Ujian Beladiri Polri Jadi Syarat Pengusulan Kenaikan Pangkat, Ini Alasannya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 20 Sep 2022
- visibility 1.789
- comment 0 komentar

Personel Polres Kebumen mengikuti ujian beladiri Polri. (Foto; dok. Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menggelar Ujian Beladiri Polri Periodik Semester II yang berlangsung di halaman Mapolres Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin bersama Wakapolres Kompol Bakti Kautsar Ali membuka ujian beladiri, Selasa 20 September 2022.
Ujian akan berlangsung selama tiga hari hingga Kamis 22 September 2022. Peserta ujian merupakan seluruh personel Polres Kebumen, untuk dilakukan penilaian secara berkala lalu dilaporkan ke Polda Jateng.
Baca Juga: Anggota Banser Dikeroyok Saat Atur Lalu Lintas Pawai Khotmil Qur’an, Begini Kronologinya
Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin menyampaikan bahwa ujian beladiri termasuk dalam 13 aspek komponen penilaian kinerja personel Polri yang dikelola oleh SDM Polri.
“Laksanakan ujian ini dengan sungguh-sungguh, dengan penuh semangat,” perintah AKBP Burhanuddin.
Tuntutan Tugas
Adapun personel Polri yang akan diusulkan naik pangkat juga harus mengikuti ujian beladiri dan memperoleh nilai kategori baik. Point penting lainnya, ujian beladiri dilakukan juga untuk optimalisasi pemeliharaan peningkatan kemampuan beladiri personel Polres Kebumen.
Sebelum mengikuti ujian, para personel dicek kesehatannya terlebih dahulu. Jika dari hasil pengecekan kesehatan dinyatakan lolos dan bisa mengikuti ujian, peserta akan mengikuti pemanasan yang dipimpin oleh instruktur.
Baca Juga: Personel Polres Kebumen Ikuti Ujian Beladiri
Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha menambahkan, anggota Polri harus menguasai beladiri karena tuntutan tugas di lapangan, sehingga meski bersifat periodik tetap wajib diikuti oleh seluruh personel.
Beladiri Polri merupakan kemampuan anggota Polri dalam mempertahankan diri dari serangan pihak lain. Beladiri ini menggunakan teknik-teknik menghindar, menangkis dan bila perlu menyerang balik.
“Baik dengan tangan kosong maupun dengan alat untuk melumpuhkan lawan dengan tujuan harkamtibmas,” ujarnya.








Saat ini belum ada komentar