Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Hitung-hitungan Biaya Cas Motor Listrik Kebumen-Jogja PP, Lebih Murah dari Harga Pertalite?

Hitung-hitungan Biaya Cas Motor Listrik Kebumen-Jogja PP, Lebih Murah dari Harga Pertalite?

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

JALANAN menuju Yogyakarta selalu punya magnet tersendiri bagi saya. Ada fragmen memori yang tertinggal di sana sejak 2017 hingga medio 2022. Namun, perjalanan kali ini terasa berbeda.

Tak ada raungan mesin pembakaran internal atau getaran piston. Hanya ada desing halus dari Indomobil Emotor Adora, motor listrik “second” yang baru dua bulan menemani keseharian saya di Kebumen.

Suasana di SPKLU/R2 di PLN Gedongkuning Jogja. (Foto: Hari)

Senin pagi, 11 Mei 2026, jarum jam menunjukkan pukul 06.45 WIB. Di atas kertas, perjalanan sejauh kurang lebih 103 kilometer ini adalah sebuah simulasi matematika.

Adora punya klaim pabrikan mampu menempuh 110 km, tapi realitanya, dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, napasnya hanya sanggup bertahan di angka 80-an kilometer. Strategi “pit stop” pun disusun.

Persinggahan di SPKLU

Satu jam perjalanan, saya merapat di PLN Purworejo. Suasana masih lengang. Seorang petugas keamanan menyapa ramah, mempersilakan saya beristirahat di ruang tunggu yang sejuk sementara si kuda besi mendapatkan asupannya.

Berbekal fast charger non-dealer, saya mengisi 1,5 kWh melalui aplikasi PLN Mobile. Cukup membayar Rp4.400, baterai kembali segar di angka 93% setelah satu jam pengisian.

Perjalanan berlanjut. Ada hasrat untuk segera sampai ke sebuah warung makan mahasiswa di Jalan Ambar Asri, Ambarukmo.

Warung legendaris yang dulu diperkenalkan oleh kawan lama saya, Ahmad dan Imam Kuncoro—rekan mendaki yang kini sudah jarang bersua.

Akibat tangan yang terlalu “gebu-gebu” menikmati tarikan motor listrik di tengah cuaca yang mulai terik, daya baterai merosot tajam. Dari 93% di Purworejo, tersisa 40% saat memasuki Wates.

Tak mau ambil risiko seperti perjalanan ke Wonosobo tempo hari yang sempat menyentuh angka 0%, saya memutuskan mampir kembali ke PLN Wates.

Sayangnya, SPKLU roda dua di sini belum memiliki kanopi. Panas matahari terasa menyengat saat saya menunggu baterai mendingin sebelum dicolok kembali.

Tiba di Jogja pukul 11.30 WIB dengan sisa baterai 14%, ritual pertama tentu saja sarapan yang tertunda.

Nasi, dua sayur, dua bakwan jagung, dan es teh seharga Rp13.000 menjadi bukti bahwa meski waktu berlalu, keramahan kantong mahasiswa di Jogja belum banyak berubah.

Sembari menunggu pengisian penuh di PLN Gedongkuning, saya sempat berbincang dengan para pengemudi ojek online (ojol).

Ada kontras menarik di sini. Mereka rata-rata menggunakan sistem sewa. Bagi mereka, waktu adalah uang; tak ada istilah menunggu baterai dingin.

“Kalau soak, tinggal tukar di dealer,” ujar salah satu dari mereka.

Bagi saya yang menggunakan unit hak milik, memperlakukan baterai adalah seni. Ada jeda pendinginan sebelum charging demi menjaga umur sel lithium yang harganya bisa menguras kantong hingga Rp7 jutaan itu.

Tujuan utama perjalanan ini sebenarnya adalah “medical check-up” bagi si Adora di Dealer Indomobil, Jalan Magelang.

Saya ingin memastikan kondisi BMS (Battery Management System) dalam keadaan sehat. Hasilnya melegakan: baterai dinyatakan prima.

Menariknya, di hampir semua dealer Indomobil tersedia fast charger asli yang bisa dimanfaatkan gratis oleh konsumen. Saya pun memanfaatkannya untuk mengisi penuh hingga 100%.

Tak puas hanya di dealer resmi, saya menyempatkan diri ke bengkel rumahan spesialis motor listrik di Sidoarum, Godean.

Sebagai pengguna molis di Kebumen, saya sadar betul bahwa urusan kaki-kaki seperti bearing, komstir, dan kampas rem butuh mata ahli yang terbiasa memegang unit listrik. Beruntung, semua komponen dinyatakan masih layak pakai.

Pukul 16.15 WIB, saya memutar arah kembali ke Kebumen. Persinggahan terakhir di PLN Wates dilakukan saat senja untuk memastikan daya penuh 100% demi sisa perjalanan pulang.

Tepat pukul 20.00 WIB, saya tiba di rumah dengan sisa baterai 20%. Perjalanan jarak jauh ketiga ini memberikan pelajaran berharga: berkendara listrik bukan sekadar soal efisiensi biaya, tapi tentang manajemen waktu, kesabaran, dan pemahaman teknis terhadap kendaraan.

Dari Solo hingga Wonosobo, dan kini Yogyakarta, tiap kilometer yang dilalui tanpa emisi ini semakin mempertebal keyakinan saya—bahwa masa depan transportasi memang senyap, namun sangat pasti.

Secara keseluruhan, manajemen pengisian daya selama perjalanan ini terbagi dalam beberapa titik.

  • PLN Purworejo (Berangkat): Mengisi 1,5 kWh dengan biaya Rp4.400 selama 70 menit.
  • PLN Wates (Berangkat): Mengisi 0,76 kWh seharga Rp2.200 selama 40 menit.
  • PLN Gedongkuning (Jogja): Mengisi 1,85 kWh seharga Rp6.800 selama 75 menit.
  • Di dealer Indomobil Emotor Jalan Magelang charging menggunakan fast charger dealer (gratis) sampai 100%.
  • PLN Wates (Pulang): Mengisi 1,2 kWh dengan biaya Rp3.400 selama kurang lebih 45 menit.
  • Total Keseluruhan: 5,31 kWh dengan total biaya hanya Rp16.800 untuk perjalanan pulang-pergi. Makin Tahu Indonesia 
Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Direnovasi, Alun-alun Kebumen Nantinya Menjadi Alun-alun Pancasila

    Mulai Direnovasi, Alun-alun Kebumen Nantinya Menjadi Alun-alun Pancasila

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 52.640
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Alun-alun Kebumen yang saat ini tengah direnovasi nantinya akan diberi nama Alun-alun Pancasila. Penamaan tersebut untuk mendukung Profil Pelajar Pancasila. “Ini bagian dari penataan Kota Kebumen yang sudah dicanangkan sejak lama. Kita ingin kota tercinta ini terlihat lebih rapi, indah, nyaman, dan maju masyarakatnya, karena itu perlu sebuah tatanan baru yang lebih […]

  • Pandemi Covid

    Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.254
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mahasiwa KKN Mandiri Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) 2020/2021 bimbingan Dr rer nat Thomas Triadi Putranto ST MEng melakukan rangkaian program kegiatan KKN dengan mengusung tema Covid-19 yang disesuaikan dengan Program Studi Sejarah. Maka dibuatlah program kegiatan dengan nama “Jas Merah: Pewabah”. Program kegiatan ini dilaksanakan mulai 12, 14, 15, dan 18 Januari […]

  • Gelar Pusaka Tosan Aji Brajabumi, Ada Pedang Terbesar yang Ditampilkan

    Gelar Pusaka Tosan Aji Brajabumi, Ada Pedang Terbesar yang Ditampilkan

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.411
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi menggelar pameran pusaka di Pendopo Kecamatan Kebumen, Jumat 9 Agustus 2024. Pameran pusaka yang digelar merupakan rangkaian HUT ke-7 Tosan Aji Brajabumi. “Diikuti sekitar 35 peserta yang datang dari berbagai daerah karena perkumpulan Tosan Aji Brajabumi ini sifatnya nasional. Seperti dari Jember Jakarta, Pasuruan, Solo dan Jogja,” kata Ketua […]

  • Muhammadiyah Jateng Expo 2023

    Muhammadiyah Jateng Expo 2023 Digelar di Gombong, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.121
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com)  – Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar pameran bertajuk Muhammadiyah Jawa Tengah Expo (MJE) 2023. Event yang digelar di Sport Center Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo) akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu 17-19 November 2023. Ketua MEBP PWM Jateng Ir H Mohammad Yahya Fuad SE menjelaskan bahwa […]

  • PAFI Bengkalis

    PAFI Bekalis Bagikan Tips Pengelolaan Sampah di Musim Hujan untuk Lingkungan yang Sehat

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    MUSIM hujan seringkali membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan sampah berserakan dan menyumbat saluran air, sehingga berpotensi menimbulkan banjir dan masalah kesehatan lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaan sampah yang baik sangat penting dilakukan selama musim hujan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Bengkalis pafikabupatenbengkalis.org membagikan tips mengelola […]

  • ASEAN Para Games 2022

    L-Men Jadi Official Protein Partner pada 11th ASEAN Para Games 2022

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.386
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Sebagai bentuk komitmen dan konsistensi dalam mendukung berbagai inisiatif gaya hidup sehat termasuk dalam bidang olahraga, L-Men memberikan dukungan terhadap ajang 11th ASEAN Para Games 2022 yang akan diadakan di Solo Indonesia, 30 Juli sampai 6 Agustus 2022. L-Men, sebagai nutrisi efektif dan tepercaya untuk menginspirasi dan membantu masyarakat Indonesia hidup sehat […]

expand_less