Geopark Karangsambung-Karangbolong Kembali Bersaing Menuju UNESCO Global Geopark
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 27 Agu 2022
- visibility 2.080
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen saat paparan secara daring. (Foto: Dok. Humas Pemkab Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong tahun ini kembali bersaing menuju UNESCO Global Geopark.
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama jajaran dinas terkait menyampaikan paparan tentang upaya yang dilakukan sebagai calon Aspiring UNESCO Global Geopark (AUGGP) tahun 2022.
Paparan secara daring ini diadakan Komite Gepoark Nasional diikuti oleh beberapa peserta calon AUGGP. Yakni dari Geopark Tambora, NTB, Geopark Meratus, Kalimantan Selatan, Geopark Silokek, Sijunjung Sumatera Barat, dan juga Geopark Pongkor, Bogor, Jawa Barat.
Penjaringan menuju UNESCO Global Geopark juga turut dihadiri dari Perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian ESDM, Kementerian Pendidikan, Kementerian PPN/Bappenas, dan 11 orang pakar Geopark dari berbagai daerah.
Jadikan Kebumen Mendunia Melalui Geopark
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa pihaknya terus berjuang untuk menjadikan Kebumen mendunia dengan memasukan Karangsambung-Karangbolong dalam UNESCO Global Geopark yang saat ini masih ditahap penilaian.
“Ini adalah salah satu upaya dan komitmen kita untuk menjadikan Karangsambung-Karangbolong masuk dalam UNESCO Global Geopark. Tentu ini tidak mudah, kita harus punya perangkat, system dan tata aturan yang jelas agar impian menjadikan Kebumen mendunia terwujud,” ujar Bupati.
Baca Juga: Menteri KUKM & Bupati Kebumen Kunjungi Geopark Karangsambung Karangbolong
Menurut Bupati, Geopark Karangsambung-Karangbolong merupakan wadah yang paling tepat dan paling dekat untuk menjadikan Kebumen dikenal mendunia. Karena itu, kekayaan alam ini menjadi aset yang harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai modal kesejahteraan masyarakat.
“Pada tahun 2021 lalu Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong masuk peringkat tiga. Sehingga kita belum diberi kesempatan untuk masuk dalam UNESCO Global Geopark. Kita terus berusaha, dan berharap peringkat kita naik menjadi nomor satu, dan bisa masuk Global Geopark yang ditetapkan UNESCO,” terang Bupati.









Saat ini belum ada komentar