Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ditolak di Kebumen, KAMI Dinilai Bikin Gaduh dan Pecah Belah Bangsa

Ditolak di Kebumen, KAMI Dinilai Bikin Gaduh dan Pecah Belah Bangsa

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2020
  • visibility 1.437
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Suara penolakan terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terus muncul dari daerah. Seperti di Kebumen, kelompok massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat untuk Kebumen (AMUK) melakukan aksi damai menolak KAMI di bundaran Tugu Lawet, Kamis 10 September 2020.

Para peserta aksi mulai secara bergantian beroasi sembari membentangkan spanduk penolakan sekira pukul 09.30 wib. Selain itu, mereka membagikan selebaran serta membawa bendera dan poster.

Organisasi Sarat Muatan Politis

Salah satunya bertuliskan “Wong Kebumen Ora Butuh KAMI”, “Apa yang Mau Kalian Selamatkan, Wong Kebumen Anyem Tentren”, “Kebumen Anti KAMI”.

Koordinator aksi Ridwan mengatakan pihaknya menolak kehadiran KAMI di Kebumen. Menurutnya hal itu karena organisasi tersebut terbentuk sarat muatan politis dan dikhawatirkan dapat menjadi pemicu perpecahan persatuan bangsa.

“Kehadiran organisasi inin dapat membuat polarisasi di tengah masyarakat karena menghubungkan dengan kejadian lama seperti membuka luka lama,” ungkapnya.

KAMI Bikin Gaduh Jelang Pilkada

Ridwan menambahkan, jika memang organisasi itu bertujuan menyelamatkan bangsa tentu yang terpenting ikut serta membantu masalah pandemi Covid-19. Pemerintah dan masyarakat membutuhkan dukungan dan kerja bersama untuk menanggulanginya. Jangan sampai justru menggulirkan propaganda yang kurang baik.

“Di saat pandemi Covid-19 seperti ini, KAMI dapat membuat gaduh terlebih menjelang Pilkada,” imbuhnya.

Bisa Pecah Belah Persatuan Bangsa

Peserta lain, Imam menilai klaim diksi menyelamatkan Indonesia tidak logis. Di antaranya ingin meminta penggantian menteri. Dia juga mensinyalir hendak mengganti pemerintahan yang sah secara konstitusional. Hal itu justru bisa memecah belah persatuan kesatuan bangsa.

“Harusnya pelopor lebih memberi kritik dan masukan dengan solusi yang solutif bukan hanya sekadar berkumpul,” katanya. (man)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pria Ini Curi TV, Kulkas dan Magicom di Rumah Tetangganya, Motifnya Bikin Tepuk Jidat

    Pria Ini Curi TV, Kulkas dan Magicom di Rumah Tetangganya, Motifnya Bikin Tepuk Jidat

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 32.950
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Seorang warga Dukuh Kedawung, Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen nekat mencuri perabot rumah tangga di rumah tetangganya. Yang bikin tepuk jidat, tersangka berdalih barang-barang curian itu diberikan kepada perempuan tetangganya karena merasa iba. Pria bernama Heriyanto (39) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas mencuri di rumah Ahmad Suwandi juga warga […]

  • 15 Putri Otonomi Indonesia 2023 Kunjungi River Tubing Sendangdalem, Ini Kesan Mereka

    15 Putri Otonomi Indonesia 2023 Kunjungi River Tubing Sendangdalem, Ini Kesan Mereka

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.754
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com) – Objek wisata minat khusus di Kebumen, River Tubing Sendangdalem yang berlokasi di Desa Sendangdalem Kecamatan Padureso dikunjungi para finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2023, Sabtu 24 Juni 2023. Ke-15 finalis mencoba keseruan bermain air dengan menyusuri derasnya air Sungai Bedegolan sejauh 2,5 km atau ditempuh dengan durasi kurang lebih 1 jam. Sepanjang […]

  • Shooting di Benteng Van der Wijck, Ini Sinopsis Film Pocong The Origin

    Shooting di Benteng Van der Wijck, Ini Sinopsis Film Pocong The Origin

    • calendar_month Sab, 20 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.084
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Film bergenre  horor Pocong The Origin rilis di bioskop-bioskop Indonesia mulai Kamis (18/4/2019). Tahu nggak jika film yang disutradari oleh Monty Tiwa dengan penulis naskah dibantu Eric Tiwa itu sebagian adegannya diambil di Benteng Van der Wijck Gombong. Sejumlah aktor membintangi film ini. Selain Surya Saputra dan Nadya Arina, film ini juga dibintangi Samuel […]

  • Selama 6 Bulan, 520 Orang Akan Terima Bansos Sembako dari Pemkab

    Selama 6 Bulan, 520 Orang Akan Terima Bansos Sembako dari Pemkab

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.621
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beragam jenis bantuan akan diberikan Pemkab Kebumen kepada sejumlah golongan masyarakat yakni anak terlantar, gelandangan, pengemis, difabel, dan rumah tangga miskin. Bantuan tersebut melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dengan anggaran Rp800 juta. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, total ada 520 penerima yang mendapat bansos sembako dari program […]

  • Tanam Pohon

    Program 100 Hari Kerja Bupati Kebumen akan Tanam 7.549 Pohon

    • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.409
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satu per satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen diluncurkan. Kali ini Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM meluncurkan program unggulan “Nandur Wit Nggo Anak Putu”. Launching program pelestarian lingkungan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin 15 Maret 2021. […]

  • Tak Terduga, Kuliner Enak Ini Ternyata Berada di Kantor Polisi

    Tak Terduga, Kuliner Enak Ini Ternyata Berada di Kantor Polisi

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.159
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Datang ke kantor polisi, tidak melulu karena berurusan dengan kasus hukum, atau mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK ) yang dulu bernama Surat Keterangan Kelakuan Baik, disingkat SKKB. Seperti halnya saya, sengaja ke markas Polres Kebumen justru karena ingin menikmati kuliner kesukaan; cumi  asam manis. Lho kok bisa? Bisa dong, sekarang ini […]

expand_less