Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Diabetes dan Perubahan Iklim; Tantangan Global yang Saling Berhubungan

Diabetes dan Perubahan Iklim; Tantangan Global yang Saling Berhubungan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
  • visibility 1.471
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Perubahan iklim saat ini nyata adanya dan memiliki dampak bagi kesehatan. National Center for Biotechnology Information (NCBI) Amerika Serikat menyebutkan, peningkatan suhu dan cuaca ekstrim akibat perubahan iklim global dapat meningkatkan risiko masyarakat menjadi lebih mudah sakit atau bahkan mengalami kematian, terutama bagi para penderita diabetes yang memiliki komplikasi kardiovaskular.

Tidak hanya itu, para penderita diabetes cenderung mengalami dehidrasi dan heatstroke (serangan stroke akibat gelombang panas) ketika suhu lingkungan meningkat, sehingga berisiko mengalami masalah kesehatan kardiovaskuler dan bahkan serangan jantung.

Risiko Obesitas dan Diabetes Meningkat

Dokter Dicky Tahapary PhD SpPD-KEMD, Staff Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI merujuk riset dari International Diabetes Federation menyebutkan bahwa diabetes dan perubahan iklim merupakan dua tantangan global yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan perlu diperhatikan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

“Di sisi lain, perubahan iklim juga memberikan dampak tidak langsung dengan peningkatan risiko diabetes. Dimana produksi bahan makanan segar berkualitas berkurang sehingga cenderung mengonsumsi produk makanan olahan yang tinggi gula dan kalori. Sehingga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes,” ujar saat Meet the Expert dalam rangkaian #BeatDiabetes Online Festival 2021.

Edukasi Anak Muda Indonesia Sadar Risiko Diabetes

Pendiri Komunitas Sobat Diabet dr Rudy Kurniawan SpPD menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, Sobat Diabet hadir dan secara konsisten mengedukasi anak muda Indonesia agar sadar bahwa diabetes, khususnya diabetes tipe 2 semakin banyak menyerang anak muda, khususnya di Asia.

Sebuah review yang dipublikasikan pada jurnal Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa usia seseorang terdiagnosis diabetes diketahui lebih muda pada orang Asia, dibandingkan dengan orang Amerika dan Eropa.

“Penelitian lain menunjukkan bahwa satu dari lima penderita diabetes yang dipelajari ternyata terdiagnosis terkena diabetes pada usia di bawah 40 tahun. Diabetes bisa dicegah apabila anak muda Indonesia sadar akan risikonya serta menjalani gaya hidup sehat,” katanya.

Anak Muda Jalani Hidup Sehat

Yang menarik, kata dr Rudy Kurniawan dari sebuah survey independen yang berhasil menjaring 129 responden anak muda Indonesia berusia 20-34 tahun mengenai persepsi terhadap risiko diabetes, perubahan iklim dan hubungan antara keduanya ditemukan bahwa hanya 16,3% anak muda Indonesia yang percaya dirinya memiliki kemungkinan terkena diabetes sebesar 70-100%.

Ironisnya, 85,2% anak muda di Indonesia setuju dan sangat setuju bahwa perubahan iklim sudah terjadi. Namun hanya 47,3% anak muda di Indonesia setuju dan sangat setuju bahwa ada hubungan antara perubahan iklim dan diabetes.

Baca Juga: Tak Punya Biaya Berobat, Gadis Ini Enam Bulan Terbaring di Tempat Tidur

Data ini mengindikasikan bahwa kesadaran anak muda akan lingkungan terkait perubahan iklim lebih tinggi dibandingkan dengan kesadaran akan risiko diabetes. Padahal diabetes bisa dicegah apabila anak muda Indonesia sadar akan risikonya serta menjalani gaya hidup sehat.

“Oleh karena itu, Sobat Diabet dan Tropicana Slim secara konsisten berusaha meningkatkan kesadaran akan risiko diabetes di kalangan,” ujarnya. (*/ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemulangan Jenazah Sri Rahayu Ditanggung Perusahaan, Ini Kronologi Kejadian yang Menimpanya

    Pemulangan Jenazah Sri Rahayu Ditanggung Perusahaan, Ini Kronologi Kejadian yang Menimpanya

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.843
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Upaya fasilitasi pemulangan jenazah Sri Rahayu (21), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen yang meninggal di Hokkaido, Jepang, terus dikawal. Seluruh biaya penanganan dan pengiriman jenazah dari Jepang hingga ke tanah air dipastikan ditanggung sepenuhnya oleh pihak perusahaan tempat korban bekerja. Kepastian ini diperoleh setelah perwakilan Balai […]

  • Ahmad Luthfi

    Pengusaha Taiwan Hibahkan Dua Mobil Layanan Speling di Jateng

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendapat dukungan dari Taiwan Business Club Central Java Indonesia (TBCCJI). Pengusaha asal Taiwan itu menghibahkan dua unit kendaraan, masing-masing satu mobil pelayanan Speling dan satu unit ambulans, untuk memperkuat layanan kesehatan keliling di Jateng. Perwakilan TBCCJI, Mark Huang, menyebut […]

  • Korban Tersambar Kereta Api

    Tersambar Kereta Api di Prembun, Warga Purworejo Meninggal

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.229
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria warga Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, Purworejo meninggal dunia setelah tersambar Kereta Api Barang KA 299C Parcel Selatan, Minggu 18 Desember 2022. Korban bernama Sarwono tersambar kereta api yang melintas sekitar pukul 01.54 WIB.  Jasad korban tergeletak di Km. 469+8/9 Petak Prembun-Butuh persisnya di Desa Tunggalroso, Kecamatan Prembun, Kebumen. Baca Juga: Pemuda […]

  • Tuntaskan Program Edukasi Sekolah Bumi, Peserta Kunjungi Hutan Mangrove Ayah dan Gua Jatijajar

    Tuntaskan Program Edukasi Sekolah Bumi, Peserta Kunjungi Hutan Mangrove Ayah dan Gua Jatijajar

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 7.308
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Sesi akhir dari rangkaian program edukasi sekolah bumi yang digelar BP Geopark Kebumen bersama Kebumen Geopark Youth Forum (KGYF), peserta diajak mengunjungi situs biologi hutan mangrove Ayah dan situs geologi Gua Jatijajar, Minggu 4 Agustus 2024. Beruntung sekali saya masih bisa berpartisipasi di pertemuan terakhir ini setelah Sulkhanudin–Wakil Ketua 2 KGYF–menginformasikan kepada […]

  • Inovasi Pelayanan RSUD dr Soedirman Disampaikan Saat Silaturahmi dengan Insan Pers

    Inovasi Pelayanan RSUD dr Soedirman Disampaikan Saat Silaturahmi dengan Insan Pers

    • calendar_month Jum, 27 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.342
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Inovasi pelayanan di RSUD dr Soedirman khususnya yang menyangkut komunikasi dan informasi pelayanan kesehatan kepada masyarakat, disampaikan dalam acara silaturahmi antara RSUD dr Soedirman dengan insan pers yang dilaksanakan pada Jumat 27 Mei 2022. Bertempat di Resto Lesehan Gendut Taman, acara dimulai pukul 10.30 WIB dan dihadiri oleh Direktur RSUD dr Soedirman […]

  • Persak Kebumen

    Persak Kebumen Awali Liga 4 Jawa Tengah, Jamu Persik Kendal di Purworejo

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    PURWOREJO (KebumenUpdate.com) – Persak Kebumen mengawali laga di Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026, Sabtu, 3 Januari 2026. Persak menjamu Persik Kendal pada laga pembuka penyisihan grup di Stadion Sarwo Edhi Wibowo, Purworejo kick off pukul 15.00 WIB. Kedua tim tampaknya bakal membidik poin penuh demi mengamankan posisi klasemen grup. Sebab laga pembuka sangat menentukan […]

expand_less