Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Shooting di Benteng Van der Wijck, Ini Sinopsis Film Pocong The Origin

Shooting di Benteng Van der Wijck, Ini Sinopsis Film Pocong The Origin

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 20 Apr 2019
  • visibility 10.141
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KebumenUpdate. Film bergenre  horor Pocong The Origin rilis di bioskop-bioskop Indonesia mulai Kamis (18/4/2019). Tahu nggak jika film yang disutradari oleh Monty Tiwa dengan penulis naskah dibantu Eric Tiwa itu sebagian adegannya diambil di Benteng Van der Wijck Gombong.

Sejumlah aktor membintangi film ini. Selain Surya Saputra dan Nadya Arina, film ini juga dibintangi Samuel Rizal, Della Dartyan, Tyo Pakusadewo, Yama Carlos, Yeyen Lidya, Yusril Fahriza, Ananta Rispo, dan Reza Nangin.

Seperti dilansir dari tirto.id, film produksi  Starvision ini mengisahkan Ananta (Surya Saputra) pembunuh berdarah dingin yang banyak meresahkan warga. Setelah lama berkeliaran dia akhirnya ditangkap polisi. Kejahatan masa lalu membuat Ananta divonis hukuman mati.

Saat malam eksekusi tiba, Sasthi (Nadya Arina), anak semata wayang Ananta menunggunya. Menjelang kematian, Ananta berpesan agar dia dikubur di tanah kelahirannya. Sasthi bersama satu sipir penjara membawa mayat Ananta menuju tanah kelahirannya.

Ilmu Hitam

Ananta disebut-sebut memiliki ilmu hitam banaspati, sehingga ia punya kekuatan untuk membunuh banyak orang. Salah satu jurnalis sangat ingin membongkar latar belakang Ananta dan dugaan ilmu hitamnya.

Menurut mitos, orang yang memiliki ilmu banaspati, apabila meninggal dan tidak dikubur di tanah kelahirannya, maka dia akan hidup kembali. Orang yang memiliki ilmu banaspati juga akan semakin bertambah kuat saat bulan purnama. Walaupun tidak yakin ayahnya memiliki ilmu hitam tersebut, Sasthi harus cepat membawa mayat ayahnya untuk dikubur. Dalam perjalanan banyak makhluk halus yang mengganggu.

Permasalahan semakin rumit saat warga kampung kelahiran Ananta menolak menguburkan mayat Ananta di tanah mereka. Sasthi harus mengambil tindakan, bulan purnama sebentar lagi akan tiba. (ndo)

 

Sumber: https://tirto.id/sinopsis-pocong-the-origin-yang-rilis-di-bioskop-mulai-hari-ini-dmEC.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggar Lalu Lintas di Kebumen Siap-siap Kena Tilang Elektronik

    Pelanggar Lalu Lintas di Kebumen Siap-siap Kena Tilang Elektronik

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.235
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pengendara kendaraan bermotor tampaknya harus berpikir ulang untuk melanggar aturan lalu lintas di jalan raya meskipun tidak ada anggota polisi yang berjaga. Pasalnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen telah menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan, E-TLE merupakan tilang elektronik inovasi […]

  • Batuk Pilek

    Waspadai Gejala Batuk Pilek yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 414
    • 0Komentar

    BATUK dan pilek memang terdengar ringan, apalagi di musim pancaroba. Tapi jangan anggap sepele — beberapa gejala bisa jadi pertanda kondisi medis yang lebih serius, lho. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tapanuli pafitapanuli.org memberikan peringatan, jika kamu mengalami hal-hal berikut ini, sebaiknya mulai waspada dan konsultasi ke dokter. 1. Batuk Lebih dari 2 Minggu Menurut […]

  • Personil Polres Kebumen Geruduk Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

    Personil Polres Kebumen Geruduk Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.378
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Puluhan personel Polres Kebumen ramai-ramai menuju Kelenteng Kong Hwie Kiong di Jalan Pramuka Kebumen, Jumat 24 Januari 2020. Apa yang mereka lakukan mendatangi tempat ibadah tri dharma (TITD) tersebut sehari menjelang tahun baru Imlek 2571 tersebut? Ternyata kedatangan personil  polisi yang dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan itu untuk bekerja […]

  • Kapolres Kebumen: Media adalah Mitra Strategis dalam Menjaga Kondusivitas Kamtibmas

    Kapolres Kebumen: Media adalah Mitra Strategis dalam Menjaga Kondusivitas Kamtibmas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 317
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara jajaran Polres Kebumen dengan para jurnalis dalam agenda buka puasa bersama yang digelar di sebuah restoran di wilayah Kebumen, Selasa 3 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk meruntuhkan sekat formalitas antara kepolisian dan awak media demi memperkuat komunikasi publik. Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolres […]

  • Seruan Inspiratif Bupati Lilis di Hari Kartini: Perempuan Kebumen Harus Berdaya

    Seruan Inspiratif Bupati Lilis di Hari Kartini: Perempuan Kebumen Harus Berdaya

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.747
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai Pendopo Kabumian pada Senin 21 April 2025 pagi. Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar upacara peringatan Hari Kartini yang dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan berbagai organisasi wanita di Kebumen. Pemandangan indah tersaji saat para peserta, termasuk Bupati […]

  • Naik Gunung Prau Jalur Wates, Ini Harga Tiket dan Tarif Jasa Ojeknya

    Naik Gunung Prau Jalur Wates, Ini Harga Tiket dan Tarif Jasa Ojeknya

    • calendar_month Kam, 11 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 10.218
    • 0Komentar

    AKTIVITAS mendaki gunung saat ini bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa harus bergabung di komunitas penggiat alam ataupun pecinta alam. Dengan bermodalkan uang, maka setiap orang dapat melakukan kegiatan yang berisiko tinggi ini. Namun di balik mode instan tadi, tentu menyimpan potensi kerawanan bagi mereka yang menjalani aktivitas naik gunung tanpa bekal/ilmu tentang alam terbuka. […]

expand_less