Jangan Terlewat! Tradisi Pacuan Kuda Bupati Kebumen Cup Kembali Digelar Maret 2026
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 23 Feb 2026
- visibility 2.269
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tradisi turun-temurun Pacuan Kuda Ambal dipastikan kembali menyapa masyarakat. Ajang bergengsi bertajuk Bupati Kebumen Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Lapangan Krido Turonggo Desa Kaibonpetangkuran Kecamatan Ambal, pada 24 hingga 26 Maret 2026.
Hal ini terungkap dalam audiensi Panitia Pacuan Kuda Ambal bersama Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, di ruang kerja kompleks Rumah Dinas Bupati, Senin 23 Februari 2026.

Audiensi Panitia Pacuan Kuda Bupati Kebumen Cup 2026. (Foto: Hari)
Ketua Panitia, Sodikul Anwar, hadir didampingi Ketua Pordasi Kebumen, Setyo Mujiono, dan Plt. Camat Ambal, Agung Cahyono.
Sodikul Anwar menjelaskan bahwa event ini bukan sekadar ajang adu cepat, melainkan ikon sport tourism yang menarik minat peserta nasional. Hingga saat ini, sekitar 170 ekor kuda dari Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, hingga Kalimantan Selatan dan Sulawesi telah mengonfirmasi kehadiran mereka.
“Peserta (kuda) dari luar daerah bahkan sudah mulai berdatangan di Ambal. Untuk kelas yang dipertandingkan masih sama seperti tahun sebelumnya, mulai dari Kelas F (1.000 meter) hingga kelas tertinggi, yaitu Kelas A Terbuka dengan jarak tempuh 2.000 meter,” papar Sodikul.
Selain gengsi, panitia juga meningkatkan nilai hadiah tahun ini demi menjaga daya tarik kompetisi agar setara dengan event serupa di daerah lain. Makin Tahu Indonesia
Dukungan Penuh Bupati Lilis untuk Pacuan Kuda Ambal
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyambut hangat rencana ini dan menyatakan dukungan penuhnya. Mengingat ia sempat hadir langsung pada gelaran tahun lalu, ia menekankan pentingnya aspek promosi dan keselamatan.
“Saya minta promosi digencarkan agar masyarakat terhibur. Hal yang tidak kalah penting adalah faktor safety, baik bagi penonton maupun keamanan kudanya sendiri,” tegas Bupati Lilis.
Harapan Trek Permanen
Di sisi lain, panitia mengungkapkan kebanggaannya bahwa Lapangan Ambal merupakan salah satu lintasan pacuan kuda lokal terbaik di Jawa Tengah. Mengingat sejarahnya yang panjang sejak era 1950-an, panitia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan agar trek tersebut dipatenkan menjadi lintasan permanen.
“Ini adalah tradisi yang sudah ada sejak zaman ayah saya kecil. Harapan kami, jika trek ini dipermanenkan, kelestarian tradisi akan terjaga, ekonomi warga lokal terangkat, dan sektor pariwisata Kebumen semakin kuat,” pungkas Sodikul.







Saat ini belum ada komentar