Personil Polres Kebumen Geruduk Kelenteng Kong Hwie Kiong, Ternyata Ini yang Mereka Lakukan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 24 Jan 2020
- visibility 3.348
- comment 0 komentar

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menyapu di kelenteng Kong Hwie Kiong. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puluhan personel Polres Kebumen ramai-ramai menuju Kelenteng Kong Hwie Kiong di Jalan Pramuka Kebumen, Jumat 24 Januari 2020. Apa yang mereka lakukan mendatangi tempat ibadah tri dharma (TITD) tersebut sehari menjelang tahun baru Imlek 2571 tersebut?
Ternyata kedatangan personil polisi yang dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan itu untuk bekerja bakti bersih-bersih. Para personel berbekal sapu, kain pel, hingga kemoceng segera membersihkan halaman kelenteng serta sudut ruangan dari sampah atau debu yang menempel.
Jumat Ramah Bersihkan Kelenteng Jelang Tahun Baru Imlek

Dua polwan menyapu depan altar kelenteng. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, kegiatan itu adalah kegiatan Jumat Ramah, dimana kegiatan Jumat pagi yang seharusnya diisi olahraga dialihkan membersihkan bangunan kelenteng menyambut tahun baru Imlek.
“Ini adalah kegiatan spontanitas dari personil Polres Kebumen, ingin berbagi dengan warga keturunan Tionghoa dengan membersihkan kelenteng,” kata AKBP Rudy Cahya Kurniawan di sela kegiatan.
Penjaga Kelenteng Ismanto (66) menyambut gembira apa yang dilakukan oleh Polres Kebumen. Dia merasa terbantu dengan diterjunkannya puluhan personel Polres Kebumen membersihkan rumah ibadahnya.
“Sangat senang sekali dan sangat membantu, semua menjadi bersih,” kata Ismanto sambil tersenyum.
Berharap Perayaan Tahun Baru Imlek Aman dan Kancar
Ketua Yayasan TITD Kong Hwie Kong Kebumen Sugeng Budiawan menyampaikan terima kasih atas apa yang dilakukan Polres Kebumen. Utamanya Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang memprakarsai program Jumat Ramah yang membersihkan tempat ibadah lintas agama.
“Kami berharap perayaan tahun baru Imlek berlangsung aman dan lancar,” ujar Sugeng Budiawan.
Kelenteng Kong Hwie Kiong dibangun pertama kali oleh Liem Kik Gwan seorang letnan keturunan Tionghoa tahun 1898. Liem Kik Gwan merupakan seorang petugas pengumpul pajak (Kong Sin) bagi orang-orang Tionghoa untuk diserahkan kepada Belanda. Kelenteng yang sudah berumur 117 tahun sejak dibangun pertama kali ini terdapat 15 altar dan 25 patung dewa-dewi (rupang). (ndo)









Saat ini belum ada komentar