Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kemiskinan Ekstrem di Kebumen Turun 0,7 Persen

Kemiskinan Ekstrem di Kebumen Turun 0,7 Persen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
  • visibility 2.419
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Berdasarkan hasil evaluasi kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah, angka kemiskinan ekstrem di Kebumen tahun 2021-2022 turun sebesar 0,7 persen.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng Adhi Wiriana, hal ini menjadi yang terbesar di lima kabupaten yang masuk katagori kemiskinan ekstrem di Jateng.

“Hal ini sebagai pencapaian yang baik dari hasil kinerja pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan kemiskinan masyarakat Kebumen,” ujar Adhi Wiriana saat audensi dengan Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH di Pendopo Kabumian, Senin 30 Mei 2022.

Baca Juga: Kepala BPS RI di Kebumen, Penanganan Kemiskinan Ekstrem Harus dengan Cara Berbeda

Dari hasil evaluasi BPS, Kebumen menjadi kabupaten yang mengalami angka penurunan paling besar dari lima kabupaten yang masuk dalam kantong kemiskinan ekstrem di Jateng. Lima kabupaten yang termasuk dalam kemiskinan ekstrem di Jateng yakni Banyumas, Brebes, Kebumen, Pemalang, dan Banjarnegara.

“Sedangkan dari lima kabupaten itu, Pemalang malah mengalami kenaikan angka kemiskinannya,” ujarnya.Ini

Ini Penjelasan Kemiskinan Ekstrem

Jika upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Kebumen on the track, Adhi yakin pada 2024 nanti, bukan hal yang tidak mungkin kemiskinan ekstrem di Kebumen bakal turun menjadi 0 persen.

“Yang disebut kemiskinan ekstrem ialah keluarga yang penghasilannya sehari di bawah Rp 15.000. Sedangkan kategori miskin mereka keluarga yang penghasilannya di bawah Rp 25.00 sehari. Jika upaya dari Pemkab ini terus konsisten on the track, saya yakin di 2024 kemiskinan ekstrem di Kebumen bisa 0 persen,” terangnya.

Baca Juga: Bupati Targetkan 2022 Kebumen Zero Kemiskinan Akut, Begini Caranya

Inspektur Utama BPS Pusat Ahmad Jaelani menambahkan, sebenarnya persoalan kemiskinan ini tolok ukurnya tidak bisa dibebankan pada pimpinan daerah saat ini. Karena kemiskinan itu sudah ada sejak lama, dan startnya di angka yang tidak bisa diubah.

“Pemda itu punya tahapan-tahapanya. Ketika pimpinan daerah itu startnya dari mana, itu tentu start tidak bisa diubah, karena dia dalam posisi menerima estafet dari kepemimpinan sebelumnya. Karena itu, perlu melakukan lompatan-lompatan yang strategis,” ujarnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Aspirasi

    Alat Olahraga Aspirasi Anggota DPR Utut Adianto Diserahkan ke Desa dan Pesantren

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bantuan sarana dan prasarana alat olahraga dari Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui aspirasi Anggota DPR RI Drs Utut Adianto disalurkan. Bantuan sarana prasarana olahraga yang diserahkan meliputi sarpras badmint on, bola volly, tenis meja, sepak bola dan futsal. Terdapat dua paket bantuan sarpras alat olahraga. Pertama diterima oleh pemerinta Desa Tanjungsari Kecamatan […]

  • Sah! 1 KTP Peroleh Subsidi Motor Listrik Rp 7 Juta, Ini Harga VIAR New Q1

    Sah! 1 KTP Peroleh Subsidi Motor Listrik Rp 7 Juta, Ini Harga VIAR New Q1

    • calendar_month Sab, 7 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.448
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah resmi menerbitkan aturan mengenai pemberian bantuan subsidi untuk pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yakni motor listrik pada 20 Maret 2023. Besaran subsidi yang diberikan untuk pembelian motor listrik roda dua sebesar adalah sebesar Rp 7 juta per unit dan sudah diajukan sebanyak 200.000 unit motor sampai pada Desember 2023. […]

  • Gunung Rayang

    Legenda Raja Kera Anoman Penghuni Gunung Rayang

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 19.471
    • 0Komentar

    SETELAH kemarin membahas tentang Taman Bedegolan dan sedikit sejarah tentang Waduk Wadaslintang, kali ini  saya akan membahas mengenai Gunung Rayang serta cerita-cerita folklore-nya. Oh ya, kenapa saya menyebutnya gunung? Ya, karena warga sekitar menyebutnya seperti itu juga. Ada juga yang mengatakan Gunung Kemangi, ada juga yang menyebutnya Gunung Merayang. Baca Juga: Taman Bedegolan, Hidden Gem di […]

  • Elpiji Non Subsidi

    Elpiji Non Subsidi Kembali Naik, Ini Besarannya

    • calendar_month Ming, 27 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.772
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Beban masyarakat tampaknya bakal bertambah berat menyusul keputusan PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga selaku Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) yang menaikkan harga LPG (liquified petroleum gas) non subsidi rumah tangga. Kenaikan harga yang disebut sebagai penyesuaian harga elpiji non subsidi itu secara resmi berlaku mulai Minggu, […]

  • Aksi Tawuran Geng TOS vs Mualimin di Sruweng Berujung Luka Bacok, Lima Remaja Ditangkap

    Aksi Tawuran Geng TOS vs Mualimin di Sruweng Berujung Luka Bacok, Lima Remaja Ditangkap

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.697
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tawuran antar-kelompok remaja di Kecamatan Sruweng berakhir tragis. Akibat aksi pembacokan brutal dalam bentrokan tersebut, lima remaja kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polres Kebumen resmi mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi dalam bentrokan antara kelompok TOS (Tongkrongan Orang Stres) dan kelompok Mualimin. Peristiwa ini dipaparkan dalam […]

  • Bupati Lantik Kepengurusan Reksa Praja Masa Bakti 2024–2029

    Bupati Lantik Kepengurusan Reksa Praja Masa Bakti 2024–2029

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.096
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Paguyuban Kepala Desa se-Kabupaten Kebumen atau Reksa Praja Indonesia sudah dibentuk 2 tahun yang lalu, namun kepengurusannya belum dikukuhkan. Oleh karenanya, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto melantik kepengurusan Reksa Praja Indonesia masa bakti 2024–2029 di Pendopo Kabumian, Rabu 24 Januari 2024. Adapun susunan keanggotaan dewan pengurus Reksa Praja Indonesia masa bakti 2024–2029 sebagai […]

expand_less