Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Diabetes dan Perubahan Iklim; Tantangan Global yang Saling Berhubungan

Diabetes dan Perubahan Iklim; Tantangan Global yang Saling Berhubungan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
  • visibility 1.493
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Perubahan iklim saat ini nyata adanya dan memiliki dampak bagi kesehatan. National Center for Biotechnology Information (NCBI) Amerika Serikat menyebutkan, peningkatan suhu dan cuaca ekstrim akibat perubahan iklim global dapat meningkatkan risiko masyarakat menjadi lebih mudah sakit atau bahkan mengalami kematian, terutama bagi para penderita diabetes yang memiliki komplikasi kardiovaskular.

Tidak hanya itu, para penderita diabetes cenderung mengalami dehidrasi dan heatstroke (serangan stroke akibat gelombang panas) ketika suhu lingkungan meningkat, sehingga berisiko mengalami masalah kesehatan kardiovaskuler dan bahkan serangan jantung.

Risiko Obesitas dan Diabetes Meningkat

Dokter Dicky Tahapary PhD SpPD-KEMD, Staff Divisi Endokrin, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI merujuk riset dari International Diabetes Federation menyebutkan bahwa diabetes dan perubahan iklim merupakan dua tantangan global yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan perlu diperhatikan oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia.

“Di sisi lain, perubahan iklim juga memberikan dampak tidak langsung dengan peningkatan risiko diabetes. Dimana produksi bahan makanan segar berkualitas berkurang sehingga cenderung mengonsumsi produk makanan olahan yang tinggi gula dan kalori. Sehingga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes,” ujar saat Meet the Expert dalam rangkaian #BeatDiabetes Online Festival 2021.

Edukasi Anak Muda Indonesia Sadar Risiko Diabetes

Pendiri Komunitas Sobat Diabet dr Rudy Kurniawan SpPD menyampaikan bahwa selama bertahun-tahun, Sobat Diabet hadir dan secara konsisten mengedukasi anak muda Indonesia agar sadar bahwa diabetes, khususnya diabetes tipe 2 semakin banyak menyerang anak muda, khususnya di Asia.

Sebuah review yang dipublikasikan pada jurnal Endocrinology and Metabolism menyatakan bahwa usia seseorang terdiagnosis diabetes diketahui lebih muda pada orang Asia, dibandingkan dengan orang Amerika dan Eropa.

“Penelitian lain menunjukkan bahwa satu dari lima penderita diabetes yang dipelajari ternyata terdiagnosis terkena diabetes pada usia di bawah 40 tahun. Diabetes bisa dicegah apabila anak muda Indonesia sadar akan risikonya serta menjalani gaya hidup sehat,” katanya.

Anak Muda Jalani Hidup Sehat

Yang menarik, kata dr Rudy Kurniawan dari sebuah survey independen yang berhasil menjaring 129 responden anak muda Indonesia berusia 20-34 tahun mengenai persepsi terhadap risiko diabetes, perubahan iklim dan hubungan antara keduanya ditemukan bahwa hanya 16,3% anak muda Indonesia yang percaya dirinya memiliki kemungkinan terkena diabetes sebesar 70-100%.

Ironisnya, 85,2% anak muda di Indonesia setuju dan sangat setuju bahwa perubahan iklim sudah terjadi. Namun hanya 47,3% anak muda di Indonesia setuju dan sangat setuju bahwa ada hubungan antara perubahan iklim dan diabetes.

Baca Juga: Tak Punya Biaya Berobat, Gadis Ini Enam Bulan Terbaring di Tempat Tidur

Data ini mengindikasikan bahwa kesadaran anak muda akan lingkungan terkait perubahan iklim lebih tinggi dibandingkan dengan kesadaran akan risiko diabetes. Padahal diabetes bisa dicegah apabila anak muda Indonesia sadar akan risikonya serta menjalani gaya hidup sehat.

“Oleh karena itu, Sobat Diabet dan Tropicana Slim secara konsisten berusaha meningkatkan kesadaran akan risiko diabetes di kalangan,” ujarnya. (*/ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • UNS

    Regenerasi Pokdarwis Sidowarno: Lestarikan Wayang dengan Sentuhan Teknologi

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    KLATEN (KebumenUpdate.com) – Upaya melestarikan budaya wayang kulit terus digencarkan oleh masyarakat Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Kali ini, regenerasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bengawan Solo Bersinar mendapat sentuhan berbeda melalui kolaborasi dengan dosen dan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo serta UNS Kebumen. Program ini dikemas dalam bentuk Fun STEAM Learning yang memadukan […]

  • Perusahaan Tempat Bekerja PMI Asal Kebumen di Jepang Gelar Perpisahan, Pemerintah Kawal Pemulangan

    Perusahaan Tempat Bekerja PMI Asal Kebumen di Jepang Gelar Perpisahan, Pemerintah Kawal Pemulangan

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Proses fasilitasi dan pemulangan jenazah Sri Rahayu (21), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen yang meninggal dunia di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pihak perusahaan tempat korban bekerja di sektor pertanian bersama komunitas lokal di Hokkaido telah menggelar acara perpisahan dan penghormatan terakhir […]

  • Salat Id di Alun-alun Kebumen: Isi Khotbah Tekankan Pentingnya Iman, Akhlak, dan Teknologi

    Salat Id di Alun-alun Kebumen: Isi Khotbah Tekankan Pentingnya Iman, Akhlak, dan Teknologi

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.344
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H bersama keluarga besar di Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat 20 Maret 2026. Kehadiran Bupati didampingi oleh sang suami, Ir. Mohammad Yahya Fuad, S.E., serta putra-putrinya, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika dan Khalisha Adelia Aziza. Pelaksanaan ibadah tahunan ini berlangsung khidmat dengan Ustaz Alif Muharom […]

  • Kopi Sakiyo Pejagoan

    Kopi Sakiyo, Coffee Shop Baru di Pejagoan. Kopi Pulang Kampung Jadi Signature

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.387
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Info terbaru buat kalian yang suka ngopi. Ada coffee shop baru yang lagi hits abis nih. Tempatnya asik buat nongkrong rame-rame sama sahabat, keluarga, atau doi kamu. Namanya Kopi Sakiyo, dan lokasinya juga gak sembarangan, tepatnya di Jalan Ronggowarsito Nomor 5 Pejagoan, di seberang kampus Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen. Tempatnya bener-bener […]

  • Puncak Acara HPN 2023 dan HUT ke-77, PWI Kebumen Gelar Resepsi dan Sarasehan

    Puncak Acara HPN 2023 dan HUT ke-77, PWI Kebumen Gelar Resepsi dan Sarasehan

    • calendar_month Sel, 7 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.841
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 dan HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-77 di Kabupaten Kebumen digelar dengan acara resepsi dan sarasehan. Mengangkat tema Pers Bebas Demokrasi Bermartabat, resepsi dan sarasehan berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen, Selasa 7 Maret 2023. Baca juga: Tasyakuran HPN 2023: Tantangan Pers ke Depan Adapun […]

  • Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Sempor Terbakar

    Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Sempor Terbakar

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.337
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Peringatan bagi siapa saja agar selalu mematikan kompor usai memasak. Jangan sampai kebakaran yang terjadi di Desa/Kecamatan Sempor, Kebumen terulang. Gegara lupa mematikan kompor gas setelah memasak, rumah milik Haryanto (35) di Desa/Kecamatan Sempor terbakar. Tidak ada korban jiwa namun bagian atap rumah dan dapur dilalap si jago merah. Peristiwa kebakaran itu […]

expand_less