Blusukan ke Desa Penusupan, Bupati Kebumen Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 46
- comment 0 komentar

SRUWENG (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali memperluas jangkauan layanan kesehatan langsung ke perdesaan melalui program unggulan “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”. Kegiatan ini digelar di Gedung Olahraga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Rabu 12 Agustus 2026.
Program yang digagas oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Wakil Bupati Zaeni Miftah ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Kebumen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sebanyak 200 warga hadir dan antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Berbagai layanan medis dihadirkan secara gratis, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan massal, pemeriksaan kehamilan terpadu, sunatan massal, serta bakti sosial berupa penyerahan bantuan bagi penyandang disabilitas dan keluarga kurang mampu.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani beserta Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala OPD, Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Forkopimcam Sruweng, Ketua PMI Kebumen, Ketua Baznas Kebumen, serta Pemerintah Desa Penusupan bersama para kepala desa se-Kecamatan Sruweng.
Dalam sambutannya, Penjabat (Pj) Kepala Desa Penusupan, Sri Sulistiyowati, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Kebumen beserta rombongan. Ia berharap kehadiran Pemkab Kebumen dapat memberikan semangat baru bagi warga dalam membangun desa, khususnya di sektor kesehatan dan pariwisata.
Meski terletak di kawasan pegunungan dan tidak memiliki lahan persawahan—sehingga warga mengandalkan tanaman seperti singkong dan jagung yang kerap terkendala gangguan monyet liar—Desa Penusupan memiliki potensi wisata yang terus dikembangkan, salah satunya kolam renang alami Watu Gede.
Pada kesempatan tersebut, Sri Sulistiyowati juga menyampaikan beberapa aspirasi warga, di antaranya rencana pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di samping gedung lumbung desa, kebutuhan kendaraan ambulans atau mobil siaga desa untuk memfasilitasi warga yang sakit atau hendak melahirkan, permohonan fasilitasi pembuatan lagu dan tarian khas Desa Penusupan guna mendukung statusnya sebagai desa wisata, serta perbaikan infrastruktur jalan setelah gapura desa agar bisa dilalui kendaraan secara berpapasan.
Pemerintah Desa Penusupan pun menyampaikan terima kasih karena program jemput bola ini tidak hanya melayani warga setempat, tetapi juga membantu warga dari desa tetangga seperti Desa Donosari.
Terkait isu kesehatan di daerah, data Pemkab Kebumen menunjukkan adanya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). Tercatat saat ini jumlah kasus berada di angka 3, turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 7 kasus.
Pemkab Kebumen melalui Dinas Kesehatan juga memastikan bahwa ibu hamil yang belum memiliki BPJS akan langsung didaftarkan secara gratis, sehingga tidak ada lagi hambatan dalam mendapatkan pelayanan medis maupun penanganan persalinan.
Sebagai bentuk sinergi, pihak RS PKU Muhammadiyah Sruweng turut menawarkan solusi mobilitas bagi warga yang membutuhkan layanan antar-jemput medis secara gratis.
Dalam arahannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan pentingnya peran orang tua, khususnya para ibu, dalam mengawasi tumbuh kembang anak di era digital. Ia mengingatkan agar orang tua membatasi penggunaan gawai (handphone) pada anak demi menjaga kesehatan mental dan fisik mereka.
“Jangan terlalu sering memberikan HP kepada anak hanya karena orang tua merasa lelah. Anak-anak butuh pengawasan dan pendampingan langsung agar mereka tetap aktif bergerak dan sehat,” ujar Bupati Lilis.
Bupati juga memberikan semangat kepada anak-anak peserta sunatan massal agar tetap berani dan lekas sembuh. Kepada para orang tua, ia berpesan agar perayaan sunatan cukup dilakukan secara sederhana.
Menutup arahannya, Bupati mengapresiasi potensi alam Desa Penusupan yang asri dan kaya akan pohon-pohon tinggi, termasuk pohon jenitri yang bernilai ekonomi tinggi. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, serta memastikan pelayanan publik dapat diakses dengan mudah, dekat, dan merata demi mewujudkan Kebumen yang semakin berdaya.
Selain itu, Bupati Lilis Nuryani juga berkesempatan meninjau pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian, yang progres fisiknya kini telah mencapai 96%. Pustu ini rencananya akan segera beroperasi dalam waktu dekat secara bersamaan dengan sejumlah Pustu lain yang juga telah selesai dibangun, yakni Pustu Penimbun, Pengempon, Gunungsari, Jatiroto, Ampih, dan Somagede. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar