Meriah, Kirab 7 Gunungan Awali Rangkaian Karangbolong Culture Festival di Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 50
- comment 0 komentar

BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati kawasan Pantai Karangbolong untuk menyaksikan kemeriahan festival budaya tahunan, Karangbolong Culture Festival, Sabtu 27 Juni 2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, pendamping Menteri Koperasi Sita Ferry Juliantono, Sekretaris Daerah (Sekda) Edi Rianto, pimpinan OPD, Forkopimcam Buayan, serta Pemerintah Desa Karangbolong.
Rangkaian festival diawali dengan prosesi Kirab Budaya yang membawa tujuh gunungan, terdiri dari nasi tumpeng berukuran besar dan hasil bumi masyarakat setempat.
Rombongan kirab berjalan meriah memulai rute dari Pendopo Lapangan Karangbolong menuju Pantai Karangbolong.
Setibanya di tepi pantai, ketujuh gunungan tersebut diletakkan untuk didoakan oleh tokoh agama setempat sebagai wujud rasa syukur. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Bupati Lilis Nuryani, yang diserahkan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Frans Haidar.
Menariknya, suasana sempat riuh saat prosesi penyerahan tumpeng berlangsung. Ribuan warga yang antusias langsung merangsek maju dan saling berebut gunungan hasil bumi.
Meski pihak panitia berulang kali mengimbau melalui pengeras suara agar warga bersabar dan menunggu aba-aba dari Bupati, aksi rebutan berkah tersebut tetap tidak terhindarkan.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya acara ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting dalam merawat eksistensi budaya dan melestarikan tradisi lokal. Kendati demikian, Bupati juga memberikan catatan agar ke depan masyarakat bisa lebih tertib.
“Kami sangat mengapresiasi luar biasa kekayaan tradisi ini. Namun, saya mengimbau kepada seluruh warga untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Lilis Nuryani.
Setelah prosesi formal selesai, Bupati beserta para tamu undangan bersama-sama menikmati hidangan tumpeng secara membaur dengan warga yang hadir.
Usai makan bersama, rombongan Bupati bergeser menuju lokasi pertunjukan kesenian ebeg (kuda lumping). Di lokasi tersebut, Bupati menyaksikan langsung momen ikonik saat para penari mengalami mendem (kesurupan).
Kemeriahan festival ini dipastikan tidak berhenti di siang hari. Rangkaian Karangbolong Culture Festival masih akan berlanjut pada malam hari dengan menyajikan pertunjukan Sendratari “The Tales of Karangbolong” bertempat di pelataran parkir Sagara View of Karangbolong. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar