Geopark Kebumen Perkuat Jejaring Internasional di APGN Symposium 2026 Langkawi
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 46 menit yang lalu
- visibility 68
- comment 0 komentar

Para delegasi Geopark Indonesia foto bersama di sela-sela mengikuti Asia-Pacific Geoparks Network (APGN) Symposium 2026 di Langkawi, Malaysia, Kamis (10/9/2026). (Foto: Istimewa)
LANGKAWI, Malaysia – Geopark Kebumen UNESCO Global Geopark (UGGp) memperkuat jejaring internasional melalui keikutsertaannya dalam The 9th Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Symposium 2026 di Langkawi UNESCO Global Geopark, Malaysia, 7–10 September 2026. Dalam forum tersebut, Geopark Kebumen tidak hanya mengikuti pertukaran pengetahuan antar-geopark, tetapi juga mempresentasikan konsep pengembangan geotrail melalui kegiatan pariwisata dan olahraga berbasis warisan geologi.
Delegasi Geopark Kebumen terdiri atas Ketua Dewan Pakar Badan Pengelola Geopark Kebumen UGGp Dr Ir Chusni Ansori MT, dan Anggota Badan Pengelola Geopark Kebumen Supriyanto.
Kehadiran delegasi Kebumen sempat terkendala gangguan penerbangan akibat dampak letusan Gunung Anak Krakatau. Meski perjalanan menuju Malaysia mengalami hambatan, delegasi tetap melanjutkan agenda dan mengikuti rangkaian symposium yang mempertemukan pengelola geopark dari berbagai negara.
APGN Symposium 2026 menjadi salah satu forum penting bagi komunitas geopark di kawasan Asia-Pasifik. Kegiatan ini mempertemukan peneliti, akademisi, pendidik, pegiat konservasi, praktisi pariwisata, pengelola geopark, hingga masyarakat untuk membahas pengelolaan warisan geologi dan pembangunan berkelanjutan.
Sekitar 590 peserta dari 22 negara menghadiri symposium tersebut. Penyelenggara juga menghadirkan lebih dari 100 geopark, mulai dari UNESCO Global Geoparks, geopark nasional hingga geopark yang tengah mengembangkan statusnya. Sejumlah geopark Indonesia yang tergabung dalam Indonesian Geopark Network turut ambil bagian dalam agenda dua tahunan tersebut.
Salah satu agenda penting yang membawa nama Kebumen ke forum internasional tersebut yakni presentasi Dr Chusni Ansori mengenai pengembangan geotrail. Chusni mempresentasikan makalah berjudul “Geotrail in Kebumen UGGp, It’s Promoted Through Kebumen Geopark Trail Run and Kebumen Travel Mart”. Paparan tersebut mengangkat pendekatan promosi geotrail Geopark Kebumen melalui kegiatan Kebumen Geopark Trail Run dan Kebumen Travel Mart.
Konsep tersebut menunjukkan upaya menghubungkan kekayaan warisan geologi dengan aktivitas pariwisata, promosi destinasi, serta keterlibatan masyarakat. Forum APGN menjadi kesempatan bagi Geopark Kebumen untuk memperkenalkan pendekatan tersebut kepada komunitas geopark di tingkat internasional sekaligus mendapatkan masukan dari praktik pengelolaan geopark di negara lain.
Lebih dari 190 makalah masuk dalam rangkaian presentasi ilmiah APGN 2026. Selain itu, peserta menampilkan 35 poster dan 36 geopark mengikuti Geopark Fair yang menjadi ruang promosi serta pertukaran informasi antar-geopark.
Chusni mengatakan forum APGN memberikan ruang penting bagi Geopark Kebumen untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan geopark lain di kawasan Asia-Pasifik.
“Pertemuan ini membuka ruang pertukaran pengalaman dalam pengelolaan warisan geologi, konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan geowisata berkelanjutan,” kata Chusni Ansori, Kamis, 10 September 2026.
Menurut dia, partisipasi Geopark Kebumen dalam forum tersebut turut memperkuat jejaring internasional di tengah berkembangnya kerja sama geopark di kawasan Asia-Pasifik.

Belajar dari Pengelolaan Geopark Asia-Pasifik
Anggota Badan Pengelola Geopark Kebumen Supriyanto menilai forum APGN 2026 memberikan banyak pengetahuan baru bagi dirinya mengenai pengelolaan geopark.
Ia menyebut sejumlah praktik yang dipaparkan peserta dari berbagai negara relevan untuk dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan Geopark Kebumen. Materi tersebut mencakup pengelolaan warisan geologi, konservasi, edukasi, pemberdayaan masyarakat hingga pengembangan geowisata.
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet














Saat ini belum ada komentar