Remaja Hanyut Saat Berenang Seberangi Sungai Lukulo
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 24 Feb 2022
- visibility 1.207
- comment 0 komentar

Lokasi kejadian remaja tenggelam di SungaiLukulo . (Foto: Istimewa)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Seorang remaja bernama Ahmad Paryudi (17) warga Dukuh Pagak, Desa Kedungwinangun, Kecamatan Klirong, Kebumen dilaporkan hanyut di Sungai Lukulo. Peristiwa itu terjadi Rabu 23 Februari 2022 sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu korban akan menyeberang sungai dengan cara berenang untuk bermain bola di Kelurahan Tamanwinangun, Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres AKP Tugiman menjelaskan, korban yang hendak potong kompas dengan berenang. Naas saat berada di tengah sungai tiba-tiba hilang terbawa arus.
“Sampai saat ini korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sekitar hilangnya korban,” jelas AKP Tugiman.
Baca Juga: Truk Pengangkut Beton Terguling di Sungai Lukulo, Butuh Empat Jam Evakuasi Sopir
Menurut keterangan sejumlah saksi, korban menyebrang sungai dengan posisi tangan satu memegang baju agar tidak basah. Kuat dugaan, korban tidak bisa menguasai derasnya air sungai sehingga membuat dirinya hanyut dan tenggelam.
“Saat kejadian, diperkirakan kedalaman air sungai kurang lebih 5 meter dengan arus cukup deras,” ujarnya.
Tiga Bocah

Tim SAR gabungan melakukan pencarian. (Foto: BPBD Kebumen)
Sementara itu, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban kedua di hari kedua pencarian kasus tenggelam di Dermaga Jojok Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap I Nyoman Sidakarya menjelaskan korban ditemukan atas nama Tomi Hasan (11), Selasa 22 Februari 2022 pukul 13.00 WIB. Lokasi penemuan korban sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.
Sebelumnya dikabarkan tiga bocah tenggelam saat sedang bermain air di Dermaga Jojok Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah Kabupaten Cilacap, Senin 21 Februari 2022 sore. Diketemukannya korban kedua maka operasi SAR masih terus dilakukan dengan penyisiran di atas permukaan air untuk mencari korban ketiga.







Saat ini belum ada komentar