Mubeng Kebumen, Bupati Promosikan Kebun Anggur Desa Trisnorejo
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 23 Des 2021
- visibility 2.630
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama Wakil Bupati Hj Ristawati Purwaningsih SST MM mengunjungi kebun anggur di Desa Trisnorejo. (Foto: Istimewa)
PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Berbagai upaya untuk mempromosikan potensi desa di Kabupaten Kebumen. Bupati H Arif Sugiyanto SH mengadakan safari bertajuk Mubeng Kebumen untuk mempromosikan potensi desa.
Desa Trisnorejo, Kecamatan Petanahan pertama kali mendapatkan kunjungan orang nomor satu di Kebumen tersebut, Rabu 22 Desember 2021. Desa Tresnorejo terkenal dengan kebun anggurnya.
“Warga di sini ramai-ramai menanam anggur. Ini jika dikelola lebih serius lagi, bisa melahirkan desa wisata agrobisnis,” ujar Bupati Arif Sugiyanto di sela-sela kunjungannya.
Belum lagi kebudayaan di desa tersebut juga cukup kental. Ada jamjaneng, kuda kepang, rumah tari juga yang bisa dipadukan dalam satu paket wisata desa.
Baca Juga: Inspiratif, Warga Logede Sulap Pekarangan Menjadi Taman Buah
Bupati Arif menambahkan, Pemkab Kebumen melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan sengaja membuat kegiatan Mubeng Kebumen untuk mempromosikan segala potensi yang ada di desa. Baik dari sisi kearifan budaya, sumber daya alamnya dan juga kemajuan sumber daya manusianya.
“Dengan Mubeng Kebumen kami ingin membangkitkan lagi semangat gotong royong, semangat untuk menghidupkan kembali budaya masyarakat desa yang dikenal dengan kearifannya,” ujarnya.
Bupati menyebut terdapat 449 desa di Kebumen. Semuanya memiliki potensi yang berbeda-beda bisa berkembang. Bupati ingin bisa berkunjung ke semua desa agar semakin mengetahui apa saja potensi-potensi yang bisa digali dari desa untuk kesejahetaraan masyarakatnya.
Pemberdayaan Masyarakat
Di masa kepemimpinannya, dia bertekat melepaskan Kebumen dari predikat kabupaten termiskin di Jateng. Berbagai program pemerintah terus diarahkan dalam hal pemberdayaan masyarakat. Salah satunya Mubeng Kebumen dengan mempromosikan potensi desa ke masyarakat.
“Kita promosikan potensi desa melalui sarana publikasi yang sudah disediakan di Dinas Kominfo. Kegiatan ini akan terus berlanjut. Desa-desa tidak harus mewah-mewah untuk mengadakan kegiatan ini, kita bisa berbincang-bincang santai atau ngopi bareng dengan warga. Itu sudah cukup yang penting ada potensi ditampilkan,” jelasnya.
Baca Juga: Malika Farm Sukses Budidayakan Golden Melon dengan Sistem Fertigasi Hidroponik
Sebelumnya, Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mitra Jaya, Desa Tresnorejo Sumarmo Agus Setiono menyampaikan bahwa terdapat tiga dusun yang akan diinovasi dengan tidak hanya menanam anggur tetapi juga jeruk.
Mengutip dari wiradesa.co, jenis anggur yang ditanam meliputi anggur impor dan anggur lokal. Seperti carival, moondrop, trans, dixon, livia dan banana. Di lokasi juga dijual bibit anggur. Bahkan warga Desa Clebok sudah melakukan panen perdana buah anggur dengan hasil sekitar 25 kg.
“Banyak pengunjung yang datang mengaku heran karena tanaman anggur bisa tumbuh subur di desa itu. Padahal biasanya buah anggur hanya tumbuh di beberapa daerah tertentu saja,” katanya.







Saat ini belum ada komentar