Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Artikel » Mbah Djarot Bukan Londo Ireng

Mbah Djarot Bukan Londo Ireng

  • account_circle Sigit Tri Prabowo
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
  • visibility 838
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

SEJAK pertengahan 1968, hati Mbah Djarot gundah. Seperti umumnya warga Gombong lainnya, beliau sangat mencintai dan peduli kotanya. Apalagi Djarot Prawirosoewarno, nama lengkap  beliau adalah mantan Ketua Cabang Muhammadiyah Gombong (1950-1963). Lalu datanglah satu kabar yang sungguh membuat gundah. Kabar yang justru datang dari salah satu petinggi kota.

Ceritanya begini. Tahun 1968 adalah masa di mana bangsa Indonesia tengah berusaha bangkit setelah terkoyak mega badai sosial politik tahun 1965. Gombong bahkan lebih parah lagi. Jebolnya Waduk Sempor di akhir 1967 memakan ratusan korban jiwa, merusak ribuan rumah, ratusan hektare sawah, jalan bahkan rel kereta api. Semangat membangun kembali mulai bangkit, namun tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Dalam situasi itulah, salah satu pejabat lokal menyampaikan “kabar gembira”. Ada potensi pembiayaan pembangunan yang tidak semata mengandalkan anggaran negara. Terungkap bahwa seorang bandar jud! (c4sino) dari Cilacap bersedia memberikan sumbangan dana sebesar Rp250.000 per bulan untuk biaya pembangunan kota Gombong. Hampir satu miliar setahun jika dinilai dengan uang sekarang.

Syaratnya? Ijin pembukaan pusat perjudian c4sino di Gombong.

Di masa itu, kegiatan perjud!an memang diijinkan secara hukum. Undang Undang Darurat No. 11 Tahun 1957 mengijinkan pemerintah daerah memungut pajak dari kegiatan perjud!an. Gubernur Jakarta Ali Sadikin menjadi salah satu tokoh yang melegalkan perjud!an di wilayahnya. Keterbatasan anggaran negara untuk membiayai pembangunan menjadi alasannya.

Surati Gubernur Jawa Tengah

Mbah Djarot tidak anti pembangunan. Namun sumber pembiayaan yang berasal dari perjud!an sangat mengganggu nuraninya. Dengan tegas beliau menentang paham het doel heiligt de middelen, cara yang kurang baik dapat diambil asal tujuannya baik. Dalam kegalauannya, beliau bersuara lewat sebuah surat yang dengan tegas, terang benderang namun tertata penuh adab mengungkapkan pikiran dan ketidaksetujuan beliau.

Mbah Djarot mengingatkan agar kita tidak terburu nafsu mengejar pembangunan fisik semata dan mengabaikan membangun jiwa dan sikap mental.

“…jang dimaksud mengenai modernisasi desa jang harus didahulukan adalah pembangunan manusia-manusianja itu sendiri sebelum berbitjara mengenai alat hidup/kebutuhan manusia… jang penting adalah merubah, membangun mental, merubah tjara berfikir rakjat jang statisch…”

Dalam surat yang ditulis pada 20 September 1968 tersebut, dengan alur yang jelas Mbah Djarot menyuarakan protesnya. Data dan argumen disampaikan dengan baik. Tegas namun tidak menantang. Sikap terus terang, blakasuta berhadapan dengan kebijakan yang akan diambil pemerintah. Beliau bahkan siap memaparkan solusi yang lebih baik.

Tidak tanggung-tanggung, surat tersebut ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah dengan tembusan ke para pimpinan sipil dan militer, baik di Jawa Tengah maupun Kebumen. Tentu sikap ini sangat berisiko. Masa itu, luka-luka dari kemelut 1965 masih sangat mewarnai dunia sosial politik. Tata kelola pemerintahan sangat represif, masyarakat dihantui ketakutan dan kebencian. Bersuara berbeda dapat serta merta dipandang sebagai gerakan subversif yang berniat merongrong pemerintahan sah.

Mbah Djarot tetap bergeming dengan sikap dan keyakinannya. Dia tidak khawatir mendapat cap mbalelo atau bahkah dijuluki londo ireng yang mengkhianati bangsa. Kritik Mbah Djarot bukan ujaran kebencian. Itu bentuk kecintaan pada tanah air dan kebenaran.

Waktu kemudian membuktikan kebenaran sikap salah satu pemrakarsa berdirinya Balai Pengobatan (klinik) Muhammadiyah yang saat ini menjadi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong itu. Pemerintah tidak pernah lagi melegalkan perjud!an di Gombong. *** Makin tahu Indonesia

Sigit Tri Prabowo, Peminat Budaya dan Literasi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Sigit Tri Prabowo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 33 Personel Polres Kebumen Naik Pangkat, Salah Satunya Kompol Joko Maryono

    33 Personel Polres Kebumen Naik Pangkat, Salah Satunya Kompol Joko Maryono

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.057
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kenaikan pangkat diterima oleh 33 personel Polres Kebumen atas dedikasi dan profesionalitas dalam bertugas. Upacara kenaikan pangkat dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Recky dan dihadiri PJU Polres, Kapolsek Jajaran, perwakilan personel, dan Bhayangkari, Jumat 28 Juni 2024. Berlangsung di halaman Mapolres Kebumen, kenaikan pangkat yang diterima 33 personel terhitung mulai 1 Juli 2024. […]

  • Resmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuwarasan, Bupati Pastikan Jalan Mangli dan Kemukus Segera Mulus

    Resmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Kuwarasan, Bupati Pastikan Jalan Mangli dan Kemukus Segera Mulus

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 617
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kuwarasan, Minggu 8 Februari 2026. Acara ini dirangkai dengan Pengajian Umum menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Gedung dakwah dua lantai yang berdiri di atas tanah wakaf keluarga almarhum H. Supri Utomo ini memiliki luas […]

  • Halloween, Beranda Eatery Hadirkan “Hidden Spooky Room”

    Halloween, Beranda Eatery Hadirkan “Hidden Spooky Room”

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.991
    • 0Komentar

    Dimeriahkan Standup Comedy,  Live Music & Halloween Costume Contest KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Turut meramaikan perayaan Halloween, Beranda Eatery menghadirkan event bertajuk Hidden Spooky Room pada Selasa 31 Oktober 2023. Pada event ini akan dimeriahkan sejumlah acara mulai standup comedy, live music, games, dan penghargaan kostum terbaik. Live music menghadirkan Panja  & Ian serta standup comedy […]

  • Persak Kebumen

    Jadwal Babak 8 Besar Liga 4 Jateng, Hari Ini Persak Kebumen Hadapi Persibas Banyumas

    • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.247
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki babak 8 besar, persaingan perebutan gelar juara Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026 semakin sengit. Tensi semakin memanas karena menggunakan sistem knockout home-away untuk memperebutkan tiket ke semifinal. Setelah berhasil menyingkirkan Slawi United di babak 16 besar, Persak Kebumen akan memulai perjuangan di babak 8 besar. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) akan […]

  • Dukung Ketahanan Pangan, Polres Kebumen Tanam Jagung Serentak

    Dukung Ketahanan Pangan, Polres Kebumen Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 947
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polres Kebumen melaksanakan aksi penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 di lahan milik Polri, Desa Muktisari, Kecamatan Kebumen, Sabtu 7 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menyatakan bahwa keterlibatan kepolisian bertujuan […]

  • Pejabat Pensiun

    Banyak Pejabat Pensiun, Pelayanan Masyarakat Tetap Berjalan

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.669
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen memasuki masa pensiun terhitung mulai tanggal  1 Juli 2024. Para pejabat pensiun tersebut antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Anna Ratnawati, Direktur RSUD Prembun dr Widodo Suprihantoro, dan Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Heri Nugroho. Bupati Kebumen H […]

expand_less