Gadis Penderita Kaki Gajah Dirujuk ke RST Surakarta, Sedulur Kebumen Bantu Rp 15,5 Juta
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 10 Nov 2021
- visibility 2.419
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM bersama anggota Sedulur Kebumen foto bersama usai menyerahkan donasi. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gadis bernama Fecillia Maydiana Putri (19) yang menderita penyakit kaki gajah akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Surakarta, Selasa 9 Nopember 2021.
Nasip remaja asal Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan Kebumen tersebut mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan. Termasuk komunitas Sedulur Kebumen yang secara spontan membuka donasi bagi anggotanya.
Donasi yang dibuka selama 12 jam itu mengumpulkan dana Rp 15,5 juta dari dermawan yang tergerak hatinya. Para anggota yang berasal dari berbagai kalangan langsung menyumbang mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Baca Juga: Rumah Ambruk Selesai Dibangun, Darmin: Terima Kasih Pak Bupati dan Sedulur Kebumen
Donasi tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM. Sesepuh Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kebumen Bobyn Soebianto.
Tampak tokoh asal Gombong yang juga Ketua Ikatan Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan juga turut membantu dalam proses rujukan ke RST Slamet Riyadi Surakarta.
Donasi 12 Jam

Wabup Hj Ristawati Purwaningsih SST MM menyerahkan donasi dari Sedulur Kebumen kepada orang tua Fecillia Maydiana Putri. (Foto: Padmo)
Wabup Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM mengapresiasi apa yang sudah dilakukan komunitas Sedulur Kebumen. Hal ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Atas nama Pemkab Kebumen saya mengucapkan terimakasih atas kepedulian yang ditunjukan oleh Sedulur Kebumen. Secara khusus kepada Mayjen (Purn) Ibnu Darmawan yang telah melobi Rumah Sakit Tentara di Solo untuk melakukan pengobatan terhadap Putri dengan menggratiskan semua biaya pengobatan,” ujar Ristawati Purwaningsih.







Saat ini belum ada komentar