Cegah Longsor Susulan di Desa Clapar, Pemkab Kebumen Bangun Dinding Penahan Tanah Sepanjang 35 Meter
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 49 menit yang lalu
- visibility 54
- comment 0 komentar

KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) — Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, meninjau langsung penanganan jalan terdampak longsor di ruas Karanggayam–Kebakalan, tepatnya di Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Jumat 18 September 2026.
Peninjauan ini dilakukan usai dirinya mengecek pembangunan Jembatan Klanthong dan distribusi air bersih di desa yang sama.
Curah hujan tinggi sejak November 2025 lalu sempat menyebabkan sebagian badan jalan mengalami longsor hingga memicu kekhawatiran warga serta pengguna jalan.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kebumen mengucurkan anggaran senilai Rp1.895.000.000 dari APBD (DAU) Tahun 2026 untuk pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT).
“Perbaikan ini agar akses mobilitas warga dan perekonomian di Karanggayam tidak terganggu. Kami pastikan pembangunannya berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat bisa melintas dengan aman tanpa rasa khawatir,” ujar Bupati Lilis saat meninjau lokasi longsor di Desa Clapar.
Pekerjaan utama ini mencakup pembangunan DPT menggunakan fondasi dan dinding beton sepanjang sekitar 35 meter guna memperkuat tebing serta badan jalan. Langkah tersebut diharapkan dapat memulihkan akses mobilitas warga secara aman dan nyaman.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, rombongan bupati juga melintasi proyek rehabilitasi talud jalan di ruas Karanggayam–Kebakalan yang berada di Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, yang kini telah rampung.
Proyek dengan pagu anggaran sebesar Rp270 juta ini dikerjakan menggunakan konstruksi bronjong sepanjang 24 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter.
Sebelumnya, kerusakan talud di Desa Logandu dipicu oleh hujan deras yang membuat aliran sungai meluap. Derasnya arus air mengikis tebing hingga menyebabkan longsoran yang mengancam keselamatan badan jalan. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar