Breaking News
light_mode
Beranda » News » Nelayan Meninggal di Tengah Lautan, Ini Penyebabnya

Nelayan Meninggal di Tengah Lautan, Ini Penyebabnya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
  • visibility 3.231
  • comment 0 komentar

AYAH (KebumenUpdate) – Kabar duka dari Pantai Logending, Kecamatan Ayah, Kebumen. Seorang nelayan dilaporkan meninggal dunia di tengah lautan saat sedang mencari ikan, Selasa (2/7/2019) pagi.

Nelayan naas itu diketahui bernama Poniran (39) asal Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele, Kebumen. Nelayan ini meregang nyawa di atas kapal di perairan Pantai Logending sekira pukul 07.39 wib.

Informasi yang diterima KebumenUpdate.com, sebelum kejadian korban bersama dua rekannya sesama nelayan Arfianto (26) dan Sutrisno (40) berangkat melaut menggunakan perahu Mina Samudra 65 dalam kondisi sehat.  Namun di tengah perjalanan, kondisi kesehatannya drop dan merasa lemas.

“Korban merasa tidak nyaman dan pertolongan pertama diberikan oleh rekannya sesama nelayan di atas kapal. Korban minta diolesi minyak kayu putih,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Kompol Suparno.

Baca Juga: Wisatawan Tenggelam di Pantai Suwuk Ditemukan, Begini Kondisinya

Saat temannya menolong, korban merasa mual, muntah-muntah dan terkulai lemas di atas perahu. Dalam situasi yang panik, kedua temannya menghubungi tim SAR untuk dievakuasi ke daratan agar mendapatkan pertolongan. Sayangnya nyawa nelayan itu tak terselamatkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Polsek Ayah, Satuan Polairud Polres Kebumen dan tim medis Puskesmas Ayah tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena penyakit serangan jantung, karena pada bagian dada membiru.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” Kompol Suparno menandaskan. (win/ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat. (Foto: Istimewa)

    Peringati Milad Ke-26 Tahun, Stikes Muhammadiyah Gombong Siap Jadi Universitas

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.235
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kabupaten Kebumen memperingati milad ke-26 tahun. Peringatan milad digelar bersamaan dengan acara halal bi halal di aula kampus setempat, Selasa 9 Juni 2020. Dalam acara itu, Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam rangka perubahan menjadi […]

  • Banyak Pohon Tumbang saat Hujan Angin di Kebumen, Relawan PMI Kebumen Turun Tangan

    Banyak Pohon Tumbang saat Hujan Angin di Kebumen, Relawan PMI Kebumen Turun Tangan

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.937
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Kebumen, Sabtu 9 Maret 2024 sejak siang hingga sore. Akibatnya, puluhan rumah rusak tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang. Selanjutnya Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen berkoordinasi dengan BPBD Kebumen untuk evakuasi dan penanganan seperti yang dijelaskan Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana dan Relawan PMI Kebumen, […]

  • Machine Learning

    Pemanfaatan Machine Learning dalam Dunia Kesehatan

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.500
    • 0Komentar

    Analisis  Risiko Kematian Pasien COVID-19 Berdasarkan Data Klinik, Obat, dan Laboratorium Oleh: Dr Apt Muh Husnul Khuluq MFarm* SAAT ini, dunia kesehatan sedang menghadapi tantangan besar dalam hal penanganan data dan informasi medis yang semakin kompleks. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan penanganan masalah kesehatan adalah kemampuan untuk mengelola data besar (big data) secara efektif. […]

  • “Runmadan 2025”: Ajang Pemuda Kebumen Salurkan Energi Positif di Bulan Ramadan

    “Runmadan 2025”: Ajang Pemuda Kebumen Salurkan Energi Positif di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 921
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bulan Ramadan, yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif, kerap kali ternoda oleh aksi tawuran remaja. Melihat fenomena ini, komunitas pemuda “Suara Muda” berinisiatif menggelar lomba lari “Runmadan 2025”, sebuah ajang yang diharapkan dapat mengalihkan energi negatif menjadi kegiatan bermanfaat. Digelar untuk pertama kalinya di Kebumen, “Runmadan 2025” sukses menarik perhatian 202 peserta […]

  • Dori Sambal Matah, Menu Bukber di Beranda Eatery yang Pedasnya Nampol

    Dori Sambal Matah, Menu Bukber di Beranda Eatery yang Pedasnya Nampol

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 6.180
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beranda Eatery, cafe kekinian di Kebumen yang mengusung konsep A Piece of Hometown Stories menyajikan berbagai menu makanan berat baik Western, Asian, atau Indonesian. Tersedia juga berbagai kudapan, pasta, atau dessert. Untuk minuman, Beranda Eatery menawarkan beragam jenis mulai dari coffe, manual brew, milk based, mocktail, tea, ataupun blended. Baca juga: Tujuh Café […]

  • Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    Manisnya Panen, Harunya Perpisahan: Inovasi Hidroponik Warnai Kelulusan SMK Ristek Rowokele

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.937
    • 0Komentar

    ROWOKELE (KebumenUpdate.com) – Ada yang segar dan membanggakan di SMK Ristek Rowokele pada Sabtu 10 Mei 2025 lalu. Bersamaan dengan momen haru kelulusan dan pelepasan siswa angkatan ke-X Tahun Ajaran 2024/2025, sekolah ini juga menggelar panen perdana melon hidroponik yang merupakan hasil dari pilot project Ristek Farm. Sebuah inovasi manis yang tak hanya menjadi kebanggaan […]

expand_less