Bantu Penanganan Banjir, PMI Kebumen Kirim Tim Evakuasi dan Dirikan Dapur Umum
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 9 Okt 2022
- visibility 863
- comment 0 komentar

Dapur umum PMI Kebumen. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Intensitas hujan yang tinggi sejak Jumat, 7 Oktober 2022 mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Kebumen. Kejadian tersebut direspon oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen dengan mengirimkan tim evakuasi serta mendirikan dapur umum.
Tim relawan PMI Kebumen meluncur ke beberapa lokasi untuk mengevakuasi korban banjir yaitu Desa Krakal, Kalijaya Alian, Bonjongsari Sruni, Candimulyo, dan Ponpes Al-Kahfi Somalangu, Sumberadi.
Baca juga: Sungai Kedungbener Meluap, Ini Desa yang Kebanjiran
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Markas M.Muslim Mustofa mengatakan daerah rawan banjir dan tanah longsor masyarakatnya harus tetap siaga dan waspada karena intensitas hujan masih tinggi.
“Banjir dan tanah longsor di beberapa titik sejak dini hari tadi, tim PMI Kebumen sudah melakukan evakuasi pada korban banjir. Untuk selanjunya PMI berkoordinasi dengan BPBD dalam penanggulangan bencana sejak hari ini dan terus memantau situasi terkini di wilayah Kabupaten Kebumen,” kata M. Muslim Mustofa.

Tim evakuasi gabungan dari BPBD Kebumen dan PMI menyisir lokasi terdampak banjir. (Foto: istimewa)
Dapur Umum PMI Kebumen Targetkan 2000 Porsi Nasi Bungkus
Selain mengirimkan tim evakuasi, PMI Kebumen juga mendirikan Dapur Umum (DU) untuk korban banjir. Melalui staf penanggulangan bencana PMI Kebumen, Qosim Jamaludin mengatakan dapur umum aktif sejak pagi hari tadi dengan target 2000 porsi untuk Pondok Pesantren Al-Kahfi dan Al-Falah Somalangu, Sumberadi.
“Dampak dari adanya banjir dibeberapa titik, kami PMI Kebumen merespon cepat dengan mengaktifkan DU atau Dapur Umum yang sudah kita mulai sejak pagi hari. Untuk hari ini kita khususkan pada korban banjir di PP Al-Kahfi dan Al-Falah Somalangu, Sumberadi. Dengan 2000 porsi bungkus nasi kami berikan untuk santri-santri yang berada disana, ujar Qosim Jamaluddin.
Hingga pukul 20.00 WIB packing nasi bungkus masih terus berjalan dan sudah terdistribusi 1.850 porsi, masih 150 porsi yang terus dikebut di dapur umum oleh relawan PMI.
“Hingga malam hari ini packing masih terus berjalan, pukul 19.00 sudah terdistribusi 1850 porsi untuk pondok pesantren yang menjadi target. Kami kerahkan semua relawan PMI untuk mengebut yang masih kurang. Insya Allah semua terpenuhi. Dan untuk hari besok kami masih menunggu informasi jika ada yang membutuhkan bantuan logistik pangan PMI Kebumen, kami siap,” tandas Qosim.
Proses memasak dibagi dengan beberapa tim seperti menyiapkan bahan baku dan bumbu, menanak nasi, memasak sayur hingga packing kedalam wadah. Sementara itu tim dapur umum terdiri atas KSR, TSR, Pembina PMR, Anggota PMR serta staf PMI dari markas dan UDD.
“Bahan baku didrop LAZISNU, untuk beras didrop BPBD. Sedangkan PMI yang mengolah dan memasak serta melengkapi bumbu dan kekurangan lainya,” kata Qosim.
Mengenai bahan baku tersebut, dari pihak LAZISNU memberikan bantuan sejumlah 15 krat telur dan 300 potong tempe. Sementara BAZNAS menyumbang 5 krat telur dan tempe/tahu sejumlah kurang lebih 700 potong.







Saat ini belum ada komentar