Review Film Ghost in the Cell: Wajib Baca! Tanpa Spoiler!
- account_circle Hanny Garnet
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 93
- comment 0 komentar

Poster film Ghost in the Cell. (Foto: m.21cineplex.com)
JUJUR, awalnya saya mengira Ghost in the Cell bakal jadi film horor “klasik” penuh setan, jumpscare, dan suasana gelap seperti karya Joko Anwar sebelumnya, Pengabdi Setan.
Apalagi melihat deretan pemainnya yang diisi aktor-aktor besar, makin bikin ekspektasi saya tinggi dan penasaran banget.
Sebelum nonton, saya sempat menebak: “Ini pasti horor penjara yang isinya hantu-hantu serem.”
Tapi ternyata… saya salah.
Dan justru itu yang bikin film ini menarik.
Film ini tidak sekadar menyuguhkan horor dari sosok hantu, tapi lebih ke horor situasi dan tekanan hidup di dalam penjara. Kita diajak masuk ke dunia yang keras, di mana hidup terasa seperti di hutan. Siapa yang kuat, dia yang bertahan. Siapa yang lemah, siap-siap tersingkir.
Rasa “ngilu”-nya bukan cuma dari hal mistis, tapi dari kondisi yang tidak nyaman, tegang, dan kadang terasa sangat realistis.
Yang bikin makin unik, film ini juga punya sentuhan komedi. Awalnya saya sempat bingung horor tapi kok tumbenan Joko Anwar bikin horor komedi. Seriusan ada lucunya? Bahkan sempat kepikiran apakah akan seperti Agak Laen.
Tapi ternyata tidak. Komedinya tetap ada, tapi tidak menghilangkan rasa tegang. Justru jadi penyeimbang yang bikin film ini terasa beda dari horor kebanyakan.
Di tengah kerasnya kehidupan penjara, ada juga sisi emosional tentang kerinduan pada keluarga dan kehidupan di luar. Memang tidak banyak, tapi cukup untuk bikin penonton ikut merasakan.
Karakter para tahanan dan sipir juga kuat banget. Ada sosok penjaga yang sukses bikin emosi penonton yang bikin kita refleks mikir, “Belagu banget sih orang ini!”
Di sepanjang film diselipi dengan kritik sosial, sindiran keras terhadap sistem korup di negara ini, termasuk menelanjangi bagaimana bobroknya mental sebagian pejabat di Lapas.
Dan di sinilah kekuatan film ini: aktingnya solid semua, bahkan sampai ke pemain pendukung.
Pemain Film
Deretan pemain yang tampil di film ini memang bukan kaleng-kaleng, di antaranya:
- Abimana Aryasatya
- Tora Sudiro
- Lukman Sardi
- Aming Sugandhi
- Morgan Oey
- Endy Arfian
- Danang Suryonegoro
- Mike Lucock (dan masih banyak aktor lain yang ikut menghidupkan cerita)
Tayang
Film Ghost in the Cell mulai tayang di bioskop Indonesia pada 16 April 2026
Kesimpulan: Film ini benar-benar tidak membosankan. Alurnya bikin penasaran, suasananya kuat, dan horornya terasa beda bukan sekadar nakut-nakutin, tapi juga bikin tidak nyaman secara psikologis.
Recommended banget buat kamu yang:
- Suka horor
- Tapi bosan dengan horor yang itu-itu saja
- Mau sensasi nonton yang lebih “ngena” dan beda
Film ini bukan horor kacangan! Makin tahu Indonesia
- Penulis: Hanny Garnet
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar