Kebumen Targetkan Tanam 14.300 Bibit Pohon di Sepanjang Pesisir
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 73
- comment 0 komentar

AYAH (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar aksi penanaman pohon serentak dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia tingkat Kabupaten Kebumen tahun 2026, Sabtu 6 Juni 2026.
Di Kebumen, kegiatan dipusatkan di Pantai Logending, Kecamatan Ayah. Aksi ini terhubung langsung secara virtual dengan acara puncak peringatan HLH tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Pantai Tirang, Kota Semarang.
Acara di Pantai Logending ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua DPRD Kebumen, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta pimpinan OPD.
Turut hadir pula Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII, BPDAS Serayu Opak Progo, Perhutani, Forkopimcam Ayah, TNI AL, KTH Pansela, para mitra kerja, pegiat lingkungan, hingga pelajar.
Aksi lingkungan ini diawali dengan apel yang dipimpin oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam sambutannya, Bupati Lilis menekankan pentingnya tindakan nyata untuk menghadapi perubahan iklim, terlebih Kebumen memiliki kekayaan alam yang sangat beragam.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Tema tahun ini, ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’, harus kita wujudkan melalui tindakan nyata yang dimulai dari lingkungan sekitar,” ujar Bupati Lilis.
Bupati menambahkan bahwa Kebumen memiliki garis pantai sepanjang 57,5 kilometer yang di dalamnya kaya akan potensi pegunungan, kawasan karst, persawahan, sungai, hingga pesisir. Bahkan, Geopark Kebumen kini telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark.
Oleh karena itu, Pemkab Kebumen terus berkomitmen menjaga kualitas lingkungan melalui penghijauan, pengolahan sampah, konservasi sumber daya alam, serta pengendalian pencemaran.
“Dalam konteks itulah, kami menyambut baik program ‘Mageri Segoro’ yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Hari ini, kita menanam sekitar 1.500 bibit tanaman seperti bakau dan tanaman vegetasi pesisir di Pantai Logending. Ini adalah bagian dari gerakan yang lebih luas, di mana total 11.300 bibit mangrove akan ditanam di berbagai wilayah pesisir Kebumen sepanjang rangkaian HLH 2026,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan 500 bibit tanaman dari Rindang Banua kepada Pemkab Kebumen. Setelah apel, Bupati bersama para tamu undangan langsung melakukan penanaman pohon, aksi bersih-bersih pantai (korve), serta penimbangan sampah.
Secara rinci, 1.500 bibit yang ditanam di Pantai Logending terdiri dari 1.100 batang bakau (Rhizophora), 100 batang Cemara Laut, 100 batang Ketapang Laut, serta masing-masing 50 batang Kelapa Genjah Entog, Nyamplung, Mangga Kioji, dan Jambu Deli Madu.
Pemkab Kebumen juga menyampaikan apresiasi kepada PT Borneo Indobara, PT Hutan Rindang Banua, dan Yayasan Yagasu yang telah mendukung pengadaan bibit dan sarana penunjang.
Di tempat terpisah, acara puncak tingkat provinsi di Pantai Tirang, Semarang, juga diawali dengan penanaman serentak, aksi bersih-bersih, dan penimbangan sampah.
Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Selepas aksi di lapangan, Gubernur Jawa Tengah melakukan teleconference langsung dengan seluruh peserta.
Sebagai keberlanjutan dari peringatan HLH 2026, Pemkab Kebumen telah menjadwalkan kelanjutan program “Mageri Segoro” yang akan berlangsung dari Juni hingga Juli 2026.
“Di bulan tersebut juga bersamaan anak-anak libur sekolah, jadi agar mereka bisa ikut serta,” jelas Kepala DLHKP Kebumen Asep Nurdiana.
Sebanyak 11.300 batang bibit mangrove siap ditanam di lima desa pesisir, yaitu Desa Jogosimo, Tanggulangin, Ayam Putih, Waluyorejo, dan Karangduwur.
“Selanjutnya yang terpenting adalah bagaimana kita merawat dan menjaganya setelah menanam bersama sejak pagi tadi. Jangan sampai program ini menjadi sia-sia, karena tanaman di awal pertumbuhan sangat butuh perawatan,” lanjut Asep.
Sebelumnya, aksi “Mageri Segoro” juga telah dilaksanakan di Desa Lembupurwo pada akhir Mei lalu dengan menanam 1.500 bibit. Dengan demikian, total tanaman yang dialokasikan dalam program “Mageri Segoro” di Kabupaten Kebumen tahun ini mencapai 14.300 bibit pohon. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar