Breaking News
light_mode
Beranda » News » Terlibat Pengeroyokan di Karangsambung, Empat Pria Ditetapkan jadi Tersangka

Terlibat Pengeroyokan di Karangsambung, Empat Pria Ditetapkan jadi Tersangka

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
  • visibility 1.226
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satreskrim Polres Kebumen berhasil mengungkap dua kasus pengeroyokan yang terjadi di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Sabtu dini hari, 11 Juli 2026. Sebanyak empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dua laporan polisi yang berbeda.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif tim gabungan dari Satreskrim Polres Kebumen, Tim Resmob, Unit Reskrim Polsek Karangsambung, dan Tim Inafis. Berdasarkan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan bukti di lapangan, para pelaku berhasil diringkus di wilayah Kecamatan Sruweng, Minggu 12 Juli 2026 sekitar pukul 01.20 WIB.

“Para pelaku telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Proses penyidikan terus berlanjut hingga berkas perkara dinyatakan lengkap,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Senin 13 Juli 2026.

Kronologi Kasus

Kasus pertama menimpa seorang pemilik agen ekspedisi berinisial LO. Korban diserang sekelompok orang di sekitar gudang J&T Desa Kaligending. Pelaku diduga melempar bom molotov sebelum melakukan penganiayaan menggunakan tangan kosong dan sebilah bambu.

Akibatnya, korban mengalami luka memar, luka terbuka pada lengan kanan, serta mual. Dalam kasus ini, polisi menetapkan RN (23) sebagai tersangka dan menyita barang bukti berupa pecahan botol molotov, sebilah bambu, serta satu unit sepeda motor.

Sementara itu, kasus kedua menimpa pemuda berinisial AF. Saat melintas di Jembatan Merah Putih, Desa Kaligending, pukul 03.00 WIB, korban terlibat cekcok dengan para pelaku. Korban dipukul menggunakan botol minuman dan dikeroyok menggunakan tongkat baton hingga mengalami luka robek pada dahi.

Penyidik menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni AG (20), PR (22), dan FA (22), dengan barang bukti berupa tongkat baton serta satu unit sepeda motor.

Konsekuensi Hukum dan Imbauan

Seluruh tersangka dijerat dengan Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Khusus untuk perkara pertama, penyidik juga menerapkan Pasal 466 UU Nomor 1 Tahun 2023 terkait unsur penganiayaan.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar menghindari aksi kekerasan dalam menyelesaikan masalah. Ia menegaskan bahwa setiap perselisihan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum guna menghindari tindak pidana yang merugikan semua pihak. Saat ini, keempat tersangka telah ditahan di Mapolres Kebumen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. *Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup serahkan bantuan thermo gun. (Foto: Istimewa)

    Wabup Arif Sugiyanto Serahkan Bantuan Thermo Gun dan APD

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.347
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi Coronavirus (Covid-19) di Kabupaten Kebumen. Jika sebelumnya bantuan diberikan bentuk 400 unit alat rapid test, kali ini sumbangan yang salurkan berupa thermo gun alat pengukur suhu tubuh untuk mendeteksi dini gejala Covid-19. Bantuan satu boks thermo gun itu diserahkan oleh Wabup […]

  • PLN Cilacap

    Listrik Cilacap Kota Mati, Ternyata Ini Penyebabnya

    • calendar_month Sab, 31 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.323
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan deras disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari mulai sore menjelang petang sampai pagi hari, Sejak 26-30 Oktober 2020. Seperti Jumat, 30 Oktober 2020 hujan deras disertai petir terjadi mulai pukul 12.40 wib. Hal tersebut berimbas padamnya listrik di Jalan MT Haryono, Jalan Kalidonan, Jalan Karangsuci, Jalan Banjaran, hingga komplek Pelabuhan […]

  • Berani Menjawab Pertanyaan Bupati, Siswa SMAN 1 Mirit Dapat Tiket Pesawat Gratis

    Berani Menjawab Pertanyaan Bupati, Siswa SMAN 1 Mirit Dapat Tiket Pesawat Gratis

    • calendar_month Jum, 24 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.652
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Peserta didik SMAN 1 Mirit mendapat kesempatan berdialog bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto pada program Forkopimda Mengajar, Jumat 24 November 2023. Bagi peserta didik yang berani maju untuk menyampaikan pendapat atau pertanyaan yang diajukan ke bupati dan forkopimda, mereka mendapat hadiah. Tak tanggung-tanggung, bupati juga memberikan 10 tiket pesawat gratis kepada siswa […]

  • Teknologi Informasi Jadi Panglima Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    Teknologi Informasi Jadi Panglima Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.665
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Perguruan tinggi swasta (PTS) didorong untuk berlomba-lomba meningkatkan mutu perguruan tinggi. Dengan mutu yang semakin baik, akan berdampak pada pergeseran paradigma masyarakat dalam memilih perguruan tinggi dari perguruan tinggi negeri ke swasta. Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wilayah VI Jateng Komisariat IV Ir Eko Muh Widodo MT mengatakan tolok ukur mutu […]

  • Sering Lempar Batu dan Bikin Resah, Warga Pakuran Kebumen Dievakuasi Petugas

    Sering Lempar Batu dan Bikin Resah, Warga Pakuran Kebumen Dievakuasi Petugas

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 518
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Polisi mengevakuasi seorang warga berinisial DA (29) di Dukuh Jeruk, Desa Pakuran, Kecamatan Buayan, Kamis 27 Agustus 2026. Langkah ini diambil setelah warga melaporkan perilaku pria tersebut yang kerap mengamuk dan melempar batu hingga menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan bahwa evakuasi bertujuan untuk […]

  • Mahasiswi Asal Kebumen Meninggal di Embung Tambakboyo

    Polisi Belum Pastikan Penyebab Kematian Mahasiswi Asal Kebumen, Ini Pernyataan Pihak Kampus

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.625
    • 0Komentar

    KEBUMEN(KebumenUpdate.com) – Pihak kepolisian masih belum bisa memastikan penyebab kematian mahasiswi asal Kebumen yang jasadnya ditemukan di Embung Tambakboyo, Depok, Sleman, Kamis 16 Februari 2023 malam. Aparat kepolisian pun menggali keterangan dari teman korban untuk menelusuri penyebab kematian Viva Aulia Safitri (20) yang merupakan mahasiswi Universitas Mercu Buana Yogyakarta tersebut. Baca Juga: Mahasiswi Asal Kebumen Ditemukan […]

expand_less