Breaking News
light_mode
Beranda » Inspiring » KANTUNG MERONA: Kader dan Tetangga Dukung Ibu Minum Obat Anti Anemia

KANTUNG MERONA: Kader dan Tetangga Dukung Ibu Minum Obat Anti Anemia

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
  • visibility 639
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEHAMILAN merupakan periode penting dalam menentukan kualitas generasi masa depan. Namun, di balik proses kehamilan yang terlihat alami, terdapat berbagai tantangan kesehatan yang sering tidak disadari masyarakat, salah satunya adalah anemia pada ibu hamil. Anemia pada kehamilan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena dapat meningkatkan risiko kelelahan, perdarahan saat persalinan, bayi lahir dengan berat badan rendah, hingga stunting pada anak. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin selama kehamilan.

Sayangnya, kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet anti anemia masih menjadi tantangan di berbagai wilayah. Kurangnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sering dipengaruhi oleh rasa bosan, lupa, efek samping, hingga minimnya dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Akar masalah utamanya bukan hanya kurangnya pengetahuan, tetapi juga lemahnya pengawasan dan dukungan sosial harian terhadap ibu hamil.

Di sudut-sudut desa yang hangat dengan budaya kebersamaan, kesehatan ibu hamil bukan hanya menjadi urusan keluarga, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dari semangat gotong royong inilah lahir sebuah inovasi pemberdayaan masyarakat bernama KANTUNG MERONA (Kader dan Tetangga Dukung Ibu Minum Obat Anti-Anemia), sebuah gerakan sosial kesehatan yang dikembangkan di wilayah kerja Puskesmas Ambal II, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Program ini disusun oleh Feni Riandari, Mei Rosyidah, dan Ratna Prabawati Nopi Utami sebagai bagian dari Project Based Learning Mata Kuliah Model Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman.

KANTUNG MERONA hadir bukan hanya sebagai program edukasi kesehatan biasa, tetapi sebagai gerakan sosial berbasis masyarakat yang menempatkan kader kesehatan dan lingkungan sekitar sebagai penggerak utama perubahan perilaku. KANTUNG MERONA hadir dengan konsep sederhana namun bermakna: sebuah kalender kain merah berisi kantung transparan sebagai tempat menyimpan bungkus kosong tablet tambah darah yang telah diminum setiap hari. Media ini menjadi pengingat visual sekaligus simbol kepatuhan.

Pendekatan ini didasarkan pada teori promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang menekankan bahwa perubahan perilaku kesehatan akan lebih efektif apabila didukung oleh lingkungan sosial yang aktif, suportif, dan berkelanjutan. Dalam konteks ini, tetangga dan kader bukan sekadar pengamat, melainkan mitra kesehatan ibu hamil.

Penguatan Kapasitas Kader Kesehatan

Melalui program ini, kader kesehatan diberikan penguatan kapasitas mengenai anemia pada kehamilan, manfaat tablet tambah darah, teknik komunikasi interpersonal, hingga cara melakukan pendampingan yang empatik kepada ibu hamil. Selain itu, masyarakat sekitar diajak untuk ikut peduli melalui budaya saling mengingatkan, mendukung, dan memotivasi ibu hamil agar rutin mengonsumsi obat anti anemia sesuai anjuran tenaga kesehatan. Pendekatan sosial seperti ini penting karena kepatuhan minum obat tidak hanya dipengaruhi oleh pengetahuan, tetapi juga oleh dukungan keluarga dan lingkungan sekitar.

KANTUNG MERONA juga membawa pesan bahwa kesehatan ibu hamil bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Ketika kader aktif melakukan pemantauan, tetangga memberikan dukungan moral, dan keluarga ikut terlibat, maka tercipta lingkungan yang mendukung perilaku sehat secara berkelanjutan. Dukungan sederhana seperti mengingatkan waktu minum tablet tambah darah, membantu menyediakan makanan bergizi, atau memberikan semangat kepada ibu hamil dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Program ini menjadi contoh nyata bahwa pemberdayaan masyarakat dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Dengan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat, KANTUNG MERONA diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet anti anemia, menurunkan risiko anemia pada ibu hamil, serta mendukung upaya pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan. Selain itu, program ini juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat desa dalam menjaga kesehatan bersama.

Melalui semangat “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat”, KANTUNG MERONA diharapkan dapat menjadi inspirasi inovasi kesehatan berbasis komunitas di berbagai daerah lainnya. Karena ibu hamil yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan berkualitas. Mari bersama menjadi bagian dari lingkungan yang peduli terhadap kesehatan ibu hamil. Satu dukungan kecil hari ini dapat menjadi langkah besar untuk masa depan generasi bangsa. ***

“KANTONG PENUH, DARAH KUAT, BAYI SEHAT”

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persak Kebumen

    Bidik Juara 3, Persak Kebumen Jaga Peluang ke Liga 3 Nasional

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.230
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen tampaknya harus melupakan kegagalan menembus partai final Liga 3 Zona Jawa Tengah setelah kalah 2-1 oleh Persebi Boyolali pada babak semifinal. Laskar Joko Sangkrip (Lajoksa) saat ini fokus menghadapi PSIP Pemalang dalam laga perebutan juara 3 yang akan dihelat di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Senin 13 Desember 2021 kick […]

  • Kunyit Hitam

    Warga Ambal Raup Cuan dari Budidayakan Kunyit Hitam

    • calendar_month Jum, 10 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.933
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Astajib warga Desa Sidomukti, Kecamatan Ambal, Kebumen, raup cuan puluhan juta rupiah dari hasil budidaya tanaman kunyit hitam. Jenis tanaman ini memiliki kandungan anti oksidan yang cukup tinggi. Menurut dirinya dalam sekali panen dalam satu polibag bisa menghasilkan 3 kilogram kunyit. Selain membudidayakannya Astajib juga melakukan penyemaian yang dia jual sebagai bibit […]

  • Desa Kalirejo Karanggayam Mulai Kekeringan, Polres Kebumen Kirim 2 Tangki Air

    Desa Kalirejo Karanggayam Mulai Kekeringan, Polres Kebumen Kirim 2 Tangki Air

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.773
    • 0Komentar

    KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Warga Desa Kalirejo Kecamatan Karanggayam sudah mulai mengalami kesulitan air bersih, untuk itu Polres Kebumen menyalurkan dua tangki bantuan air bersih kepada warga setempat, Selasa 25 Juni 2024. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Kabaglog Polres Kompol Hari Harjanto menjelaskan, bantuan sosial air bersih untuk meringankan warga. Baca juga: Sapi Bunting Mati Kesetrum Listrik […]

  • Bupati Kebumen Resmikan Masjid An-Nuur RSMTP, Wakaf dari Ir. Mohammad Yahya Fuad

    Bupati Kebumen Resmikan Masjid An-Nuur RSMTP, Wakaf dari Ir. Mohammad Yahya Fuad

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 649
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, secara resmi meresmikan Masjid An-Nuur yang berlokasi di area rooftop Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring (RSMTP), Jakarta Selatan, Jumat 24 April 2026. Peresmian ini menandai integrasi antara layanan kesehatan fisik dan dukungan spiritual bagi pasien serta tenaga medis. Masjid An-Nuur merupakan wakaf dari Ir Mohammad Yahya Fuad SE […]

  • PAFI Kepahiang

    PAFI Kepahiang: Mengenali Efek Samping Obat yang Perlu Anda Waspadai

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 720
    • 0Komentar

    PERSATUAN Ahli Farmasi Indonesia(PAFI) Cabang Kepahiang, Provinsi Bengkulu pafikepahiangkab.org mengingatkan kita akan pentingnya memahami efek samping obat yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu. Meskipun obat dirancang untuk menyembuhkan penyakit, namun setiap obat memiliki potensi efek samping yang perlu diwaspadai. Apa itu Efek Samping Obat? Efek samping obat adalah reaksi yang tidak diinginkan dari suatu […]

  • Prosesi akad nikah di Mexolie Hotel Kebumen. (Foto: dok. Mexolie Hotel)

    Menikah di Hotel Saat Pandemi Covid-19, Seperti Apa?

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.908
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 membuat banyak rencana tertunda mulai dari rencana bisnis, traveling hingga pernikahan. Tapi untuk urusan nikah, ternyata tidak ada salahnya tetap melangsungkan pernikahan di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang. Menikah di masa pandemi tanpa kehadiran banyak orang, ternyata membuat biaya pernikahan menjadi lebih irit. Sebagian orang memimpikan menggelar pesta pernikahan sederhana […]

expand_less