Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » 20 Tahun Hidup di Tengah Rob, Warga Pesisir Demak Gantungkan Harapan pada Tanggul Laut

20 Tahun Hidup di Tengah Rob, Warga Pesisir Demak Gantungkan Harapan pada Tanggul Laut

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 25 Jun 2025
  • visibility 1.004
  • comment 0 komentar

DEMAK (KebumenUpdate.com) – Warga pesisir utara Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggantungkan harapan besar pada pembangunan tanggul laut atau giant sea wall yang kini sedang digarap pemerintah pusat. Mereka menilai, tanggul menjadi satu-satunya solusi jangka panjang untuk mengatasi bencana rob yang telah mereka alami selama lebih dari dua dekade.

Zamroni (50), tokoh masyarakat Dukuh Pandansari, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, menyatakan masyarakat sudah sangat lelah hidup berdampingan dengan rob.

“Kami ingin sekali rob ini segera selesai. Sudah terlalu lama kami terbiasa hidup di tengah rob, lebih dari 20 tahun,” ungkapnya, Selasa 24 Juni 2025.

Harapan Tak Sekadar Tanggul

Menurut Zamroni, warga paham bahwa penyedotan air atau pengerukan sungai hanya bersifat sementara. Satu-satunya cara permanen adalah pembangunan tanggul laut. Ia berharap proyek ini tidak molor atau tertunda. Sementara menunggu, ia mengakui pemerintah terus melakukan penanganan darurat jangka pendek.

Zamroni sendiri terpaksa meninggalkan rumahnya karena rob semakin parah sejak 2021. Ia kini tinggal dan membuka warung di atas lahan milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dekat dukuhnya. Lokasi ini juga menjadi titik pembangunan tol Semarang–Demak yang terintegrasi dengan tanggul laut.

Menurutnya, selain tanggul, akses jalan desa juga harus diperhatikan. “Banyak warga yang kesulitan beraktivitas karena jalan rusak dan tergenang. Ini menyulitkan mereka bekerja,” ujarnya.

Hidup di Rumah yang Tenggelam

Kondisi paling memprihatinkan dialami Mbah Sumaerah (70), tetangga Zamroni. Ia tinggal di rumah papan yang sudah tergenang rob hingga setinggi perut orang dewasa. Dari luar, rumahnya tampak seperti rumah apung. Namun di dalam, hampir seluruh bagian tidak layak huni.

Bersama anak, menantu, dan dua cucunya yang masih kecil, Mbah Sumaerah tetap bertahan. “Saya tinggal di sini sejak umur 15 tahun. Dulu rob tidak separah ini,” katanya lirih.

Meski ditawari relokasi gratis oleh pemerintah, ia masih ragu. Kekhawatiran soal biaya tersembunyi membuatnya memilih bertahan. “Makan saja susah, apalagi bangun rumah,” ujar janda yang hidup dari penghasilan anak dan menantunya sebagai buruh.

Mbah Sumaerah dan warga Desa Bedono berharap pemerintah tak hanya menyelesaikan tanggul laut, tetapi juga memberikan perhatian menyeluruh terhadap kehidupan sosial, akses, dan hunian mereka.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mushaf I’rob Terbaik di Indonesia Lahir dari Gombong: Ini Kehebatan Metode Al Fuadi yang Diwakafkan untuk Umat

    Mushaf I’rob Terbaik di Indonesia Lahir dari Gombong: Ini Kehebatan Metode Al Fuadi yang Diwakafkan untuk Umat

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 488
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Belajar ilmu Nahwu yang selama ini dianggap rumit dan sulit dipahami kini menjadi mudah dengan metode Al Fuadi. Seperti yang terlihat dalam Pelatihan Nahwu Dasar di Masjid Ar Rahman Kauman Gombong, yang berlangsung mulai 27 September hingga 2 Oktober 2025. Hadir Bupati Lilis Nuryani didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Mukhsinul […]

  • Radio Kopi Gombong, Cafe Mewah dengan Harga Murah

    Radio Kopi Gombong, Cafe Mewah dengan Harga Murah

    • calendar_month Rab, 3 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 37.282
    • 0Komentar

    SATU lagi cafe dengan konsep cozy place hadir di Kota Gombong. Namanya Radio Kopi. Tempat ini bikin betah untuk sekadar hangout bareng teman, ngedate sama  gebetan, atau ngopi cantik dengan gank sekolah, ngumpul arisan mamah-mamah muda hingga santai bersama keluarga. Lokasinya strategis, yakni di Jalan Yos Sudarso Nomor 171 Gombong.  Cafe ini menempati tanah bekas […]

  • Uji Coba ETLE Drone

    Uji Coba ETLE Drone di Kebumen, Pelanggaran Lalu Lintas Tercapture Melalui Udara

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.510
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ditlantas Polda Jateng bersama Sat Lantas Polres Kebumen melakukan sosialisasi pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menggunakan kamera drone. Uji coba dilaksanakan di bundaran Tugu Lawet Kebumen, Rabu 1 Februari 2023. Kasi Gakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Ilham Syafriantoro mengungkapkan, ETLE Drone merupakan pengembangan dan penyempurnaan ETLE yang sudah dilaksanakan selama ini. […]

  • Pengangguran Habiskan Rp 21 Juta untuk Foya-foya, Penasaran Darimana Uangnya?

    Pengangguran Habiskan Rp 21 Juta untuk Foya-foya, Penasaran Darimana Uangnya?

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 27.424
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Bergayalah secukupnya sesuai penghasilan, atau bergayalah sesuai isi dompet. Kata kata yang cukup nge-hits ini banyak berseliweran di media sosial ataupun dunia maya. Pesannya jelas, jika tidak mampu, maka tidak perlu gengsi agar terlihat wah serta mewah, oleh orang lain. Seperti pria asal Desa Kalitengah  Gombong demi menutupi gengsinya, dia rela menggadai kendaraan mobil […]

  • Penulis Muda

    Mengenal Hibban.ay, Penulis Muda dan Aktivis Literasi Asal Kebumen

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 898
    • 0Komentar

    HIBBAN.ay adalah nama pena dari Hibban Ali Yazid, seorang penulis muda berbakat asal Indonesia. Ia lahir di Purworejo, 6 Februari 2008 dan saat ini tinggal di Prembun, Kebumen, Jawa Tengah. Sejak usia remaja, Hibban.ay telah menunjukkan kecintaannya pada dunia literasi. Ia aktif menulis berbagai karya, mulai dari cerpen, puisi, hingga novel. Dedikasi dan kualitas tulisannya […]

  • Rumah di Wonosigro Gombong Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp100 Juta

    Rumah di Wonosigro Gombong Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp100 Juta

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.209
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Kebakaran menimpa rumah milik Tohir (65) warga Desa Wonosigro Kecamatan Gombong, Rabu 2 Oktober 2024. Adapun penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik. Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Aiptu Nanang Faulatun menjelaskan, kebakaran diketahui pertama kali oleh istri korban Suminah (64) sekitar pukul 21.30 WIB. Baca juga: Kasus Pencurian Sepeda Motor di […]

expand_less