Petani Ditemukan Tenggelam di Embung Gandarusa, Diduga Terpeleset Saat Perbaiki Saluran Air
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 6 Okt 2025
- visibility 496
- comment 0 komentar

Proses evakuasi jasad korban tenggelam di dasar embung. (Foto: Polres Kebumen)
SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Seorang petani di Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, Kebumen, ditemukan meninggal dunia di dasar Embung Gandarusa desa setempat, Sabtu 4 Oktober 2025. Korban bernama Misbachul Munir (37), warga Dusun Sirandu RT 03 RW 04.
Kepala Polres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Plt Kasi Humas Aiptu Nanang Faulatun menjelaskan, korban diduga terpeleset saat memperbaiki saluran air dari embung menuju rumahnya.
“Korban ditemukan di dasar embung sedalam sekitar empat meter. Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Ia diduga terpeleset saat mengambil air,” kata Aiptu Nanang.
Pagi harinya, sekitar pukul 09.00 WIB, korban sempat berpamitan kepada istrinya, Mugi Rahayu (35), untuk memperbaiki saluran air menggunakan pipa paralon. Namun hingga tengah hari, korban tak kunjung pulang.
Sang istri yang cemas kemudian menyusul ke embung berjarak sekitar 500 meter dari rumah. Di lokasi, ia menemukan ember bertali, pipa paralon, dan sandal milik suaminya, tanpa tanda keberadaan korban. Ia lalu meminta bantuan warga dan Kepala Desa Pandansari, Surono, untuk mencari.
Pencarian manual oleh warga berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, namun hasilnya nihil. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Polres Kebumen, BPBD, dan tenaga medis Puskesmas Sruweng.
Tim gabungan kemudian menemukan korban di dasar embung dalam kondisi meninggal dunia. Pemeriksaan medis menunjukkan adanya perdarahan pada hidung dan mata akibat pecahnya pembuluh darah di paru-paru, yang umum terjadi pada korban tenggelam. Tidak ada luka akibat benda tumpul maupun tajam.
Pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat.
“Kami memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini. Polres Kebumen menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” ujar Aiptu Nanang menutup keterangan.








Saat ini belum ada komentar