Presiden Prabowo Panen Udang di BUBK Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 181
- comment 0 komentar

Presiden Prabowo di BUBK Kebumen. (Foto: Hari)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026.
Kunjungan kepala negara kali ini bertujuan untuk memimpin langsung agenda panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK Kebumen) yang berlokasi di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.
Presiden bersama rombongan pejabat kementerian Kabinet Merah Putih tiba di Kecamatan Petanahan menggunakan helikopter kepresidenan dan mendarat di Lapangan Penegar, Desa Karangduwur.
Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut antusias oleh ratusan warga sekitar dan pelajar yang telah memadati area sejak pagi hari.
Presiden Prabowo menyempatkan diri mengitari lapangan menggunakan mobil kepresidenan untuk menyapa dan melambaikan tangan kepada masyarakat.
Sepanjang jalur menuju lokasi acara, iring-iringan konvoi presiden juga disambut riuh para pelajar yang mengibarkan bendera Merah Putih.
Turut hadir menyambut kedatangan Presiden di antaranya Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang didampingi suami Ir Mohammad Yahya Fuad SE, Wakil Bupati Zaeni Miftah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Sekretaris Daerah Edi Rianto, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kebumen.
Setibanya di lokasi BUBK, Presiden Prabowo langsung menuju area kolam untuk memulai prosesi panen raya.
Pada panen raya kali ini, target komoditas udang yang dihasilkan mencapai 75 ton. Sebelumnya, tambak modern ini telah sukses melaksanakan tiga kali panen parsial dengan total akumulasi mencapai 46 ton pada awal Mei lalu, dengan rincian panen pertama 12 ton, kedua 15 ton, dan ketiga 19 ton.
Dalam keterangannya di lokasi acara, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian produktivitas tambak udang di Kebumen yang dinilainya telah mencapai standar tertinggi di tingkat dunia.
“Hasil panen ini berada di tingkat tertinggi, tingkat dunia. Sangat menjanjikan karena satu hektar lahan bisa menghasilkan hingga 40 ton udang. Harganya juga sangat bagus, mencapai Rp70.000 per kilogram atau sekitar Rp70 juta per ton. Ini sangat produktif dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 650 orang,” ujar Presiden Prabowo.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan proyek-proyek produktif yang memberikan nilai tambah nyata bagi rakyat, sekaligus menunda pembangunan yang bersifat fasilitas administratif.
“Kita akan percepat proses pembangunan yang produktif. Produktif artinya menghasilkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja untuk rakyat, serta menambah kekayaan bangsa Indonesia. Jadi, mohon maaf, saat ini kita menunda dahulu pembangunan kantor-kantor,” tegasnya.
Presiden juga memaparkan rencana ekspansi kawasan budidaya serupa di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah berencana membangun tambak seluas 2.000 hektar di Waingapu (NTT), 200 hektar di Gorontalo, dan 14.000 hektar untuk komoditas ikan di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.
“Alhamdulillah, dalam sekitar 19 bulan memimpin pemerintahan, banyak hal yang sudah dicapai terkait swasembada pangan mulai dari beras, jagung, hingga protein seperti telur ayam. Untuk daging mungkin butuh waktu sekitar 4 tahun lagi. Pangan kita relatif aman. Di tengah banyak pertikaian di dunia, kita bersyukur tidak terlibat, tetapi kita harus tetap waspada,” tambah Presiden.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Kebumen.
Bupati Lilis menegaskan kesiapan daerah dalam mendukung penuh program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas kehadirannya di Kebumen. Kedatangan Bapak Presiden menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengoptimalkan sektor perikanan dan kelautan daerah,” ujar Lilis Nuryani.
Bupati Lilis juga menambahkan bahwa keberhasilan BUBK terbukti memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat lokal.
“BUBK Kebumen ini adalah percontohan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah pusat untuk terus mengawal proyek produktif ini agar manfaatnya, baik dalam pemenuhan protein maupun penyerapan tenaga kerja, dapat dirasakan langsung oleh warga Kebumen,” pungkasnya.
Sebagai informasi, BUBK Kebumen merupakan proyek percontohan tambak modern nasional yang diresmikan pertama kali oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, pada 9 Maret 2023.
Kawasan tambak seluas 65 hektar ini juga pernah dikunjungi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk agenda panen udang vaname pada 26 Juni 2023 lalu. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar