Launching Ambal Kinasih Bupati Dorong Desa Kembangkan Potensi Wisata
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 19 Okt 2021
- visibility 3.240
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menanam pohon. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebagai upaya mendukung Ambal menjadi kecamatan yang peduli terhadap persoalan, budaya, lingkungan dan juga pariwisata Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melaunching Gerakan Ambal Kinasih atau Karya Indah Prestasi.
Launching dilaksanakan di kawasan Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal, Selasa 19 Oktober 2021. Dengan gerakan Ambal Kinasih ini, bisa menjadi semangat bagi masyarakat di seluruh Kecamatan Ambal untuk bisa mengembangkan potensinya masing-masing.
Bupati menyampaikan bahwa Ambal memiliki banyak potensi yang layak untuk dikembangkan guna mendongkrak perekonomian masyarakat. Bukan hanya kuliner satenya yang sudah go nasional.
“Ambal juga punya garis pantai yang indah, pertaniannya maju, banyak jambu kristal di sini. Patut untuk dikembangkan,” ujarnya.
Baca Juga: Salut! Pengelola Pantai Setrojenar Pasang Baliho Daftar Harga Makanan
Bupati menginginkan, setiap desa di Kebumen punya potensi wisata atau kearifan lokal yang bisa dikembangkan. Karena ke depan, Kebumen akan diarahkan menjadi kota wisata. Pemerintah daerah pun siap berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk pengembangan sebuah desa.
“Upaya pemberdayaan masyarakat dengan segala potensi yang ada harus terus kita gali dan kita kembangkan. Karena kita semua sedang bekerja keras untuk menghapus kemiskinan ekstrim di Kebumen hinggal nol persen,” tutur Bupati.
Kembangkan Wisata Desa
Sektor wisata bisa menjadi media yang paling cepat untuk menggerakan ekonomi rakyat. Jadi setiap desa mestinya harus pengembangan wisata desa masing-masing.
“Jadikan itu sebagai BUMDes dengan memanfaatkan dana desa,” jelas Bupati.
Baca Juga: KomangMu Inisiasi Tanam 2.000 Bibit Bakau di Pantai Wiromartan
Segala kebijakan yang diambil, orentasinya harus bisa memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat Kebumen. Bukan mewakili kepentingan pribadi atau golongan. Dia pun menyingung soal pertanggungjawaban seorang pemimpin terhadap sumpah jabatan.
“Menjadi pemimpin itu pertanggung jawabannya bukan hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Karena itu kewenangan seorang pemimpin tidak boleh disalahgunakan hanya untuk kepentingan pribadi, atau golongan. Orentasinya untuk kesejahteraan masyarakat,” tandas Bupati.







Saat ini belum ada komentar