Gandeng Alfamart, Pemkab Kebumen Gelar Kurasi Produk untuk 75 UMKM Unggulan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 19 Mei 2026
- visibility 550
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus berkomitmen mendorong pelaku usaha lokal untuk naik kelas. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui agenda “Pelatihan UMKM Kebumen Berdaya dan Kurasi Produk” yang digelar di Pendopo Kabumian, Kabupaten Kebumen, Selasa 19 Mei 2026.
Kegiatan yang didukung penuh oleh Alfamart ini bertujuan meningkatkan kapasitas mandiri pelaku usaha, meningkatkan kualitas produk, serta membuka akses pasar yang lebih luas melalui jaringan ritel modern. Saat ini, Alfamart sendiri telah memiliki 52 gerai yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang membuka langsung acara tersebut, mengapresiasi tinggi antusiasme para peserta yang hadir jauh sebelum acara dimulai.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa UMKM merupakan pilar kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu tumbuh besar jika ditekuni secara konsisten. Ia juga sempat membagikan pengalaman pribadinya saat merintis usaha dari bawah.
“Dulu saya juga berdagang kerudung dan baju, berawal dari toko onderdil. Untungnya mungkin hanya seribu rupiah, tetapi saya tetap semangat belanja ke Pasar Tasik Jakarta dari dini hari dan mengangkat sendiri barang bawaan. Kuncinya adalah semangat dan ketekunan,” ujar Lilis memotivasi peserta.
Bupati juga mengingatkan para pelaku usaha agar terus memperhatikan kemasan, kebersihan, kualitas, serta legalitas produk jika ingin bersaing di pasar modern.
Di kesempatan ini, Bupati Lilis bahkan menyempatkan diri meninjau stan produk dan berfoto bersama produk-produk unggulan peserta.
“Iya, senang sekali produk saya bisa difoto langsung oleh Ibu Bupati. Bagi kami, fasilitas dan perhatian seperti ini sangat membantu meningkatkan rasa percaya diri pelaku UMKM,” ungkap Rovi, pemilik WR Snack asal Kecamatan Karangsambung yang turut menjadi peserta kurasi.
Rovi menceritakan bahwa ia merintis usaha camilan kemasan sejak tahun 2018. Awalnya, ia menggunakan kemasan plastik transparan biasa dengan pangsa pasar yang terbatas pada toko-toko kelontong, jejaring Toko SRC, hingga swalayan terdekat. Seiring berjalan waktu, ia mulai meningkatkan mutu kemasannya menjadi lebih modern dan menarik.
“Dari dulu sebenarnya sudah kepengin banget bisa menembus kurasi Alfamart, tapi bingung bagaimana caranya karena kalau masuk sendiri kan jalurnya tidak mudah. Alhamdulillah bisa ikut kurasi hari ini. Karena izin-izin kami sudah komplit, proses pendaftarannya jadi sangat mudah. Semoga produk dari Karangsambung ini bisa lolos dan di-ACC,” harap Rovi optimistis.
Kesiapan para pelaku usaha seperti Rovi ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh Bupati dalam sambutannya.
“Saya sangat senang karena peserta yang hadir hari ini adalah UMKM yang sudah siap, terbukti telah mengantongi Sertifikat Halal dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga). Peluang pasar sudah terbuka, tinggal bagaimana menjaga kualitas, rasa, kebersihan, dan konsistensi produksi,” imbuh Bupati Lilis.
Sementara itu, Kepala DisperindagKUKM Kebumen, Haryono Wahyudi, dalam laporannya merinci bahwa kegiatan ini diikuti oleh 75 pelaku UMKM dengan total 105 jenis produk.
Seluruh peserta merupakan pelaku usaha makanan atau camilan kemasan yang telah lolos persyaratan administratif dasar.
“Kami dari Disperindag Kabupaten Kebumen merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang didukung penuh oleh Alfamart ini,” kata Haryono.
Ia memaparkan, peserta terdiri dari 46 UMKM perwakilan kecamatan (70 jenis produk), 10 UMKM program inkubasi bisnis (10 jenis produk), 5 IKM industri (5 jenis produk), dan 14 UMKM dari komunitas Rumah KUKM (RUKUN) Kebumen dengan 20 jenis produk.
Pada kesempatan yang sama, Deputy Branch Manager (DBM) Alfamart Cabang Cilacap, Arief Priyadi, menyatakan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk membina pelaku usaha lokal agar bisa maju bersama ritel modern.
Saat ini, baru ada lima produk UMKM Kebumen yang berhasil masuk ke gerai Alfamart. Melalui kurasi ini, diharapkan jumlah tersebut terus bertambah.
“Produk Kebumen sebenarnya sudah bagus, kreatif, dan inovatif. Namun, untuk memiliki daya saing lebih, kita harus terus memperbarui diri dari sisi produk, kemasan, maupun perizinan. Kurasi ini tidak hanya membuka peluang di Alfamart, tetapi juga mempersiapkan produk Bapak dan Ibu agar siap masuk ke jejaring ritel modern lainnya,” jelas Arief.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Alfamart Cabang Cilacap yang wilayah operasionalnya mencakup 10 kabupaten dari Ciamis hingga Purworejo ini memberikan stimulan berupa bantuan 2 unit gerobak UMKM dan 75 unit timbangan digital untuk seluruh peserta. Selain itu, dihadirkan pula kurator ahli serta pendampingan intensif agar produk lokal Kebumen mampu memenuhi standar pasar nasional. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar