Warga Desa Bocor Kini Punya PASEBAN untuk Ruang Diskusi dan Tarekat
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 64
- comment 0 komentar

BULUSPESANTREN (KebumenUpdate.com) – Dusun Ragayudan Desa Bocor kini memiliki ikon baru yang menyatukan sisi spiritual dan sosial masyarakatnya.
Minggu 12 Juli 2026, Pendopo Gunungan resmi dibuka untuk umum melalui peresmian yang dihadiri langsung oleh Rais ‘Aam JATMAN, KH Achmad Chalwani Nawawi dan Bupati Kebumen Lilis Nuryani.
Adapun pendopo ini hadir sebagai oase baru bagi warga yakni sebagai Majelis Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah serta “PASEBAN” (Pusat Aspirasi, Solusi, dan Edukasi Bauran Warga).
Peresmian dilakukan melalui dua prosesi simbolis. Pertama, peresmian sebagai Majelis Tarekat oleh Rais ‘Aam JATMAN, KH Achmad Chalwani Nawawi. Kedua, peresmian sebagai PASEBAN oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani.
Tuan rumah sekaligus inisiator pendopo, Sularso, menjelaskan bahwa pendirian bangunan ini merupakan wujud kontribusi nyata masyarakat bagi lingkungannya.
“Pendopo ini menjadi wadah kegiatan spiritual bagi para santri dan jamaah tarekat. Sementara sebagai PASEBAN, tempat ini terbuka bagi warga untuk berkumpul, menyampaikan aspirasi, mencari solusi atas permasalahan, hingga sarana edukasi bersama,” ujarnya.
Sularso mengungkapkan bahwa ia secara khusus mengundang Bupati sebagai bentuk penghormatan atas kekeluargaan yang telah terjalin lama.
“Hubungan kami dengan Ibu Bupati sudah seperti keluarga sejak lama, bahkan jauh sebelum beliau menjabat. Kehadiran beliau adalah wujud apresiasi pemerintah terhadap inisiatif mandiri warga,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong warga Dusun Ragayudan. Ia menekankan bahwa pendopo tersebut adalah aset bersama yang harus dirawat agar memberikan manfaat jangka panjang.
“Pendopo ini adalah bukti nyata bahwa jika masyarakat memiliki tujuan yang sama, banyak hal hebat dapat diwujudkan. Saya berharap tempat ini semakin menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat,” tutur Bupati.
Selain meresmikan pendopo, Bupati juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut sebagai komitmen pemerintah daerah. Beberapa proyek yang telah selesai di antaranya pembangunan jalan ruas Bocor–Kejayan, Jatisari–Bocor, serta Muktisari–Bocor.
Adapun untuk ruas Jalan Arjowinangun–Banjurmukadan dan Adikarso–Sangubanyu sedang dalam proses tender.
“Pembangunan infrastruktur adalah proses panjang. Kami terus memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana agar akses mobilitas warga, kelancaran ekonomi, hingga pendidikan anak-anak di Kebumen Selatan dapat semakin baik,” pungkasnya. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar