Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge di Tirtomoyo Cetak Rekor Peserta Khitan Massal Terbanyak
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 67
- comment 0 komentar

PONCOWARNO (KebumenUpdate.com) – Perubahan signifikan mulai terlihat di Desa Tirtomoyo Kecamatan Poncowarno, khususnya pada infrastruktur jalan yang menghubungkan Lerep dan Karangtengah. Meski masih ada kerusakan di beberapa titik, perbaikan berupa cor beton kini mulai tampak.
Pemandangan ini kontras dengan kondisi Juli 2025 lalu saat Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri acara Merdi Bumi, di mana akses jalan tersebut masih rusak parah.
Perkembangan infrastruktur ini menyambut kehadiran Bupati Lilis dalam acara “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”.
Kegiatan yang berlangsung Rabu, 20 Mei 2026 ini, dipusatkan di halaman SD Negeri Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno. Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tersebut menghadirkan layanan cek kesehatan gratis, khitan massal, dan bakti sosial.
Sekretaris Dinas Kesehatan PPKB Kebumen, Ida Indrayani Achmal, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan putaran ke-7 dari 24 agenda yang direncanakan.
Program ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan, menyediakan skrining, pengobatan, serta khitan massal bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses faskes.
Tujuannya adalah meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Kebumen sekaligus mendukung program unggulan Bupati.
“Alhamdulillah, antusiasme peserta di Desa Tirtomoyo ini luar biasa dan menjadi yang terbanyak dari jilid sebelumnya. Tercatat ada 19 anak mengikuti khitan massal, sekitar 200 orang mengikuti pengobatan massal, serta 50 warga disabilitas dan keluarga kurang mampu menerima bantuan sosial,” ujar Ida Indrayani.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani mengungkapkan kedatangannya ke Tirtomoyo merupakan bentuk komitmennya kepada warga, bahkan rela menunda agendanya ke Jakarta.
“Seharusnya hari ini saya ke Jakarta untuk menerima penghargaan. Namun, karena Pak Kades terus mengirim pesan WhatsApp, saya memutuskan untuk memprioritaskan hadir di sini,” ungkap Bupati Lilis.
Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Kebumen rutin menggelar layanan kesehatan gratis dua kali sebulan dengan menyasar desa-desa yang jauh dari fasilitas kesehatan.
Pada kesempatan ini, Pemkab bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun yang menerjunkan tiga dokter spesialis, termasuk spesialis penyakit dalam agar para lansia bisa berkonsultasi secara mendalam mengenai keluhan mereka.
Di hadapan para orang tua peserta khitan massal, Bupati berpesan agar tidak menggelar acara syukuran yang berlebihan di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit.
“Jika ingin menggelar selamatan, cukup yang sederhana saja,” imbaunya.
Selain itu, Bupati juga mengajak para lansia untuk aktif menjaga kesehatan dengan mengikuti senam lansia. Menurutnya, senam tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi yang membawa kebahagiaan.
Acara diakhiri dengan penyerahan tali asih secara simbolis kepada peserta khitan massal dan penerima bansos. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar