PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Akhir Juli, Keputusan Jokowi di Rapat Kabinet Terbatas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 16 Jul 2021
- visibility 1.907
- comment 0 komentar

Penyekatan di jalan Sarbini perempatan Stadion Candradimuka. (Foto: Padmo)
JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021.
“Dalam Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo Bapak Presiden memutuskan akan melanjutkan sampai akhir Juli PPKM ini,” kata Muhadjir dikutip dari Antara, Jumat 16 Juli 2021.
1. Keputusan Perpanjangan PPKM Darurat akan Banyak Risiko
Muhadjir menjelaskan, dalam rapat tersebut, Presiden Jokowi mengatakan keputusan perpanjangan PPKM Darurat ini akan banyak risiko. Salah satunya mengenai menyeimbangkan antara kedisiplinan protokol kesehatan dengan penyaluran bantuan sosial.
Untuk bantuan sosial, pemerintah tidak bisa menanggungnya sendiri selama PPKM Darurat ini. Oleh sebab itu perlu gotong-royong bersama masyarakat dan sejumlah instansi lainnya.
“Pemerintah tidak mungkin menanggung sendiri bansos, sehingga butuh gotong royong masyarakat,” katanya.
2. Langgar Proker, Penanganan Covid-19 Tidak Berhasil
Menko PMK pun mencontohkan dengan sedekah masker. Dia berharap warga yang berkemampuan bisa membantu warga lain yang menganggap masker sebagai barang yang mahal.
Sedangkan apapun istilahnya, baik PPKM darurat atau PPKM super darurat, selama masyarakat tidak bisa menahan diri atau melanggar prokes maka penanganan Covid-19 tidak akan berhasil.
“Jika tidak menyadari bahwa prokes adalah menjadi yang utama, penanganan Covid-19 ya tidak berhasil,” ujarnya.
3. Pemerintah Evaluasi Jalannya PPKM Darurat
Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan evaluasi jalannya PPKM Darurat. Hasil evaluasi ini bakal menjadi landasan perpanjangan.
“Perpanjangan atau sampai kapan kita sedang evaluasi,” kata Susiwijono Moegiarso di acara Penguatan UMKM Sebagai Pengungkit Kebangkitan Ekonomi, Jumat 16 Juli 2021, mengutip dari Liputan6.com.
Menteri-menteri yang terlibat dalam pelaksanaan PPKM ini terus melakukan rapat terbatas (ratas) dan rapat koordinasi (rakor). Rapat tersebut kemudian akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mendapat keputusan apakah akan ada perpanjangan atau tidak.
“Nanti kita terus rapat dan evaluasi betul,” katanya seraya menyebutkan pengumunan keputusan hasil rapat, Senin, 19 Juli 2021.
4. Penambahan Kasus Covid di Indonesia Membengkak
Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia memang membengkak dalam beberapa pekan terakhir. Namun, hal tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Berbagai negara di ASEAN juga sedang menghadapi masalah yang sama.
Namun, jumlah kasus harian di negara lain tidak sebesar Indonesia. Menurut Susiwijono, tingginya angka tersebut karena memang jumlah penduduk Indonesia sangat besar.
“Peningkatan kasus harian ini jauh lebih tinggi dari negara lain, tapi ini karena populasi kita juga tinggi,” katanya. (gita)







Saat ini belum ada komentar