Dua Kejadian Laka Laut di Kebumen dalam Sehari, Tim SAR Kerahkan Personel ke Dua Titik
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 23 Mar 2026
- visibility 1.977
- comment 0 komentar

Ilustrasi laka laut. (Foto: Gemini)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peristiwa kecelakaan laut (laka laut) kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Kebumen pada Senin 23 Maret 2026 sore. Dua orang dilaporkan hilang terseret ombak dalam dua kejadian terpisah di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring dan Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah.
Kecelakaan pertama terjadi di Pantai Suwuk, Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring sekitar pukul 15.45 WIB. Korban diketahui bernama Agus Setiawan (42), seorang nelayan jala asal Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.
Menurut laporan awal dari BPBD Kebumen, peristiwa bermula saat korban sedang menjaring ikan di pinggir pantai. Dua orang saksi wisatawan yang berada di lokasi melihat korban tiba-tiba terseret ombak besar. Kejadian tersebut segera dilaporkan ke pos penjagaan petugas setempat.
Kecelakaan di Pantai Pecaron
Hanya berselang kurang dari dua jam, tepatnya pukul 17.02 WIB, kecelakaan serupa menimpa seorang wisatawan di Pantai Pecaron, Desa Srati, Kecamatan Ayah. Korban bernama Tasdik Susendi (21), warga Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Korban dilaporkan hilang setelah terseret arus saat sedang bermain air di tepi pantai.
Hingga saat ini, kedua korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Di lokasi Pantai Suwuk, sejumlah unsur telah dikerahkan termasuk BPBD Kebumen, Unit Siaga SAR (USS) Kebumen, Koramil dan Polsek Puring, Posal Logending, Satpol Airud, serta relawan SAR Arnavat.
Petugas di lapangan juga telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk mendukung proses pencarian, di antaranya tenda keluarga, genset, lampu penerangan (lampu tembak), serta alat keselamatan air seperti pelampung dan ring buoy.
“Petugas masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Kami juga tengah berupaya melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga korban,” tulis laporan resmi dari personel BPBD Kebumen, Heri Purwoto.
Masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke pesisir selatan Kebumen diimbau untuk selalu waspada dan memperhatikan rambu-rambu peringatan, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang sulit diprediksi. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar