Tak Pulang Saat Cari Rumput, Pemuda Desa Totogan Meninggal di Lereng Bukit
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 10 Jul 2021
- visibility 5.031
- comment 0 komentar

Proses evakuasi jenazah korban. (Foto: Istimewa)
KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Hilangnya Irvan Chaniago (28) warga Desa Totogan Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen sempat menjadi misteri desa setempat.
Irvan sempat pamit kepada keluarga untuk mencari rumput, Kamis 8 Juli 2021 sekitar pukul 09.00 wib. Namun dia hilang seperti tertela bumi.
1. Keluarga Melakukan Pencarian, Belum Membuahkan Hasil
Keluarga yang cemas menunggu, kelimpungan melakukan pencarian pada malam harinya. Pencarian berlanjut pada keesokan harinya, namun masih belum membuahkan hasil. Padahal anggota keluarga dan warga sekitar sudah mendatangi lokasi favoritnya mencari rumput sudah namun belum juga menemukan pemuda tersebut.
Sampai akhirnya, Sabtu 10 Juli 2021 sekitar pukul 10.00 wib warga setempat geger dengan penemuan mayat laki-laki yang pakaiannya serta ciri-cirinya seperti Irvan yang hilang sejak dua hari lalu.
2. Tetangga Menemukan Jasad Korban di Lereng Bukit
Agustus (26) tetangganya menemukan jasad Irvan saat mencari rumput di lereng bukit dekat sungai. Bau tak sedap, menuntun Agustus kepada jasad Irfan. Warga pun melaporkan penemuan itu kepada Pemerintah Desa Totogan dan Polres Kebumen. Tak lama kemudian, polisi yang datang segera melakukan olah tempat kejadian perkara TKP.
Baca Juga: Tukang Becak Asal Kebumen Meninggal di Masjid, Duduk Sambil Memegang Tasbih
Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, dari hasil olah TKP, kuat dugaan korban meninggal bukan karena tindak kejahatan.
“Inafis dan Polsek Karangsambung sudah datang ke lokasi kejadian. Dari hasil olah TKP, kuat dugaan korban meninggal bukan karena kejahatan atau tindak pidana,” jelas Iptu Tugiman.
3. Korban Mengidap Penyakit Ayan Sejak Kecil
Keterangan tersebut diperkuat dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Puskesmas Karangsambung, yang tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.
Diduga korban meninggal karena penyakit yang dideritanya. Informasi yang berhasil dihimpun, korban mengidap penyakit ayan sejak kecil. Pihak keluarga sudah memakamkan jenazah korban secara adat istiadat warga setempat. (win)







Saat ini belum ada komentar