UNIMUGO Wujudkan Kampus Berdampak Lewat KKN-MAs 2026
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar

Mahasiswa UNIMUGO peserta KKN-MAs 2026 foto bersama sebelum berangkat. (Foto: Dok. Humas UNIMUGO)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) melepas 75 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah–’Aisyiyah (KKN-MAs) Tahun 2026. Pelepasan kegiatan yang mengusung tema “Mengabdi, Berkarya, dan Berdampak” itu dilaksanakan di Kampus UNIMUGO, Senin, 27 Juli 2026.
Keikutsertaan program KKN-MAs menunjukkan komitmen UNIMUGO sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta semangat pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat.
KKN-MAs merupakan program pengabdian masyarakat berskala nasional yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA). Pada tahun ini lokasi KKN-MAs 2026 di Kabupaten Malang.
Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai PTMA di Indonesia untuk belajar lintas budaya dan disiplin ilmu, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan berbagai solusi inovatif bagi masyarakat melalui dakwah pencerahan, pemberdayaan, dan penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Pelaksanaan KKN ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan proses pembelajaran nyata dalam membangun kepedulian sosial, kepemimpinan, dan kemampuan mahasiswa untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Rektor UNIMUGO Prof Dr Sofyan Anif MSi dalam amanatnya menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi duta terbaik universitas sekaligus agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya program kerja yang terlaksana, tetapi juga dari dampak positif yang mampu dirasakan masyarakat setelah program tersebut berakhir.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa UNIMUGO harus hadir dengan semangat melayani, bekerja bersama masyarakat, serta mampu mengembangkan potensi lokal melalui inovasi dan kolaborasi. Selain menjaga nama baik almamater, mahasiswa juga diharapkan menjadi teladan dalam sikap, etika, dan implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan selama menjalankan pengabdian.
Ruang Belajar yang Sesungguhnya Bagi Mahasiswa
Sementara itu, Wakil Rektor I UNIMUGO Dr Isma Yuniar MKep mengingatkan bahwa KKN merupakan ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa. Di tengah masyarakat, mahasiswa dituntut untuk mampu beradaptasi, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama dengan berbagai pihak, serta mengimplementasikan kompetensi akademik dalam menyelesaikan persoalan nyata.
Menurutnya, pengalaman selama KKN akan menjadi bekal berharga dalam membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, empati sosial, dan kemampuan memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat.








Saat ini belum ada komentar