Panen Padi Berhasil, Petani Bumirejo Puring Kini Beralih Tanam Kacang Hijau Varietas Vima-1
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar

PURING (KebumenUpdate.com) – Desa Bumirejo Kecamatan Puring menggelar panen raya padi musim tanam (MT) II, Kamis 16 Juli 2026. Panen yang berlangsung di lahan corporate farming Kelompok Tani Margo Utomo ini menunjukkan hasil memuaskan dengan estimasi produktivitas mencapai 7,5 ton per hektar.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dengan menggunakan mesin combine harvester, Bupati melakukan panen padi varietas Inpari 49 di area seluas 10 hektar.
Usai panen, agenda dilanjutkan dengan penanaman benih kacang hijau varietas Vima-1 sebagai upaya intensifikasi lahan pada MT III.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Puring, Ludiyono, menjelaskan bahwa sistem corporate farming yang dikelola kelompok tani terbukti efisien.
“Petani menyerahkan pengelolaan kepada kelompok, mulai dari olah lahan hingga panen. Hasil akhirnya, petani menerima keuntungan bersih setelah dikurangi biaya produksi,” ungkap Ludiyono.
Ia menambahkan, penggunaan mesin combine sangat membantu petani, terutama di tengah keterbatasan tenaga kerja saat puncak panen.
“Saat ini, penggunaan combine baru menjangkau sekitar 40% dari total luas lahan karena masih banyak petani yang memanen secara manual. Namun, modernisasi ini sangat berguna khususnya saat MT I di mana panen berlangsung serentak,” jelasnya.
Selain panen padi, lahan di Desa Bumirejo dipersiapkan untuk menanam kacang hijau varietas Vima-1 dan Vima-3. Tanaman ini dipilih karena usia panen yang relatif pendek, yakni 65-75 hari, sehingga sangat efektif sebagai tanaman selingan di musim tanam ketiga.
Sementara itu Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya menekankan pentingnya mekanisasi pertanian sebagai solusi tantangan zaman. Menurutnya, teknologi bukan untuk menggantikan petani, melainkan sebagai alat bantu untuk efisiensi.
“Pertanian hari ini tidak bisa dijalankan dengan cara puluhan tahun lalu. Tenaga kerja terbatas dan biaya produksi meningkat, sehingga kita harus berkembang. Mesin hanyalah alat, penggerak utamanya tetaplah tangan, pengalaman, dan ketekunan petani,” tegas Bupati.
Bupati juga memberikan perhatian pada aspirasi warga terkait perbaikan infrastruktur. Ia berkomitmen mendukung perbaikan irigasi serta menginstruksikan Kepala Desa untuk segera bersurat terkait perbaikan jembatan agar dapat ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen, Kepala Perangkat Daerah, Camat Puring beserta Forkopimcam, Kepala Desa Bumirejo, penyuluh pertanian, serta petani setempat. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar