Menjaga Keanekaragaman Hayati Tetap Lestari di Hutan Bulupitu

Hutan Bulupitu
Salah satu pohon di Hutan Bulupitu. (Foto: Ondo S)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mengunjungi kawasan hutan Bulupitu yang berada di Desa Tunjungseto, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen sebagian besar orang lebih tertuju ke petilasan Bulupitu yang penuh dengan legenda. Terlepas dari keberadaan istana suci Bulupitu yang dikeramatkan, hutan sekitar petilasan itu hingga saat ini masih terjaga kelestariannya.

Ya, di hutan seluas 3,68 hektare tersebut masih kaya akan keanekaragaman hayati. Masih banyaknya vegetasi yang berumur tua membuat udara di sekitar hutan itu sangat segar. Bahkan masih ada puluhan pohon yang berusia lebih dari 100 tahun.

Bacaan Lainnya

Salah satu pohon yang cukup tua yakni pohon Mbulu atau Ficus Elasticus. Pohon yang masuk dalam famili Moraceae itu dipercaya sudah berumur 250 tahun. Lingkaran batang pohon ini cukup besar sehingga untuk bisa melingkari batang pohon semacam beringin itu dibutuhkan delapan orang dewasa.

Baca Juga: De Djawatan Forest, Nuansa Hutan Ala Film Lord of the Rings di Banyuwangi

Sesuai namanya, konon dulunya di sini terdapat tujuh pohon Mbulu. Tetapi sekarang ini tinggal enam karena yang satu pohon telah tumbang.

Masyarakat Desa Tunjungseto memang menjaga kelestarian hutan itu. Apalagi sesuai dengan adat masyarakat setempat, masyarakat maupun pemerintah desa tidak boleh menebang pohon yang ada di hutan Bulupitu. Tidak terkecuali dilarang menebang untuk kepentingan pembangunan desa kecuali pohon tersebut sudah roboh dengan sendirinya.

Kepercayaan itu masih dijaga oleh masyarakat sampai sekarang, sehingga tidak ada yang berani menebang  pohon-pohon yang ada di hutan yang tanahnya milik desa itu. Apalagi kawasan hutan itu juga berfungsi sebagai kawasan resapan air.

Identifikasi Jenis Pohon di Hutan Bulupitu
Hutan Bulupitu
Identifikasi pohon di Hutan Bulupitu. (Foto: Dok. Rizal Alfian)

Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII melakukan identifikasi jenis-jenis pohon yang ada di kawasan hutan wisata tersebut. Selain pohon Mbulu, terdapat sejumlah pohon dengan berbagai klasifikasi ukuran. Yakni Semai (tinggi sampai 1,5 cm), Sapihan (lebih dari 1,5 m) , Tiang (diameter 10-19 cm), Pohon Inti (diameter 20-49 cm) dan pohon besar (diameter kebih dari 50 cm).

Endah Kusuma Wardhani SHut MSc, Penyuluh Kehutanan Ahli Muda Wilayah Binaan Kutowinangun dan Bonorowo Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Kebumen menyebutkan tingkatan pohon pada Hutan Bulupitu tersusun dari 13 familli dan 20 spesies.

Spesies yang mendominasi Hutan Bulupitu berasal dari Famili Meliaceae (Dysoxylum mollissimum, Dysoxylum arborescens dan Swietenia macrophylla), Famili Moraceae (Arthocarpus elasticus, Ficus anulata, dan Ficus elasticus) dan Fabaceae (Cassia siamea, Falcataria moluccana, dan Parkia spesiosa).

Pos terkait