Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ditolak di Kebumen, KAMI Dinilai Bikin Gaduh dan Pecah Belah Bangsa

Ditolak di Kebumen, KAMI Dinilai Bikin Gaduh dan Pecah Belah Bangsa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
  • visibility 1.532
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suara penolakan terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terus muncul dari daerah. Seperti di Kebumen, kelompok massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat untuk Kebumen (AMUK) melakukan aksi damai menolak KAMI di bundaran Tugu Lawet, Kamis 10 September 2020.

Para peserta aksi mulai secara bergantian beroasi sembari membentangkan spanduk penolakan sekira pukul 09.30 wib. Selain itu, mereka membagikan selebaran serta membawa bendera dan poster.

Organisasi Sarat Muatan Politis

Salah satunya bertuliskan “Wong Kebumen Ora Butuh KAMI”, “Apa yang Mau Kalian Selamatkan, Wong Kebumen Anyem Tentren”, “Kebumen Anti KAMI”.

Koordinator aksi Ridwan mengatakan pihaknya menolak kehadiran KAMI di Kebumen. Menurutnya hal itu karena organisasi tersebut terbentuk sarat muatan politis dan dikhawatirkan dapat menjadi pemicu perpecahan persatuan bangsa.

“Kehadiran organisasi inin dapat membuat polarisasi di tengah masyarakat karena menghubungkan dengan kejadian lama seperti membuka luka lama,” ungkapnya.

KAMI Bikin Gaduh Jelang Pilkada

Ridwan menambahkan, jika memang organisasi itu bertujuan menyelamatkan bangsa tentu yang terpenting ikut serta membantu masalah pandemi Covid-19. Pemerintah dan masyarakat membutuhkan dukungan dan kerja bersama untuk menanggulanginya. Jangan sampai justru menggulirkan propaganda yang kurang baik.

“Di saat pandemi Covid-19 seperti ini, KAMI dapat membuat gaduh terlebih menjelang Pilkada,” imbuhnya.

Bisa Pecah Belah Persatuan Bangsa

Peserta lain, Imam menilai klaim diksi menyelamatkan Indonesia tidak logis. Di antaranya ingin meminta penggantian menteri. Dia juga mensinyalir hendak mengganti pemerintahan yang sah secara konstitusional. Hal itu justru bisa memecah belah persatuan kesatuan bangsa.

“Harusnya pelopor lebih memberi kritik dan masukan dengan solusi yang solutif bukan hanya sekadar berkumpul,” katanya. (man)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kebumen Lampaui Provinsi dan Pusat

    Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kebumen Lampaui Provinsi dan Pusat

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.759
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen mendapat nilai memuaskan dan tertinggi di Jawa Tengah untuk Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan kajian Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2024. Berdasarkan survei atau kajian yang dilaksanakan perpustakaan nasional, skor IPLM nasional sebesar 73,52 (15,44) dan IPLM Jateng 70,57 (14,82). Sementara untuk Kebumen mendapat skor 78,81 (16,55), yang artinya […]

  • Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

    Trah Arungbinang Resmikan Nama Jalan dan Bangun Musala di Area Makam Arungbinang

    • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.306
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Keturunan dari Arungbinang atau Bupati Kebumen pada masa terdahulu mewujudkan baktinya kepada leluhur dengan memberikan nama jalan dan membangun sarana di sekitar area makam Arungbinang di Desa Kuwarisan Kecamatan Kutowinangun. Adalah Reza Eka Pahlevi, yang merupakan trah dari Arungbinang. Dia beserta keluarganya meresmikan nama jalan Bambang Maryono yang merupakan nama ayahnya. Selain […]

  • Potensi Megathrust di Selatan Kebumen, BNPB Susun Rencana Kontingensi Gempa Bumi dan Tsunami

    Potensi Megathrust di Selatan Kebumen, BNPB Susun Rencana Kontingensi Gempa Bumi dan Tsunami

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.924
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kabupaten Kebumen menjadi tempat berlangsungnya program IDRIP (Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project) atau Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesia (IDRIP) antara BNPB dan BMKG. Di mana pada program IDRIP yang berlangsung selama 3 hari, Selasa 28 Maret hingga Kamis 30 Maret 2023 terdapat kegiatan penyusunan rencana kontingensi bencana gempa dan tsunami khususnya di […]

  • Semarakkan HUT ke-77 RI, Warga Kelurahan Kebumen Adakan Berbagai Macam Lomba

    Semarakkan HUT ke-77 RI, Warga Kelurahan Kebumen Adakan Berbagai Macam Lomba

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.335
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Momentum Agustusan, sebagian besar warga mengadakan perlombaan untuk menyemarakkan HUT ke-77 Republik Indonesia. Tidak terkecuali bagi warga RW 7 Kelurahan Kebumen yang pada Sabtu-Minggu, 13-14 Agustus 2022 menyajikan beragam perlombaan untuk anak dan dewasa. Menurut keterangan koordinator bidang perlombaan, Catur Heru, jenis perlombaan yang diadakan oleh panitia di antaranya lomba kelereng, gapyak, […]

  • Pengurus PMR Madya Mts Khaudlul Ulum Penajung Masa Bakti 2022/2023 Resmi Dilantik

    Pengurus PMR Madya Mts Khaudlul Ulum Penajung Masa Bakti 2022/2023 Resmi Dilantik

    • calendar_month Sel, 24 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.743
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) -Sebanyak 37 anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya MTs Khaudlul Ulum Penajung resmi dilantik menjadi pengurus pada Senin 23 Mei 2022. Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Kepala Urusan Kesiswaan Subakir STP. Bertempat di halaman sekolah saat upacara bendera, pelantikan yang dimulai pukul 07.00 wib berjalan khidmat. Rangkaian pelantikan diawali penyerahan bendera Merah Putih […]

  • Warga Buang Sampah Sembarangan, Pasar Wonokriyo Kumuh

    Warga Buang Sampah Sembarangan, Pasar Wonokriyo Kumuh

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.602
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate)  – Kebiasaan membuang sampah sembarang masih dilakukan sebagian warga masyarakat tak terkecuali di sekitar Pasar Wonokriyo, Gombong. Bagaimana tidak, warga menjadikan saluran irigasi sekunder Waduk Sempor yang berada di sebelah timur pasar pagi sebagai tempat menimbun sampah. Karena sampah menumpuk semakin banyak dalam waktu yang lama, sehingga menimbulkan bau busuk. Tak hanya itu, […]

expand_less