Perancang Asal Batam Ini Menangkan Sayembara Logo Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 77
- comment 0 komentar

Logo Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen. (Foto,: Dian Ayu Nuranggraeni)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Sayembara desain logo dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen resmi melahirkan karya terbaik.
Di tengah persaingan yang sangat ketat dengan partisipasi luas dari berbagai daerah, karya rancangan Dian Ayu Nuranggraeni, seorang desainer grafis asal Kota Batam, keluar sebagai pemenang dan ditetapkan sebagai logo resmi Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen.

Pemenang sayembara logo Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen. (Foto: Dian Ayu Nuranggraeni)
Kemenangan ini tentu menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi Dian. Ia mengaku sama sekali tidak menyangka karyanya terpilih di antara banyaknya karya kreatif yang masuk.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen. Mengingat persaingan yang sangat ketat, saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih sebagai pemenang. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik,” ungkap Dian melalui pesan WhatsApp.
Sebagai perancang yang berdomisili di Kota Batam, keikutsertaan Dian dalam merancang logo hari jadi sebuah kabupaten di Jawa Tengah tentu memancing tanya. Ia menjelaskan bahwa kecintaannya pada dunia seni rupa dan desain menjadi motor penggerak utamanya.
“Motivasi saya adalah ingin berkontribusi melalui karya desain, tanpa dibatasi oleh domisili. Bagi saya, setiap daerah di Indonesia memiliki nilai dan budaya yang menarik untuk diangkat. Sayembara ini menjadi kesempatan bagi saya untuk ikut berpartisipasi sekaligus memberikan karya terbaik untuk Kabupaten Kebumen,” jelasnya.
Proses Kreatif, Riset, dan Tantangan Desain
Sebelum mematangkan visual angka 397, Dian mendedikasikan waktu sekitar 4 hingga 5 hari untuk melakukan riset komprehensif.
Ia juga mencari tahu terlebih dahulu tentang Kabupaten Kebumen dengan mengumpulkan berbagai informasi mengenai sejarah, budaya, potensi daerah, dan identitasnya.
“Setelah itu saya mulai menyusun beberapa sketsa hingga menemukan bentuk angka 397 yang tidak hanya mudah dikenali, tetapi juga mampu menggabungkan unsur laut, siluet burung walet, pegunungan, dan semangat kemajuan Kebumen ke dalam satu kesatuan visual yang sederhana dan bermakna,” papar Dian.
Adapun dalam prosesnya, tantangan terbesar sempat dirasakan ketika ia harus menyatukan berbagai elemen kompleks tersebut ke dalam bentuk angka.
“Tantangan terbesar adalah membuat angka 397 yang tidak hanya berfungsi sebagai angka, tetapi juga memiliki makna. Cukup sulit menggabungkan unsur-unsur yang ingin saya tampilkan, seperti laut, pegunungan, dan semangat pembangunan, agar menyatu secara harmonis dalam bentuk angka tanpa mengurangi keterbacaan. Saya mengatasinya dengan membuat beberapa sketsa dan terus menyempurnakan komposisinya hingga semua elemen terasa menyatu dan tetap sederhana,” tambahnya.
Filosofi di Balik Warna dan Bentuk
- Warna Biru: Melambangkan potensi bahari dan semangat pembangunan.
- Warna Hijau: Merepresentasikan kesuburan alam serta sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama Kebumen.
- Warna Merah: Melambangkan semangat, keberanian, dan kemajuan masyarakat.
- Garis Lengkung: Menggambarkan aliran air, dinamika pembangunan, serta keharmonisan antara alam, budaya, dan masyarakat yang terus bergerak menuju masa depan.
Harapan dan Pesan Inspiratif
Menutup perbincangan, Dian menyampaikan harapan besar sekaligus pesan motivasi bagi masyarakat luas dan sesama pegiat desain grafis di tanah air.
“Harapan saya, logo ini dapat menjadi simbol yang menyatukan semangat seluruh masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-397 Kabupaten Kebumen. Selain itu, saya berharap logo ini mampu merepresentasikan identitas, potensi, serta semangat Kebumen untuk terus maju, berkembang, dan semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.
“Pesan saya, teruslah berkarya dan jangan pernah takut untuk mencoba. Apa pun hasilnya, setiap karya adalah wadah untuk mengekspresikan ide, belajar, dan berkembang. Saya juga berharap masyarakat Kebumen dapat menjadikan logo ini sebagai simbol kebanggaan bersama dan semangat untuk terus maju,” pungkas Dian. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar