Breaking News
light_mode
Beranda » News » Program 100 Hari Kerja Bupati Kebumen akan Tanam 7.549 Pohon

Program 100 Hari Kerja Bupati Kebumen akan Tanam 7.549 Pohon

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 15 Mar 2021
  • visibility 3.480
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satu per satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kebumen diluncurkan. Kali ini Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM meluncurkan program unggulan “Nandur Wit Nggo Anak Putu”.

Launching program pelestarian lingkungan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin 15 Maret 2021. Acara dihadiri Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono serta para kepala OPD, camat dan sejumlah kepala desa.

Tanam 7.549 Pohon di Wilayah Konservasi

Bupati H Arif Sugiyanto mengatakan bahwa tugas pemerintah adalah menjaga lingkungan dan alam yang ada di Kebumen agar tetap lestari dengan kebijakan yang positif.

“Maka untuk mendukung program ini, Pemkab Kebumen akan melakukan penanaman 7.549 pohon di wilayah konservasi,” ujar Arif Sugiyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM.

Adapun pohon yang akan ditanam adalah, trembesi, bringin, jambu biji, sengon laut, jabon, pulai, suren gayam dan buah-buahan. Dengan penanaman pohon ini, Arif yakin, kelak puluhan tahun yang akan datang, bisa dirasakan manfaatnya.

“Kita juga terus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan lingkungan, dari alam kita. Jangan menebang, dan membakar hutan hanya untuk kepentingan pribadi. Ingat kehidupan untuk anak cucu kita nanti,” tuturnya.

Penanaman Pohon Prioritas Utama 100 Hari Kerja

Bupati menuturkan bahwa program penanaman pohon menjadi salah satu prioritas utama dalam 100 hari kerja karena isu lingkungan menjadi sesuatu hal yang penting untuk keberlangsungan hidup masyarakat.

“Setiap menanam pohon sejatinya kita telah menanam doa, dan menanam harapan untuk masa depan anak cucu kita. Hutan dan alam ini adalah warisan paling berharga yang harus tetap kita jaga dan kita lestarikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perkim LH Kebumen H Edi Rianto ST MT menambahkan dalam program ini nantinya desa juga akan dilibatkan untuk ikut melestarikan lingkungan dan hutan dengan pembuatan peraturan desa. Isinya desa ikut berkewajiban menjaga lingkungan dan alam dengan membuat program pendukung. (*/hms)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Arif Sugiyanto berpose bersama dengan pengurus PSMTI. (Foto: Padmo-KebumenUpdate.com)

    Warga Tionghoa Kebumen Bantu 10 Ton Beras, Disalurkan Melalui PMI dan Lazisnu

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.897
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga Tionghoa Kebumen yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen kembali menyerahkan bantuan untuk penanggulangan dampak pandemi Covid-19. Kali ini bantuan yang diserahkan berupa 10 ton beras yang sudah dikemas 5 kg setiap paketnya. Bantuan beras tersebut disalurkan melalui PMI Kebumen dan Laziznu PCNU Kebumen. Bantuan Diterima Oleh Wakil […]

  • Longsor Majenang

    Operasi SAR Longsor Majenang Berlanjut, 20 Korban Longsor Masih Dicari

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 601
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan terus mencari korban tanah longsor di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Petugas melakukan pencarian sejak pagi hingga sore sebelum menghentikan operasi sementara pada pukul 17.00 WIB untuk evaluasi dan penyusunan strategi pencarian hari berikutnya. Hingga pukul 17.00 WIB, tim mencatat perkembangan data korban […]

  • Bina Center UNS Tinjau Program Pemberdayaan Masyarakat PPK Ormawa PGSD Kebumen di Desa Jatimalang

    Bina Center UNS Tinjau Program Pemberdayaan Masyarakat PPK Ormawa PGSD Kebumen di Desa Jatimalang

    • calendar_month Sab, 29 Jul 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.407
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Desa Jatimalang Kecamatan Klirong memiliki potensi lahan subur untuk tumbuhnya beragam tanaman, salah satunya adalah tanaman obat keluarga (toga). Apalagi dalam keseharian masyarakat, toga dibutuhkan untuk pemenuhan kehidupan. Berangkat dari hal tersebut, tim pelaksana Program Peningkatan Kapasitas (PPK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Lingkar Studi Pendidikan (LSP) PGSD Kebumen FKIP UNS mengadakan kegiatan pemberdayaan […]

  • Branding Geopark Kebumen: Gelar Budaya IWAKK Walet Emas Dibanjiri Penonton, Seperti Ini Kemeriahannya

    Branding Geopark Kebumen: Gelar Budaya IWAKK Walet Emas Dibanjiri Penonton, Seperti Ini Kemeriahannya

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 977
    • 0Komentar

    BEKASI (KebumenUpdate.com) – Ribuan perantau asal Kebumen yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Karawang, Cikarang, Tangerang, Depok dan sekitarnya berkumpul di Plaza Patriot Candrabhaga Bekasi untuk meramaikan acara Gelar Budaya Walet Emas 2025, Sabtu 27 September 2025. Selain gelar budaya, acara yang digelar oleh komunitas Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas ini untuk branding […]

  • Desa Lunas Tercepat PBB

    Tiga Desa Ini Lunas Tercepat PBB 2024, Berikut Daftar Peraih BPKPD Awards

    • calendar_month Jum, 26 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.503
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tiga desa di Kabupaten Kebumen meraih BPKPD Awards 2024 untuk kategori Desa Lunas Tercepat PBB 2024. Tiga desa tersebut adalah Desa Kalijering Kecamatan Padureso, Desa Karangduwur Kecamatan Ayah dan Desa Surotrunan, Kecamatan Alian. Penghargaan tersebut diumumkan pada acara Semarak Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah 2024 di Pendopo Kabumian, Kamis 25 Januari 2024. […]

  • Bedagang

    Begadang Bukan Prestasi: Dampak Jam Tidur Berantakan bagi Generasi Digital

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 609
    • 0Komentar

    BANYAK anak muda merasa bangga karena bisa begadang demi kerja, belajar, atau sekadar scroll TikTok hingga dini hari. Tapi faktanya, kurang tidur bukan tanda produktif—justru bisa menjadi sumber banyak masalah kesehatan. Menurut National Sleep Foundation, usia 18–25 tahun butuh setidaknya 7–9 jam tidur per malam. Sayangnya, banyak dari kita hanya tidur 4–5 jam, atau bahkan […]

expand_less