Prospek UPB: 100 Mahasiswa Bersihkan Pantai dan Tanam Bakau di Kaliratu
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 13 Sep 2024
- visibility 3.205
- comment 0 komentar

Peserta Pekan Raya Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Prospek) UPB menanam bakau. (Foto: istimewa)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Seratus mahasiswa dari Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen melakukan aksi Bersih Pantai dan Tanam Bakau di Kawasan Konservasi Penyu Kaliratu, Desa Jogosimo Kecamatan Klirong.
Kegiatan yang berlangsung Kamis 12 September 2024 ini merupakan rangkaian acara Pekan Raya Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Prospek) UPB 2024.
Baca juga: Survei Lokasi di Kaliratu: Antara Mangrove, Cemara, dan Pelepasan Tukik
“Kita sebagai mahasiswa diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang menjaga lingkungan agar lebih baik. Mengingat isu-isu kerusakan lingkungan seperti pencemaran, pemanasan global, hingga bencana alam akibat ulah manusia semakin mengkhawatirkan,” ujar Khusnanda Ahsan, Ketua Panitia Prospek.
Sebanyak 150 bibit bakau ditanam di sekitar muara Kaliratu dengan harapan bisa bermanfaat untuk mencegah terjadinya abrasi. Selain itu juga sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa UPB untuk lebih mencintai lingkungan.
Masih Butuh Banyak Pohon Bakau
Pengelola Kawasan Konservasi Penyu Kaliratu, Edi Setia Tamtama, menyampaikan bahwa wilayahnya masih membutuhkan banyak pohon bakau untuk mencegah abrasi serta menjaga ekosistem lokal. Saat ini, kawasan Kaliratu masih dalam tahap awal konservasi, sehingga penambahan bibit mangrove sangat penting untuk keberlanjutan program.
“Penanaman bakau ini sangat bermanfaat untuk generasi sekarang maupun mendatang, terutama dalam menahan erosi dan abrasi. Selain itu, beberapa jenis bakau yang kita tanam seperti rizhophora buahnya bisa diolah menjadi kopi, selai, dan sari buah. Kami berharap ada lebih banyak pihak yang terlibat dalam pengembangan kawasan ini,” jelas Edi.
Saat ini pihaknya masih melakukan penelitian terkait karakter pasang surut air laut di wilayah tersebut guna menentukan formula terbaik untuk penanaman bakau lebih lanjut.
“Kita harapkan keikutsertaan dari masyarakat terutama pihak kampus untuk pengembangan bakau hingga pemanfaatan hasil. Mungkin di pengembangan penyiapan lahan atau bisa di pengembangan produk. Jadi kita harapkan ke depan lebih banyak pihak yang membantu untuk pengembangan kawasan serta pengembangan hasil,” pungkasnya.









Saat ini belum ada komentar