Breaking News
light_mode
Beranda » News » Geopark Karangsambung-Karangbolong Kembali Bersaing Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Karangsambung-Karangbolong Kembali Bersaing Menuju UNESCO Global Geopark

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 27 Agu 2022
  • visibility 2.293
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong tahun ini kembali bersaing menuju UNESCO Global Geopark.

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH bersama jajaran dinas terkait menyampaikan paparan tentang upaya yang dilakukan sebagai calon Aspiring UNESCO Global Geopark  (AUGGP) tahun 2022.

Paparan secara daring ini diadakan Komite Gepoark Nasional diikuti oleh beberapa peserta calon AUGGP. Yakni dari Geopark Tambora, NTB, Geopark Meratus, Kalimantan Selatan, Geopark Silokek, Sijunjung Sumatera Barat, dan juga Geopark Pongkor, Bogor, Jawa Barat.

Penjaringan menuju UNESCO Global Geopark juga turut dihadiri dari Perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian ESDM, Kementerian Pendidikan, Kementerian PPN/Bappenas, dan 11 orang pakar Geopark dari berbagai daerah.

Jadikan Kebumen Mendunia Melalui Geopark

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan bahwa pihaknya terus berjuang untuk menjadikan Kebumen mendunia dengan memasukan Karangsambung-Karangbolong dalam UNESCO Global Geopark yang saat ini masih ditahap penilaian.

“Ini adalah salah satu upaya dan komitmen kita untuk menjadikan Karangsambung-Karangbolong masuk dalam UNESCO Global Geopark. Tentu ini tidak mudah, kita harus punya perangkat, system dan tata aturan yang jelas agar impian menjadikan Kebumen mendunia terwujud,” ujar Bupati.

Baca Juga: Menteri KUKM & Bupati Kebumen Kunjungi Geopark Karangsambung Karangbolong

Menurut Bupati, Geopark Karangsambung-Karangbolong merupakan wadah yang paling tepat dan paling dekat untuk menjadikan Kebumen dikenal mendunia. Karena itu, kekayaan alam ini menjadi aset yang harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai modal kesejahteraan masyarakat.

“Pada tahun 2021 lalu Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong masuk peringkat tiga. Sehingga kita belum diberi kesempatan untuk masuk dalam UNESCO Global Geopark. Kita terus berusaha, dan berharap peringkat kita naik menjadi nomor satu, dan bisa masuk Global Geopark yang ditetapkan UNESCO,” terang Bupati.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebyar Pajak Daerah 2025: 190 Desa Lunas, Kecamatan Mirit Unggul, Petanahan Terendah

    Gebyar Pajak Daerah 2025: 190 Desa Lunas, Kecamatan Mirit Unggul, Petanahan Terendah

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 782
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menggelar Gebyar Pajak Daerah 2025 di Pendopo Kabumian pada Rabu, 30 Juli 2025. Acara ini menjadi ajang pemberian penghargaan kepada wajib pajak teladan dan mitra, serta penyerahan pemacu pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi desa-desa yang lunas sebelum jatuh tempo. Apresiasi untuk Wajib Pajak Teladan dan Mitra Dalam […]

  • Kapolda Jateng

    Jateng Siapkan 320.000 Dosis Vaksin untuk Pesantren

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 17.143
    • 0Komentar

    BATANG (KebumenUpdate.com – Polda Jateng saat ini tengah menyiapkan 320.000 dosis vaksin tahap satu untuk para santri dan pengunjung tempat ibadah. Demikian dinyatakan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengunjungi Ponpes Al Munawwir di Gringsing Kabupaten Batang, Senin 6 September 2021. Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Jateng dan disambut Forkompinda Batang serta […]

  • Penambangan Pasir

    Penambangan Pasir di Muara Sungai Lukulo Tak Terkendali, 7,65 Hektare Tanah Warga Tanggulangin Hilang

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.541
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Penambangan pasir di muara Sungai Lukulo, tepatnya di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kebumen, Jawa Tengah semakin tak terkendali. Selain jumlah penambang yang cukup banyak, penambangan juga dilakukan di pinggir sungai yang memicu terjadinya erosi. Dari pantauan di lapangan, ratusan penambang melakukan aktivitas menambang menggunakan perahu. Satu perahu rata-rata terdapat dua sampai tiga […]

  • Modus Baru Peredaran Narkoba di Kebumen

    Terungkap Modus Baru Peredaran Narkoba di Kebumen, 87 Gram Sabu Dimasukan Batu Apung

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.676
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate.com) – Para pelaku kejahatan khususnya peredaran narkoba jenis sabu semakin melakukan hal tak terduga demi mengelabui aparat kepolisian. Seperti yang diungkap oleh Satresnarkoba Polres Kebumen, tersangka mengelabui petugas dengan cara memasukkan sabu ke sebuah batu apung. Untungnya, Polres Kebumen berhasil mengungkap modus operandi baru peredaran Narkoba tersebut. Bahkan Satresnarkoba Polres Kebumen berhasil mengamankan […]

  • Deklarasi Prabowo Presiden

    Ribuan Relawan Darori Deklarasi Siap Jadikan Prabowo Subianto Presiden

    • calendar_month Ming, 1 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 2.619 relawan Darori Wonodipuro menghadiri Deklarasi Pemenangan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI. Dalam deklarasi yang berlangsung di GOR Tumbak Keris Petanahan, Minggu 1 Oktober 2023 mereka siap menjadikan Prabowo Subianto sebagai presiden. Deklarasi dihadiri oleh semua koordinator kecamatan (korcam) dan koordinator desa (kordes) dari para relawan se-Kebumen. Selain deklarasi kali ini […]

  • Pengangguran Habiskan Rp 21 Juta untuk Foya-foya, Penasaran Darimana Uangnya?

    Pengangguran Habiskan Rp 21 Juta untuk Foya-foya, Penasaran Darimana Uangnya?

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 27.509
    • 0Komentar

    KebumenUpdate. Bergayalah secukupnya sesuai penghasilan, atau bergayalah sesuai isi dompet. Kata kata yang cukup nge-hits ini banyak berseliweran di media sosial ataupun dunia maya. Pesannya jelas, jika tidak mampu, maka tidak perlu gengsi agar terlihat wah serta mewah, oleh orang lain. Seperti pria asal Desa Kalitengah  Gombong demi menutupi gengsinya, dia rela menggadai kendaraan mobil […]

expand_less