Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pria di Kebumen Alami Luka Serius Usai Dianiaya Tetangga Sendiri Pakai Cangkul

Pria di Kebumen Alami Luka Serius Usai Dianiaya Tetangga Sendiri Pakai Cangkul

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sel, 28 Jul 2026
  • visibility 2.522
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Polres Kebumen tengah menangani kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang pria mengalami luka serius di Kecamatan Ayah, Selasa 28 Juli 2026 sekitar pukul 06.15 WIB.

Korban diketahui bernama Moh. Tohir, warga Dusun Siwuluh, RT 04 RW 02, Desa Candirenggo, Kecamatan Ayah. Sementara itu, terduga pelaku adalah Juandan (58), warga Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa korban dan terduga pelaku memiliki hubungan kekerabatan serta bertetangga dengan posisi rumah yang berdampingan.

“Dugaan penganiayaan ini mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian kepala setelah diduga dipukul menggunakan cangkul,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Menanggapi laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan pelaku, serta menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Ayah guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan. Untuk motif kejadian, penyidik masih melakukan pendalaman,” tambahnya.

Kasus ini kini berada dalam tahap penyelidikan mendalam oleh Polres Kebumen. Guna mengungkap kronologi dan motif secara utuh, penyidik dijadwalkan akan memeriksa sejumlah saksi serta melengkapi alat bukti yang ada. **Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Pancasila

    Kronologi dan Pemicu Konflik Pemuda Pancasila dan LSM Harimau di Kebumen

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.622
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kebumen, Edy Purwanto, membantah pernyataan LSM Harimau terkait kronologi penganiayaan anggota Pemuda Pancasila. Edy menilai bahwa versi LSM Harimau tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. Keterangan Edy Purwanto disampaikan dalam Konferensi Pers di Rumah Makan JiRoLu Jalan Sarbini Kebumen, Senin 16 Juli 2024. Turut mendampingi […]

  • Bupati Kebumen Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Catat SILPA Rp221,1 Miliar

    Bupati Kebumen Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Catat SILPA Rp221,1 Miliar

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 565
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Paripurna ke-141 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026, Senin, 29 Juni 2026. Rapat ini mengagendakan penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PP-APBD) Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kebumen, Saman Halim Nurrohman, dan […]

  • Penyesuaian iuran hanya berlaku bagi segmen peserta PBPU dan BP. (Foto: Pasardana.id)

    Per 1 Mei 2020, Iuran Peserta JKN-KIS Segmen PBPU dan BP Telah Disesuaikan

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.836
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Mulai 1 Mei 2020, iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) kembali mengacu pada Peraturan Presiden 82 tahun 2018. Yaitu sebesar Rp 80.000 untuk kelas 1, Rp 51.000 untuk kelas 2 dan Rp 25.500 untuk kelas 3. Hal tersebut […]

  • Laka Wonosobo

    Rem Diduga Blong, Truk Tronton Tabrak Sejumlah Motor di Simpang Empat Kertek Wonosobo

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 512
    • 0Komentar

    WONOSOBO (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk tronton bermuatan keramik terjadi di Jalan Wonosobo–Kertek, tepatnya di Simpang Empat Kertek, Kelurahan/Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu 27 Desember 2025 sekitar pukul 06.15 WIB. Truk tronton bernomor polisi T-9167-PO yang dikemudikan MAK (29), warga Kabupaten Bandung, diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman saat melaju dari arah Parakan […]

  • Karangsambung

    Sejarah Karangsambung Hingga Warisan Geologinya Diakui Dunia

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.718
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kawasan Karangsambung memiliki akar sejarah yang panjang hingga warisan geologinya menjadi bagian penting Geopark Kebumen yang saat ini mendapat pengakuan dari UNESCO. Guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Ir Benyamin Sapiie PhD memaparkan bahwa sejarah dimulai pada tahun 1891 ketika Verbeck melakukan ekspedisi yang menghasilkan penemuan singkapan batuan berumur pra-tersier di […]

  • Novi Wahyuningsih: Saatnya Jadi Pemilik Aplikasi

    Novi Wahyuningsih: Saatnya Jadi Pemilik Aplikasi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.418
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Founder CakraTalk Novi Wahyuningsih mendorong pengguna aplikasi tidak sekadar sebagai pemakai. Tetapi saatnya menjadi pemilik aplikasi yang digunakan. “Caranya adalah dengan terjun dalam dunia bisnis starup, berbasis teknologi,” ujar Novi Wahyuningsih saat menjadi pembicara Seminar Edukasi Crowdfunding For Business, di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu (13/10/2019). Gadis asal Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen […]

expand_less