Wujudkan Amanah Almarhumah, Keluarga Besar Tjut Syamsi Anny Bangun Masjid di Kompleks RSPM
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 15 Feb 2026
- visibility 410
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Keluarga besar almarhumah Tjut Syamsi Anny menggelar tasyakuran atas tuntasnya pembangunan Masjid Jami’ Asy Syamsi, Minggu 15 Februari 2026.
Masjid yang berdiri megah di Kompleks Rumah Sakit Permata Medika (RSPM) ini merupakan bentuk dedikasi dan cinta keluarga untuk memfasilitasi kebutuhan ibadah bagi pasien, tenaga medis, serta masyarakat di lingkungan Kelurahan Kebumen.
Pembangunan masjid yang memakan waktu satu tahun ini merupakan wujud nyata amanah almarhumah Tjut Syamsi Anny yang bercita-cita menghadirkan tempat sujud di lingkungan rumah sakit.
Melalui tangan para cucu dan keluarga besar, keinginan mulia tersebut kini berdiri kokoh di tengah kota, tidak jauh dari Masjid Polres dan Islamic Center.
Ketua Pengurus Masjid, Drs Bambang Sucipto, MPdI menjelaskan bahwa nama “Asy Syamsi” diambil untuk memuliakan almarhumah sekaligus melambangkan semangat kebaikan yang terus memancar laksana matahari.
“Masjid ini sudah mulai difungsikan untuk salat berjamaah sejak dua pekan lalu, termasuk pelaksanaan salat Jumat perdana,” ungkap Bambang.
Peresmian oleh Bupati Lilis Nuryani
Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung untuk meresmikan masjid dengan menandatangani prasasti dan memotong untaian melati.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa keberadaan masjid di lingkungan medis sangatlah penting bagi ketenangan jiwa.
“Kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga ketenangan jiwa. Masjid ini menjadi tempat bagi pasien dan keluarga untuk menguatkan batin melalui doa. Saya berharap Asy Syamsi menjadi ‘matahari’ yang memancarkan cahaya keimanan dan harapan bagi siapa pun yang datang,” tutur Bupati.
Suasana religius semakin kental dengan tausiah dari KH Nashiruddin Al Mansyur. Mengutip Surat At-Takasur ayat 1-2, ia mengingatkan agar manusia tidak terjebak dalam perlombaan harta yang melalaikan.
Ia juga mengapresiasi langkah keluarga yang memilih menginvestasikan harta untuk akhirat melalui pembangunan masjid.
“Ada tujuh perkara yang pahalanya terus mengalir di alam kubur, salah satunya adalah membangun masjid. Insyaallah, ini menjadi amal jariyah yang menyelamatkan almarhumah dan keluarga besar,” terang KH. Nashiruddin.
Menjelang Ramadan yang tinggal menghitung hari, Bupati Lilis juga berpesan agar kemegahan fisik masjid diikuti dengan aktivitas ibadah yang makmur, menjadikannya pusat pembinaan umat dan penguat ukhuwah di Kabupaten Kebumen. Makin Tahu Indonesia
Turut hadir Ir Mohammad Yahya Fuad SE, Kepala DPMPTSP Sukamto, Camat Kebumen Karyanto, serta perwakilan keluarga besar seperti dokter Bagyo Suwasono SpA dan putra-putri almarhumah lainnya.







Saat ini belum ada komentar