Poin dan Selisih Gol Sama Kuat dengan Persid, Persak Kebumen Kini Menanti Keputusan Resmi PSSI
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 180
- comment 0 komentar

Persak Kebumen menelan kekalahan tipis 0-1 dari Pasuruan United dalam laga yang berlangsung di Lapangan Glagahwero, Jember. (Foto: IG Persak Kebumen)
JEMBER (KebumenUpdate.com) – Drama dan ketegangan mewarnai laga pamungkas matchday ketiga Babak 32 Besar Grup X Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
Persak Kebumen yang sempat kokoh di puncak klasemen terpaksa menelan kekalahan tipis 0-1 dari Pasuruan United dalam laga yang berlangsung di Lapangan Glagahwero, Jember, Selasa 16 Juni 2026 sore.
Pertandingan ini berjalan sangat ketat sejak menit awal. Pada babak pertama, kedua kesebelasan memperagakan pertahanan disiplin yang membuat aliran serangan kerap patah di lini tengah. Alhasil, skor kaca mata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, petaka menghampiri kubu Persak Kebumen pada menit ke-48. Laskar Joko Sangkrip terpaksa bermain dengan 10 orang pemain setelah pemain mereka, Hairul (nomor punggung 23), diganjar kartu merah oleh wasit. Unggul jumlah pemain membuat Pasuruan United langsung meningkatkan intensitas serangan.
Pasuruan United sejatinya mendapatkan peluang emas pada menit ke-61 melalui skema tendangan bebas tepat di depan kotak penalti, namun eksekusi bola mati tersebut masih melebar tipis di sisi gawang. Persak Kebumen yang kalah jumlah pemain praktis bertahan total demi mengamankan poin.
Pertahanan kokoh Persak Kebumen sempat membuat frustrasi lini depan Pasuruan United hingga waktu normal 90 menit berakhir. Drama memuncak ketika wasit memberikan tambahan waktu (injury time) selama 6 menit.
Tepat pada menit ke-93, Pasuruan United berhasil memecah kebuntuan lewat skema tendangan pojok yang berbuah gol, sekaligus menyudahi pertandingan dengan kemenangan 1-0 untuk Pasuruan United.
Pada saat yang sama di Stadion Jember Sport Garden, tim tuan rumah Persid Jember sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Persiharjo Sukoharjo.
Hasil ini membuat peta klasemen akhir Grup X bergejolak karena Pasuruan United melejit ke posisi puncak dengan koleksi 5 poin, sedangkan Persak Kebumen dan Persid Jember sama-sama mengantongi 4 poin dengan selisih gol total yang juga identik (0).
Situasi ini langsung mengaktifkan aturan resmi Liga 4 Nasional mengenai penentuan peringkat.
Mengingat terdapat dua tim dengan jumlah nilai sama (4 poin), penentuan posisi runner-up merujuk pada aturan berdasarkan rekor pertemuan langsung (head-to-head). Pada tahapan ini, poin head-to-head langsung dari pertandingan tim terkait digunakan sebagai pembeda utama.
Dari aturan tersebut, Persak Kebumen berhak menempati peringkat kedua karena unggul poin head-to-head (menang dalam rekor pertemuan langsung) atas Persid Jember.
Adapun apabila aturan tersebut masih menghasilkan nilai yang sama, aturan resmi Liga 4 Nasional telah menyiapkan langkah antisipasi lanjutan.
Berdasarkan ayat tersebut, penentuan peringkat akan dievaluasi ulang secara berurutan melalui selisih gol yang lebih tinggi dari keseluruhan pertandingan, jumlah gol memasukkan dari keseluruhan pertandingan, hingga poin pelanggaran atau fairplay poin yang dihitung dari akumulasi kartu kuning dan kartu merah.
Karena Persak Kebumen sudah berhasil memastikan keunggulan mutlak sejak tahapan head-to-head, ketentuan lanjutan tidak perlu diaktifkan.
Dengan kepastian hukum dari aturan liga tersebut, Persak Kebumen dinyatakan sah melaju ke Babak 16 Besar Liga 4 Nasional mendampingi Pasuruan United. Sementara itu, Persiharjo Sukoharjo terbenam di dasar klasemen akhir dengan raihan 2 poin. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar