Eratnya Hubungan Ponpes Al Kamal dan Keluarga Bupati Kebumen: Membangun Generasi Berilmu dan Berakhlak
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar

KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Penyelenggaraan Pengajian Akbar dan Sholawat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kamal, Tambaksari, pada Jumat 17 April 2026, menjadi momentum spesial yang mengungkap eratnya hubungan sejarah antara pesantren tersebut dengan silsilah keluarga Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.
Ketua Dewan Pimpinan Ponpes Al Kamal, Prof. Dr. Azam Syukur Rahmatullah, dalam sambutannya memaparkan bahwa tokoh-tokoh kunci pendiri dan pengembang pesantren merupakan bagian dari keluarga besar Bupati.
Salah satunya adalah almarhum KH Abu Dardiri, ayah dari Ir. Mohammad Yahya Fuad (suami Bupati Lilis), yang kini diabadikan menjadi nama masjid megah di lingkungan pesantren. Pembangunan Masjid Abu Dardiri tersebut dimulai sejak Januari 2025 dan diproyeksikan segera rampung dalam waktu dekat.
Selain itu, nama Siti Nururrohmah, ibu mertua Bupati Lilis, juga diabadikan sebagai nama madrasah di Ponpes Al Kamal serta sebuah masjid di Gombong.
Estafet kepemimpinan pesantren ini berakar dari sang pendiri, KH Muhammad Sa’ad Nur (ayah sambung Ir. Mohammad Yahya Fuad) dan KH Hayat Ihsan, yang merupakan paman dari Ir Mohammad Yahya Fuad.
“Kami adalah satu keluarga yang bersama-sama berkomitmen melanjutkan perjuangan di Ponpes Al Kamal. Alhamdulillah, hingga saat ini kami tetap rukun dan sentosa mengibarkan panji-panji Al Kamal demi pengabdian kepada masyarakat,” ujar Prof. Azam Syukur, putra KH Hayat Ihsan.
Ia menekankan bahwa keberadaan pesantren tidak dapat dipisahkan dari peran masyarakat. Prof. Azam juga mengungkapkan visi besar pesantren untuk mencetak santri yang memiliki tiga kualifikasi utama: berilmu, ahli ibadah, dan berkecukupan secara ekonomi (kaya).
Menurutnya, kepintaran tanpa ibadah atau ibadah tanpa ilmu tidaklah cukup untuk menghadapi tantangan zaman.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas peran pesantren sebagai benteng moral generasi muda.
Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan zaman, Bupati menegaskan bahwa pesantren adalah tempat terbaik untuk menempa akhlak dan karakter.
“Pesantren adalah tempat belajar agama sekaligus tempat membentuk karakter yang melahirkan generasi kuat secara moral. Mari kita jaga, dukung, dan rawat bersama keberadaan pesantren ini agar terus membawa keberkahan bagi Kabupaten Kebumen,” tutur Bupati Lilis di hadapan ribuan jamaah.
Acara ini turut dihadiri oleh KH Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam) dari Banyumas, para habaib, serta keluarga besar Ponpes Al Kamal dan warga sekitar. Melalui selawat dan tausiyah, kegiatan ini diharapkan menjadi wasilah bagi kemajuan Ponpes Al Kamal sebagai pusat pendidikan Islam yang menyatu dengan denyut nadi masyarakat. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar