Korban Terseret Ombak di Pantai Ambal Ditemukan, Begini Kondisinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 6 Okt 2025
- visibility 502
- comment 0 komentar

Ilustrasi pencarian korban terseret ombak. Created by AI.
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah dua hari dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Ambal, seorang pemuda asal Mirit, Kebumen, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Ariful Ambiyah (22) ditemukan dua pemancing di Pantai Golong, Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Sabtu 4 Oktober 2025 pukul 15.25 WIB.
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman membenarkan penemuan tersebut. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal di Pantai Golong, sekitar dua kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang,” ujarnya.
Penemuan bermula saat dua warga, Isman (55) dan Sartiman (50), memancing di tepi pantai. Saat Isman menarik kailnya, ia merasa ada beban berat. Ketika ditarik ke tepian, mereka mendapati tubuh manusia mengapung. Keduanya segera menarik korban ke darat dan melapor ke Polsek Ambal.
Petugas Polsek Ambal bersama Tim Inafis Polres Kebumen, Basarnas, dan tenaga medis Puskesmas Ambal 1 langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Prembun untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban meninggal karena tenggelam. “Tidak ditemukan tanda kekerasan, baik akibat benda tajam maupun tumpul,” jelas Kompol Faris.
Korban mengenakan kaus hitam berkerah bertuliskan “HOLD” dan memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter. Berdasarkan ciri dan pakaian, keluarga membenarkan bahwa jenazah adalah Ariful Ambiyah, warga Dukuh Pregolan, Desa Selotumpeng, Kecamatan Mirit.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula Kamis 2 Oktober 2025 sekitar pukul 13.30 WIB. Korban memarkir sepeda motor Honda Vario biru navy di tepi Pantai Ambalresmi lalu berenang sendirian. Tak lama kemudian, saksi melihat korban terseret arus hingga hilang dari pandangan.
Tim gabungan dari Polsek Ambal, Satpolairud Polres Kebumen, Basarnas Cilacap, BPBD, dan relawan segera melakukan pencarian. Setelah dua hari, jasad korban ditemukan sekitar dua kilometer ke arah timur dari lokasi awal.
Keluarga korban yang diwakili kakaknya, Sono, menyatakan ikhlas menerima musibah ini. “Keluarga telah menandatangani surat pernyataan resmi dan akan segera memakamkan korban di kampung halaman,” terang Kompol Faris.
Wakapolres Kebumen mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai selatan. “Ombak selatan Jawa sangat berbahaya. Kami mengimbau warga dan wisatawan untuk selalu memperhatikan keselamatan dan menghindari berenang tanpa pengawasan,” tegas Kompol Faris.







Saat ini belum ada komentar