Dedikasi untuk Kebumen: Ponpes An Nur Perluas Akses Beasiswa bagi Generasi Muda
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 170
- comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Komitmen nyata dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Kebumen terus diperkuat melalui peran aktif Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur.
Di tengah upaya meningkatkan kualitas pendidikan inklusif, Ponpes yang berlokasi di Jalan Kartini, Gombong ini sukses menggelar Lepas Sambut Santriwan dan Santriwati, Ahad 19 Juli 2026.
Acara ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bukti konsistensi yayasan dalam menyediakan akses pendidikan berbasis beasiswa penuh bagi putra-putri daerah yang berprestasi.
Tahun ini, sebanyak 36 santri menjadi penerima manfaat beasiswa dari Tradha Foundation.
Di sini, nilai-nilai kemandirian, akhlak, dan ilmu pengetahuan bersatu, menciptakan lingkungan belajar yang terbuka bagi semua kalangan, termasuk santri berkebutuhan khusus, guna memastikan tidak ada anak muda yang tertinggal dalam meraih impian.
Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes An Nur, Moch. Wahyudi, memaparkan berbagai program unggulan dan aturan pondok. Wahyudi menekankan pentingnya kerja sama wali santri dalam mendidik putra-putrinya.
Ia mengimbau agar orang tua membatasi komunikasi intensif melalui telepon dan kunjungan, serta membatasi uang saku agar santri tetap fokus pada pembelajaran dan kemandirian.
“Kami juga tengah bersiap mengembangkan kapasitas pondok. Ke depan, An Nur akan membagi operasional menjadi dua jalur, yakni jalur beasiswa penuh dan jalur mandiri,” ujar Wahyudi.
Dalam kesempatan yang sama, Wahyudi memberikan tausiyah terkait ujian hidup bagi pejabat publik. Ia mendoakan agar Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang juga pemilik Ponpes An Nur, senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, dan istiqomah dalam menjalankan amanah.
Dukungan untuk Generasi Muda
Pendiri dan pemilik Ponpes An Nur, Ir. Mohammad Yahya Fuad, mengungkapkan rencana perluasan area pondok ke arah belakang untuk mengakomodasi tingginya minat santri.
Ia juga mengutip sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dimotori oleh pemuda sebagai refleksi pentingnya peran generasi muda dalam dakwah Islam.
“Keberhasilan dakwah dan bangsa ditentukan oleh peran pemudanya. Saya berpesan kepada santri, manfaatkan usia muda dengan ilmu dan iman. Jangan sibuk dengan hal-hal yang kurang bermanfaat,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Yahya Fuad memberikan tambahan bonus uang pembinaan kepada para santri berprestasi dan santri yang melanjutkan ke perguruan tinggi.
Apresiasi Santri Berprestasi
Puncak acara diisi dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi, di antaranya:
- Ibnu Sidik Rojali: Juara 2 Robotik Tingkat Provinsi.
- Anisa Nur Aini: Peringkat 1 Kelas 12.
- Bayu Tri S., Tiara Yesika P., dan Hanifah Pusparini: Santri yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri (Universitas Tidar, UPN Veteran Yogyakarta, dan UIN Sunan Kalijaga).
Sementara itu Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam pesannya kepada santri yang lulus, menekankan agar mereka menjaga akhlak dan terus belajar setelah meninggalkan pondok.
“Jaga nama baik diri sendiri dan teruslah berkarya untuk kesuksesan masa depan serta kemajuan Kabupaten Kebumen,” pesan Bupati.
Sebagai informasi, Ponpes An Nur yang berlokasi di kompleks Masjid An Nur ini dikenal dengan fasilitas inklusif, seperti layanan 24 jam, ramah musafir, free WiFi, hingga program rutin “Jumat Berbagi” dan “Minggu Sehat”.
Ponpes ini juga menaruh perhatian besar pada inklusivitas dengan merangkul santri tuli melalui program pengajian khusus setiap akhir pekan. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar