Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ngabuburit di Rel, Gadis Remaja Tewas Tersambar Kereta Api

Ngabuburit di Rel, Gadis Remaja Tewas Tersambar Kereta Api

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 7 Mei 2019
  • visibility 6.988
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KARANGANYAR (KebumenUpdate) – Kebiasaan ngabuburit di jalur kereta api memakan korban jiwa.  Seorang remaja  bernama Yulianti (15) asal Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kebumen tewas setelah tertabrak kereta api, Selasa (7/5). Korban tersambar KA di rel perlintasan KA area 439+3/4 termasuk Kelurahan  Plarangan, Karanganyar, Kebumen persisnya di belakang SMK Tamtama Karanganyar.

Sebelum kejadian, sekira pukul 15.30 wib, korban bersama sejumlah temannya Alya Novi (15) warga Desa Kebakalan, Karanggayam, Sofia Rahmani (14) warga Desa Gunungsari, Karanggayam dan Yatin Harsu Winarti (14) warga Desa Penimbun, Karanggayam sedang jalan-jalan di pinggir perlintasan KA.

Korban meminta tolong kepada saksi Alya Novi untuk memfoto dirinya dengan posisi berdekatan dengan lokomotif kereta api saat KA Wijayakusuma jurusan Cilacap-Banyuwangi melaju dari arah barat ke timur. Ketiga temannya sudah mengingatkan untuk minggir, namun imbauan itu tidak diindahkan mengira posisinya sudah berada di titik aman.

Karena posisi jarak korban tidak aman kemudian korban tersambar KA Wijayakusuma yang melaju dari arah barat.

“Tubuh korban terpental dengan luka di bagian kepala sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,” ujar Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir di lokasi kejadian.

Kultur Tertib

AKP Mawakhir menambahkan, setelah dilakukan identifikasi dan  oleh TKP, jasad korban divakuasi ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng. “Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak bermain-main di rel kereta api,” ujar AKP Mawakhir.

Deputi Vice Presiden Daop V Purwokerto, Dicky Eka Priandana menambahkan, materi keselamatan kereta api perlu dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah. Selain menjaga aset bangsa Indonesia berupa KAI khususnya perlintasan sebidang, juga  mendorong kultur tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Anak-anak sejak dini perlu dikenalkan rambu-rambu  KAI,” ujarnya.

Tahun 2018 jumlah korban kecelakaan di perlintasan akibat kereta tertemper dengan kendaraan bermotor sebanyak 395 kejadian. Korban korban meninggal dunia sebanyak 59 jiwa, luka ringan 77 orang serta luka berat 109 orang.(ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ulil Albab

    10 Muharram, Yayasan Ulil Albab Santuni Yatim dan Dhuafa Rp 43 Juta

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.961
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bertepatan dengan tanggal 10 Muharram  1441 Hijriyah, Yayasan Ulil Albab Kebumen mengadakan satunan Muharram kepada anak yatim, piatu dan dhuafa. Total santunan yang disalurkan oleh Yayasan Ulil Albab mencapai Rp 43.181.000. Santunan tersebut diberikan kepada sebanyak 355 anak yatim, piatu dan dhuafa. Antara lain pelajar yang menempuh pendidikan di sekolah yang berada […]

  • Terseret Ombak

    Korban Terseret Ombak di Pantai Ambal Ditemukan, Begini Kondisinya

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 706
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah dua hari dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Ambal, seorang pemuda asal Mirit, Kebumen, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Ariful Ambiyah (22) ditemukan dua pemancing di Pantai Golong, Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Sabtu 4 Oktober 2025 pukul 15.25 WIB. Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman membenarkan penemuan tersebut. “Korban […]

  • Rutin Donor Darah, Mendapat Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah

    Rutin Donor Darah, Mendapat Penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 25 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.893
    • 0Komentar

    BOYOLALI (KebumenUpdate.com) – Bagi para pendonor darah yang rutin menyumbangkan darahnya, tentunya merasa bangga jika hitungan jumlah donornya menyentuh angka puluhan kali. Pasalnya, pada Senin, 24 Oktober 2022 berlangsung kegiatan Penyerahan Penghargaan dan Temu Donor Darah Sukarela bagi mereka yang telah mencapai 50 dan 75 kali donor. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Muzdalifah Asrama Haji […]

  • Bertajuk Savoury, Gaspala SMAN 2 Kebumen Tanam Bakau di Kaliratu

    Bertajuk Savoury, Gaspala SMAN 2 Kebumen Tanam Bakau di Kaliratu

    • calendar_month Sab, 9 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.699
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Jika biasanya organisasi pecinta alam lebih sering berkegiatan di bidang petualangan, lain halnya dengan yang dilakukan oleh Gaspala (Gabungan Siswa Pecinta Alam) SMAN 2 Kebumen. Ya, mereka kembali melaksanakan kegiatan di bidang kepedulian lingkungan dengan menanam ratusan pohon bakau, Sabtu 9 Desember 2023. Kali ini lokasi yang dipilih adalah Konservasi Penyu Kaliratu, […]

  • Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    Masuki Masa Pensiun, 8 Personel Polres Kebumen Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.927
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Memasuki masa pensiun, 8 personel Polres Kebumen mengikuti Upacara Wisuda Purna Bhakti, Selasa 4 Juni 2024. Dari 8 personel tersebut, terdiri dari satu Perwira Menengah, tiga Perwira Pertama, dua Bintara Polri, serta dua personel PNS. Upacara dipimpin Kapolres Kebumen AKBP Recky di halaman Mapolres Kebumen. Para wisudawan didampingi istri saat mengikuti upacara. […]

  • Stikes Gombong

    RS Karya Medika Bekasi Jemput Bola Rekrut Lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Rab, 23 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.609
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Saat para lulusan perguruan tinggi kesulitan mencari lowongan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19, para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Gombong justru yang dicari oleh rumah sakit. Salah satunya adalah Rumah Sakit Karya Medika Bekasi yang menjaring para lulusan baru STIKES Muhammadiyah Gombong untuk menjadi pegawai terutama perawat di rumah sakit […]

expand_less