kegiatan ini masih dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-77 dan juga untuk mensosialisasikan Operasi Patuh Candi 2023 yang sedang digelar Polres […]

  • Siap Tampil di TMII, 50 Penari Kebumen Matangkan Persiapan The Tales of Karangbolong

    Siap Tampil di TMII, 50 Penari Kebumen Matangkan Persiapan The Tales of Karangbolong

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 846
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen serius dalam mempromosikan kekayaan geocultural heritage ke tingkat nasional. Melalui kolaborasi seni pertunjukan yang matang, sendratari “The Tales of Karangbolong” dijadwalkan akan tampil di panggung Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Minggu, 12 April 2026 mendatang. Sebagai upaya menjamin kualitas estetika, latihan intensif yang berlangsung […]

  • Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki masa pensiun, 8 personel Polres Kebumen mengikuti Upacara Wisuda Purna Bhakti, Selasa 4 Juni 2024. Dari 8 personel tersebut, terdiri dari satu Perwira Menengah, tiga Perwira Pertama, dua Bintara Polri, serta dua personel PNS. Upacara dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Recky di halaman Mapolres Kebumen. Para wisudawan didampingi istri saat mengikuti upacara. […]

expand_less