Coffee Morning Forkopimda: Bahas Perlindungan Anak dan Masalah Kredit Warga
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Perlindungan perempuan dan anak menjadi bahasan dalam acara coffee morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berlangsung di Ruang Media Pengadilan Negeri (PN) Kebumen, Kamis 16 Juli 2026.
Selain isu tersebut, diskusi ini juga membahas maraknya gugatan perdata terkait hak tanggungan dan bunga pinjaman BPR yang memberatkan masyarakat.
Ketua PN Kebumen, Endi Nurindra Putra, menegaskan bahwa peningkatan perkara pidana anak yang tercatat setiap bulan di PN Kebumen memerlukan respons kolektif.
“Kami berharap dukungan penuh dalam upaya pencegahan, edukasi, serta perlindungan hukum yang optimal,” ujarnya.
Masyarakat diminta agar berhati-hati terhadap praktik pinjaman dengan bunga tinggi dan mendesak perlunya pengawasan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai komitmen keberpihakan pada masyarakat kecil, PN Kebumen menyampaikan adanya layanan prodeo (bebas biaya perkara) bagi warga kurang mampu yang memiliki surat keterangan tidak mampu.
Sementara itu Bupati Kebumen Lilis Nuryani, menyambut baik masukan dari PN Kebumen. Ia menilai kontribusi tersebut sangat penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Sinergi ini adalah langkah nyata dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi,” kata Bupati.
Lebih lanjut, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi sangat penting, tidak hanya untuk isu sosial tetapi juga stabilitas daerah.
Ia secara khusus menekankan pentingnya persiapan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Komitmen menjaga stabilitas daerah turut ditegaskan oleh Kapolres Kebumen dan Dandim 0709/Kebumen.
Kedua pimpinan aparat penegak hukum dan keamanan tersebut menyatakan kesiapannya untuk terus menjalin soliditas dengan Pemkab Kebumen guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, sehingga agenda pembangunan daerah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar