Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ascendia Goes to Office: Membuka Border antara Disabilitas dan Non Disabilitas

Ascendia Goes to Office: Membuka Border antara Disabilitas dan Non Disabilitas

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 12 Sep 2019
  • visibility 4.810
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat jam istirahat siang, Rabu (11/9/2019) kantor pusat Tradha Group Gombong kedatangan sejumlah penyandang disabilitas. Para disabilitas netra tersebut merupakan binaan Ascendia Disabilitas Center yang telah mengikuti training memijat.

Setelah dinilai mahir dalam memijat, para disabilitas tersebut sudah melakukan praktik memijat dengan pendampingan instruktur. Salah satunya adalah dengan program Ascendia Goes to Office yang kunjungan perdananya dimulai dari kantor pusat Tradha Group.

Tampak para pegawai yang sedang istirahat siang menikmati pijatan para tunanetra tersebut. Sastro (61) salah satu karyawan Tradha mengaku nyaman dan rileks, tidak tegang setelah melakukan pekerjaan yang menumpuk. Dia pun mengapresiasi  program pemberdayaan disabilitas dengan keterampilan memijat tersebut.

“Sebaiknya kunjungan ke kantor ini perlu dijadwalkan secara berkala,” ujar Sastro di sela-sela menikmati pijatan.

Baca Juga: Inspiratif, Begini Cara Ascendia Project Berdayakan Penyandang Disabilitas

Founder sekaligus CEO Ascendia Project, dokter Faiz Alauddien Reza Mardika mengatakan pihaknya mendirikan Ascendia Disabilitas Center, empat pilar yang diusung yakni pendidikan anak usia dini pada disabilitas, pengembangan bakat pada disabilitas, pengembangan ketrampilan, dan penciptaan lapangan pekerjaan bagi disabilitas.

“Lembaga ini dibentuk atas dasar permasalahan disabilitas yang ada di Kebumen. Karena jumlahnya cukup banyak mencapai 12.000 orang  dan tidak berdaya sehingga tidak memiliki pekerjaan,” kata dokter Reza di sela-sela acara.

Ascendia Goes to Office merupakan program Ascendia untuk membuka border antara disabilitas dan non disabilitas. Dia membawa para disabilitas  yang sudah dilatih untuk menunjukkan kemampuan mereka di ranah publik yang dilihat orang umum.

“Dengan harapannya masyarakat aware dan sadar bahwa ternyata disabilitas itu mampu melakukan hal-hal yang dilakukan orang non disabilitas. Sehingga kesadaran masyarakat lebih meningkat, lebih inklusif,  dan teman-teman disabilitas mendapatkan kesempatan yang sama di ranah publik,” ujar dokter Reza.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kamis Putih

    Kapolres Kebumen Pastikan Ibadah Kamis Putih Aman dan Lancar

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama SH SIK mengecek langsung pelaksanaan pengamanan perayaan ibadah Kamis Putih di dua gereja, Kamis 14 April 2022. Dua gereja tersebut adalah Gereja Santo Yohanes Maria Vianney Jalan Sutoyo Nomor 46 Kebumen dan Gereja Santo Mikael Jalan Gereja Nomor 10 Kecamatan Gombong. Bersama Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati […]

  • Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah Libur Dua Minggu

    Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah Libur Dua Minggu

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.878
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen meliburkan seluruh sekolah yang ada di Kebumen selama dua minggu mulai Senin 16-28 Maret 2020. Hal itu mengacu dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kebumen Nomor 420/1929 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Sekolah. Dalam Surat Edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan […]

  • Harpi Melati

    HARPI Melati Kebumen Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.518
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kendati turut terdampak pandemi Covid-19, para perias pengantin yang tergabung dalam Himpunan Ahli Rias Pengantin Indonesia (HARPI) Melati Kebumen tetap mengadakan bakti sosial pada bulan suci Ramadan ini. Sebanyak 105 paket sembako dan uang santunan diberikan kepada anak yatim dan dhuafa. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih […]

  • Tersengat LIstrik

    Pria di Buayan Meninggal Tersengat Kawat Penahan Tiang Listrik PLN, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 528
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria bernama Sudiman (57), warga Dukuh Jetak, Desa Purbowangi, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik dari kawat penahan tiang listrik. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 10 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB di jalan kecil dekat area persawahan. Korban saat itu sedang bekerja mengangkut hasil panen padi […]

  • Tutup Tahun 2025, Aset BPR BKK Kebumen Melesat hingga Rp565 Miliar, Sumbang PAD Rp3,1 Miliar

    Tutup Tahun 2025, Aset BPR BKK Kebumen Melesat hingga Rp565 Miliar, Sumbang PAD Rp3,1 Miliar

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.243
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) menutup tahun buku 2025 dengan catatan performa yang gemilang. Bank milik daerah ini sukses melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan membukukan laba bersih sebesar Rp13,73 miliar atau setara 101,12% dari target yang ditetapkan. Keberhasilan ini berdampak langsung pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tercatat, total setoran […]

  • Pendapatan Asli Daerah

    Pendapatan Asli Daerah Turun dari Tahun Sebelumnya, Ini Penjelasan Bupati Kebumen

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.813
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan mengapa pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kebumen mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya.  Bupati menyebutkan bahwa penurunan PAD disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebabnya adalah pihaknya tidak menaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang bisa membenani masyarakat. Pada tahun-tahun sebelumnya, kenaikan PAD disebut kerena pemerintah berani menaikan […]

expand_less