Serunya Murid SMKN 1 Karanggayam Ikut Gerakan Aksi Bergizi Bareng Bupati
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 8 Mei 2026
- visibility 293
- comment 0 komentar

KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Kesehatan PPKB terus berkomitmen menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan remaja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Gerakan Aksi Bergizi yang diselenggarakan di SMKN 1 Karanggayam, Jumat 8 Mei 2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, jajaran Dinkes PPKB, Disdikpora, Dinsos P3A, Disdukcapil, Forkopimcam Karanggayam, serta kepala desa setempat.
Kepala SMKN 1 Karanggayam Heri Kurniadi SPd MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah tersebut sebagai lokasi kegiatan.
Ia menekankan bahwa Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesehatan remaja melalui aktivitas fisik, sarapan bergizi, dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Di sela kegiatan juga dilakukan pembagian KTP bagi murid yang telah berusia 17 tahun.
“Kegiatan ini adalah langkah nyata pencegahan stunting sejak dini. Kami berharap siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga pola hidup sehat. Selain kesehatan, kami juga berharap sinergi ini mampu menanggulangi masalah kekerasan pada remaja,” ujar Heri.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan perkembangan sekolah, termasuk rencana dibukanya kembali program keahlian Teknik Geologi Pertambangan pada tahun ajaran 2026/2027.
Sebelumnya, jurusan ini sempat tidak menerima siswa baru selama satu tahun karena kendala ketiadaan tenaga pendidik.
Namun, dengan hadirnya tambahan guru P3K dan guru tamu, sekolah kini siap menghidupkan kembali jurusan unggulan tersebut untuk mencetak generasi ahli di bidang pertambangan.
Data Kesehatan: Penurunan Angka Anemia di Kebumen
Sekretaris Dinkes PPKB, Ida Indrayani Achmal, melaporkan perkembangan positif kesehatan remaja di Kabupaten Kebumen. Berdasarkan data tiga tahun terakhir, angka anemia pada remaja menurun drastis dari 38,5% menjadi 20,84%.
“Penurunan ini didukung oleh program minum TTD bersama. Selain itu, prevalensi Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada wanita juga turun menjadi 16,83% di tahun 2025. Namun, kita harus tetap waspada terhadap angka obesitas yang sedikit naik menjadi 1,19%,” jelas Ida.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan Trias UKS guna meningkatkan derajat kesehatan dan kecerdasan siswa.
Pesan Bupati: Raih Mimpi dengan Tubuh yang Sehat
Bupati Kebumen Lilis Nuryani memotivasi para siswa agar tidak ragu memiliki cita-cita besar meski berasal dari desa. Ia menekankan bahwa kesehatan adalah modal utama untuk meraih kesuksesan tersebut.
“Anak-anakku, kalian adalah masa depan daerah ini. Ibu minta, terutama remaja putri, rutinlah minum tablet tambah darah seminggu sekali untuk mencegah anemia. Jangan malas bergerak, jangan hanya main HP saja. Gunakan teknologi untuk mencari ilmu,” pesan Bupati Lilis.
Bupati turut mengapresiasi kreativitas murid SMKN 1 Karanggayam, khususnya di program keahlian Tata Busana yang unjuk gigi melalui fashion show di awal acara.
Ia bahkan menyatakan ketertarikannya untuk melihat dan menantikan hasil karya orisinal mereka di masa mendatang.
Edukasi Medis: Investasi Gizi untuk Tiga Generasi
Senada dengan Bupati, dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika memberikan edukasi medis mengenai bahaya anemia.
Ia menjelaskan bahwa anemia (kondisi Hb di bawah 12 g/dL) dapat menyebabkan gejala 5L (Lemah, Letih, Lesu, Lelah, Lalai) yang menghambat prestasi belajar.
“Minum tablet tambah darah sekarang adalah investasi untuk masa depan. Jika remaja putri sehat dan tidak anemia, kelak saat menjadi ibu, mereka akan melahirkan bayi yang sehat dan terhindar dari risiko stunting. Ingat, gizi hari ini mempengaruhi hingga tiga generasi ke depan,” tegas dr. Reza.
Ia juga mengingatkan agar TTD dikonsumsi setelah makan dan tidak dibarengi dengan minum teh, kopi, atau obat maag agar penyerapan zat besi maksimal.
Suasana semakin pecah dan meriah saat dr. Reza menantang keberanian para murid melalui kuis interaktif seputar kesehatan remaja.
Bagi siswa yang berani maju dan berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat, ia memberikan apresiasi langsung berupa hadiah uang tunai. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar